Selamatkan Hubungan Kamu Sebelum si Dia Selingkuh!

Inilah lima situasi yang membuat cewek pengen selingkuh, dan lima cara untuk mematikan langkahnya. Selamatkan hubungan kamu sebelum semua hal buruk tersebut terjadi.

Siapa bilang cewek nggak bisa selingkuh? Hampir 25% cewek yang udah married ternyata melakukan perselingkuhan, dan cewek yang belum nikah tapi udah menjalin hubungan kemungkinan justru lebih banyak yang berselingkuh dari pacarnya. Ketika dia selingkuh, biasanya dia melakukannya di saat-saat tertentu yang tentu aja nggak akan pernah kamu pikirkan sebelumnya. Nggak ada salahnya buat sedikit mencurigainya, sebelum semuanya terlambat dan akhirnya dia ninggalin kamu sendirian. Berikut adalah hal-hal yang berpotensi membuat para cewek berpikir untuk selingkuh, dan bagaimana cara membuat mereka mengurungkan niat buruk tersebut.

Dia menginjak umur 20… atau 25… atau 30…

Setiap kali usianya bertambah setengah dekade, biasanya pikiran cewek bakal terpicu buat bertanya pada diri sendiri, “Apa yang udah saya perbuat selama lima tahun ini?” Dia bakal berpikir soal hubungan percintaannya serta ke arah mana hubungan tersebut berjalan. Kalau nggak sesuai dengan rencananya, mungkin dia bakal nyari cowok yang lebih baik dengan cara selingkuh dari kamu.

Cara gagalinnya: Selalu hadir di hadapannya. Ada dua malam terpenting yang harus kamu perhatikan: Malam Tahun Baru dan Hari Ulang Tahunnya. Membiarkan dia sendiri di malam tersebut sama saja membiarkan dia untuk selingkuh.

Baca juga: Cari tahu apakah dia tulus atau memanfaatkan kamu

Dia berada di puncak karier

Cewek yang punya planning dan tujuan hidup, saat dia mencapai puncak, dia akan berpikir, “Sekarang apa lagi?” Termasuk dalam hubungannya. Menurut studi di Washington University, cewek yang punya karier bagus dan gaji lebih besar berpotensi 1,5 kali lebih besar untuk selingkuh ketimbang mereka yang gajinya lebih kecil.

Cara gagalinnya: Ikutlah berbahagia atas pencapaiannya. Kebanyakan cowok bakal gengsi ngasih selamat. Tapi dengan memberinya selamat dan ikut merayakan keberhasilan kamu, dia seperti merasa mendapat penghargaan yang seteara seperti pencapaiannya. Dan itu akan bikin dia luluh.

Hampir tiap waktu dia bareng sama kamu

Termasuk mereka yang udah menjadi pasangan suami istri. Terlalu sering bersama menimbulkan rasa bosan dan kehilangan bahan percakapan. Akhirnya komunikasi berkurang dan dia mulai melirik cowok lain untuk mencari penyegaran.

Cara gagalinnya: Jaga jangan sampai komunikasi di antara kalian berhenti. Jadikan apa pun sebagai percakapan. Mulai dari kegiatan kamu seharian, atau munculkan humor-humor segar agar hubungan jadi tetap hangat. Jika kalian belum menikah, cobalah munculkan topik soal hubungan yang lebih serius, sebagai tanda kamu sungguh-sungguh dengannya.

Baca juga: Cara ampuh dimaafin pacar pasca selingkuh

Dia curiga atau (mergokin) kamu selingkuh

Selingkuh dengan alasan balas dendam sering terjadi. Cewek yang udah diselingkuhin biasanya pengen ngembaliin rasa percaya dirinya dengan melakukan hal yang sama.

Cara gagalinnya: Kalo kamu pernah selingkuh, bilang dengan jujur dan minta maaf sedalam-dalamnya. Dan berjanjilah buat nggak selingkuh lagi. Cewek kamu butuh dengar ini semua. Kalo kamu nggak pernah selingkuh sama sekali, bisa jadi dia paranoid. Kamu harus sering-sering kasih dia pujian biar rasa percaya diri muncul dan makin sayang sama kamu.

Dia nggak puas sama hubungan kalian

Ketika muncul ketidakpuasan, ini adalah masalah yang serius. Rasa nggak puas bisa muncul dari apa pun. Entah dari sikap kamu, perlakuan kamu, atau masalah pribadi lainnya. Ketika ini terjadi, dia akan berpikir untuk mencoba dekat dengan orang lain, mengisi kekurangan yang nggak ia dapat dari kamu.

Cara gagalinnya: Seringlah me-review hubungan kalian. Coba ajak dia mengeluarkan uneg-unegnya. Dengarkan apa yang perlu kamu perbaiki dalam hubungan. Dan berjanjilah buat segera memperbaikinya. Nah, sebenarnya ada situasi lain yang berpotensi bikin dia selingkuh: Dia udah bosan sama kamu! Kalo udah begini, nggak ada cara lain selain cari gebetan baru.

Categorised in: , , ,

This post was written by Kak Moza