Serem! 4 Video Game Horor ini Dijadikan Film

Meskipun nggak selalu sesuai dengan plot game-nya, film adaptasi video game horor selalu dinanti-nanti penggemar loh.

Bagi kamu yang suka dengan sensasi mistis dan menegangkan, tentu film bergenre horor lah yang menjadi favoritmu. Film horor sendiri dapat terinspirasi dari beberapa media, seperti cerita novel, imajinasi, atau kisah nyata. Tapi, tahukah kamu? Video game horor juga dapat menginspirasi film.

Nah, bagi kamu yang ingin tau video game apa saja yang sudah dibuat jadi film horor, yuk baca artikel ini!

Silent Hill

Video Game Horor
Sumber: Silent Hill Wiki
Video game horor survivor hasil karya Keiichiro Toyama ini dikeluarkan oleh KONAMI. Video game ini mengikuti kisah Harry Mason yang menemukan seorang bayi di perjalanan pulangnya dari Silent Hill, tempat ia berlibur bersama istrinya. Bayi itu pun diadopsi dan diberi nama Cheryl.

Selang beberapa tahun, Harry mengajak Cheryl ke Silent Hill. Anehnya, di tengah perjalanan, Cheryl menghilang. Harry pun mencari anak angkatnya di kota Silent Hill yang penuh kabut dan sunyi seolah tak berpenghuni. Di sinilah, ia akhirnya mengetahui asal usul Cheryl yang sebenarnya.

Game yang beraliran horor psikologis ini kemudian diangkat menjadi film layar lebar pada tahun 2006.

Film adaptasi video game horror ini disutradarai oleh Christophe Gans. Silent Hill versi film memiliki beberapa perbedaan dengan cerita pada video game. Tokoh utamanya adalah seorang wanita bernama Rose yang diperankan oleh Radha Mitchell. Rose membawa anaknya, Sharon, ke Silent Hill untuk mengetahui penyebabnya sering mengigau dan menyebut nama Silent Hill.

Silent Hill yang dirilis pada tanggal 21 April ini mendapat pujian atas keberhasilan dalam menciptakan visual, pengaturan desain dan atmosfer yang sesuai. Terlebih kemampuannya menggambarkan situasi hopeless ketika berhadapan dengan teror Silent Hill. Karenanya, film ini berhasil meraup penghasilan sebesar US$ 100 juta dan perilisan sejumlah sekuel di tahun-tahun berikutnya.

Resident Evil

Video Game Horor
Sumber: Resident Evil Wiki_
Video game horor survivor karya Shinji Mikami dan Tokuro Fujiwara ini dikeluarkan oleh Capcom. Akibat kebocoran T-virus oleh perusahaan Umbrella, kota Raccoon pun mengalami wabah zombie. Alhasil, para tokoh protagonis harus mencari cara untuk melarikan diri dari kota tersebut.

Video game yang dirilis tahun 1996 ini juga memiliki unsur aksi senjata, eksplorasi, dan pemecahan teka-teki. Serial Resident Evil menjadi franchise terbesar milik Capcom dari segi penjualan dan diangkat menjadi film bioskop pada tahun 2002.

Plot pada versi film Resident Evil identik dengan versi di video game. Karakter utama pada film ini adalah Alice yang diperankan oleh Milla Jovovich, dan regu elite Umbrella.

Film adaptasi video game horor ini mendapat pujian atas desain zombie, koreografi, pemilihan aktor, dan acting Milla Jovovich. Resident Evil berhasil menjadi film Box Office dengan penghasilan US$ 102 juta dari seluruh dunia.

Film Resident Evil pun terus dilanjutkan dengan seri-seri baru, yaitu Resident Evil: Apocalypse yang mengambil elemen cerita dari video game Resident Evil 2,3, dan Code: Veronica. Setelah itu, Capcom merilis Resident Evil: Extinction yang menceritakan Alice dan orang-orang yang selamat dari Raccoon city.

Video Game Horor
Sumber: Pop Culture Geek
Film Resident Evil kembali dilanjutkan dengan seri Resident Evil: Afterlife di tahun 2010. Film ini menceritakan Alice dan Albert Wesker yang mencari orang yang selamat dari wabah T-virus di Los Angeles. Di seri film ini juga memperkenalkan Chris Redfield, karakter utama di versi video game. Resident Evil: Afterlife meraup penghasilan terbesar bila dibanding seri lainnya, yaitu US$ 296 juta dari seluruh dunia.

Resident terakhir yang telah ditayangkan adalah Resident Evil: Retribution yang menceritakan usaha Alice untuk lari dari korporasi Umbrella. Di seri ini, banyak karakter yang kembali muncul beserta karakter-karakter baru dari video game yang belum dimunculkan di seri film sebelumnya.

Seri terakhir Resident Evil akan ditayangkan bulan Desember 2016 di Jepang dan Januari 2017 di Amerika Utara. Resident Evil: The Final Chapter akan menceritakan misi tersulit Alice yang dikhianati oleh Wesker untuk menyelamatkan umat manusia dari kehancuran.

Fatal Frame

Video Game Horor
Sumber: Otakuhouse
Fatal Frame Zero di Jepang atau Project Zero di Eropa, mungkin bisa dikatakan sebagai game horor terhoror! Video game yang dimiliki oleh Koei Tecmo dan Nintendo ini berfokus pada kejadian supernatural yang harus dihadapi Miku. Dengan bermodalkan sebuah kamera kuno, ia harus mengalahkan arwah-arwah di sebuah desa angker.

Sensasi dan kejutan-kejutan horror membuat video game ini menjadi menjadi salah satu permainan terlaris. Video game ini dirilis pada tahun 2011 dan diangkat menjadi film pada tahun 2014 dengan judul Gekijōban Zero.

Film adaptasi yang disutradarai Mari Asato menceritakan plot yang berbeda. Film ini menceritakan seorang wanita bernama Aya yang terkena kutukan akibat mengingkari janji.

Berkat akting dan penempatan soundtrack yang mengagumkan, Gekijōban Zero meraup penghasilan sebesar 213 juta Won di Korea Selatan dan mendapat ulasan positif dari hasil filmnya.

Forbidden Siren

Video Game Horor
Sumber: Youtube
Video game horor yang dikeluarkan oleh Sony Computer Entertainment ini menceritakan kisah beberapa orang yang mencoba untuk melarikan diri dari sebuah desa terisolasi. Desa Hanuda ini dihuni oleh orang-orang yang melakukan ritual pemanggilan makhluk serupa zombie bernama shibito. Masalah utama bagi para karakter adalah ritual tersebut membutuhkan korban dan merekalah yang diincar oleh para penduduk desa.

Permainan stealth horor ini diangkat menjadi film layar lebar pada tahun 2006. Film adaptasinya disutradarai oleh Yukihiko Tsutsumi dan diperankan oleh Yui Ichikawa sebagai tokoh utamanya. Versi film menceritakan hal yang identik dengan versi video game, dimana ketika sirene berbunyi, semua orang nggak boleh keluar dari rumah.

Video game yang booming pada saat rilisnya ini, dijadikan film yang pantas untuk ditonton. Buat kamu yang ingin merasakan sensasi horor dan menegangkan, video game dan film adaptasinya nggak akan bikin kamu nyesel.


Video game dan film horror memang bisa jadi ajang untuk mengadu nyali. Tapi ingat, jangan sampai kamu nggak bisa tidur gara-gara nonton film di atas ya.

Baca juga: 4 Video Game Unik yang Mungkin Belum Kamu Tau

Categorised in: ,

This post was written by Revin Vandersen