Sate Taichan; Hits Satenya, Pedes Menggoda Sambelnya

Sate dan bumbu sambalnya yang menggigit ini, bikin kamu nggak cukup makan sepuluh tusuk saja. Sate taichan namanya!

Mulai dari Senayan, Tebet, hingga ke daerah pinggir kota Jakarta seperti Bintaro dan Cinere, semua jalanan mendadak diwarnai sama penjual sate taichan. Benar, kurun waktu belakangan ini, penjual Sate Taichan emang gampang banget kamu jumpai khususnya pinggi-pinggir jalan ibukota. Mulai dari penjual gerobak, sampai ada resto kecil yang secara khusus menjual menu yang satu ini.

Usut punya usut, sate taichan ternyata pertama kali populer dari salah satu penjual sate di wilayah Senayan. Ada salah satu pembelinya yang tak sengaja ingin meracik sendiri daging sate ayam yang akan dibakar. Dan setelah dicoba dibikin ulang oleh sang penjual, ternyata enak, dan malah jadi favorit dibeli banyak orang.

Yang Bikin Beda

A post shared by Miss Wu (@taichanmisswu) on

Kalau sate-sate khas Indonesia identik dengan disiram dengan bumbu kacang atau pun bumbu kecap, nggak demikian dengan sate yang satu ini. Saat disajikan, daging sate taichan tampak putih polos saja, dengan bumbu yang terpisah. Sekilas memang terlihat agak kurang menarik. Tapi daging yang sudah dibakar di atas bara api ini, ternyata sudah dilumuri dengan garam, minyak sayur dan juga perasan jeruk nipis. Jadi, ada sensasi asin dan terasa gurih.

Bumbu Pedas

A post shared by SATAY CHAN (@sataychan) on

Untuk bumbu sate taichan, umumnya selalu disajikan terpisah. Apalagi jika kamu tergolong yang nggak kuat sama rasa pedas. Bumbu ini terbuat dari ulekan cabe rawit merah, tomat, bawang putih, bawang merah, yang kemudian ditumis dengan minyak. Siap-siap bikin lidah kamu kebakar, tapi nagih!

Pelengkapnya

A post shared by W.Wulansari (@acu_saree) on

Yang pertama kali populer, sate taichan hanya terbuat dari potongan atau fillet daging ayam tanpa kulit. Namun, sekarang sudah banyak penjual yang berkreasi dengan menyajikan bagian potongan bagian kulit ayam itu sendiri, usus dan jeroan, telur puyuh hingga daging seafood. Sementara, layaknya sate tradisional lainnya, makan sate taichan bisa kamu pilih dengan nasi putih ataupun lontong. Namun yang paling banyak dipilih sih, dihabiskan dengan nasi putih.

Di mana Mencobanya?

A post shared by SATAY CHAN (@sataychan) on

Di daerah Senayan, kamu bisa menemukan Sate Taichan Amir dan Sate Taichan 8
7 Bang Ocit. Di Kemang, ada tempat makan yang namanya Sate Taichan Bro Rio. Kalau kamu di Kelapa Gading, Jakarta Utara, coba cari Sate Taichan Mpe Gading. Nah, kalau kamu ke lagi di daerah Cinere, Depok, gerobak sate taichan bisa kamu temuin di daerah Blok A, Cinere. Ingat, rata-rata penjual sate taichan baru beroperasi di malam hari. Mereka menjual dengan kisaran harga Rp20.000 per porsi (isi 5-10 tusuk, tergantung ketebalan daging). Masih ramah kantong bukan?

Punya Artis

Pesinetron Aldi Taher adalah salah satu artis yang ikutan berbisnis sate taichan, yang diberi nama Sate Taichan Rock n Roll. Dia menjual dengan konsep warung-mobil, dan selalu berlokasi di wilayah Cempaka Putih Raya, Jakarta Pusat. Kalau mau ke sini, kamu datang malam hari ya, karena baru beroperasi jam 7 malam.

Pasti langsung penasaran mau nyobain bukan? Ayo, cepat ajak pasanganmu berburu sate taichan!

Categorised in: , ,

This post was written by Diona Ratrixia