Review {rudy habibie}

Sebuah kisah cinta segitiga antara Rudy Habibie, Ilona dan Indonesia

Saya melihat poster film {rudy habibie} di bioskop beberapa minggu yang lalu dan sempat merasa kecewa. Habibie & Ainun adalah sebuah kisah cinta yang luar biasa, makanya kehadiran film Habibie & Ainun 2 tentu akan mengecewakan karena terkesan dibuat hanya demi mengeruk keuntungan saja. Tapi saat melihat trailernya, saya langsung sadar bahwa saya salah. Beberapa cuplikan adegan menampilkan pistol, ledakan, dan perdebatan sengit. Jelas menunjukkan bahwa film ini menyimpan banyak kejutan.

Kejutan pertama: Ainun bukan satu-satunya perempuan yang mencintai Rudy Habibie.


Sosok perempuan bernama Ilona yang jadi love interest Rudy Habibie semasa kuliah di Aachen bisa kita lihat sosoknya di trailer. Diperankan oleh si cantik Chelsea Islan, jelas Ilona memancing rasa penasaran. Ilona ini siapa? Kenapa ibu Rudy (bukan merk sambel) bisa sampai ‘menantang’ Ilona untuk pindah ke Indonesia dan pindah agama jika benar-benar mencintai Rudy Habibie.

Jawaban yang Ilona berikan benar-benar mengejutkan, lho! Sama mengejutkannya dengan kehadiran perempuan asal Jawa yang juga mencintai Rudy Habibie (bukan Ainun!).

Kejutan kedua: Rudy Habibie, dibully oleh para mahasiswa Indonesia yang berprestasi.


Rudy Habibie adalah mahasiswa cerdas, dia bahkan lompat kuliah hingga menyalip kakak kelasnya. Meski pintar, namun Rudy Habibie kuliah di Jerman dengan biaya sendiri. Hal ini menjadi bahan ledekan oleh mahasiswa lain yang kuliah berkat beasiswa dari pemerintah.

Gak dapet beasiswa bukan berarti bodoh, ya! Rudy Habibie menunjukkan sendiri kok betapa hebat kemampuan otaknya dalam sebuah adegan yang sederhana tapi ngena.

Kejutan ketiga: Rudy Habibie membuat drone!


Iya, drone. Pesawat tanpa awak yang bisa dikendalikan dari darat. Rudy Habibie membuat dronenya dalam rangka menyelesaikan proyek kuliah yang bertujuan meningkatkan keselamatan penerbangan sipil di Eropa. Rudy Habibie mendapat pujian dari dosen dan pemilik pabrik spare part pesawat atas hasil karyanya ini.

Kecintaan Rudy pada pesawat mengingatkan saya pada ‘Bapak Dirgantara Jepang’ Jiro Horikoshi yang dibuatkan film animasinya oleh Studio Ghibli yang legendaris itu. Bedanya adalah Jiro ingin membuat pesawat tempur, sementara Rudy Habibie bercita-cita membuat pesawat sipil agar rakyat Indonesia yang tinggal berjauhan bisa berkunjung dengan mudah dan cepat.

Kejutan keempat: Rudy Habibie sangat memahami toleransi.


Kisah kedua orangtuanya yang diusir oleh keluarga mereka karena ‘nekat’ menikah meski berbeda suku, sudah membuat Rudy Habibie kecil mengerti bahwa dunia ini penuh dengan beragam budaya dan manusia.

Pemahaman Rudy Habibie soal keberagaman terus bertambah saat kuliah di Aachen. Dia harus bisa menyatukan dua kubu di Perhimpunan Pelajar Indonesia. Dimana yang satu ingin bersenang-senang, sementara Rudy Habibie dan kelompok lainnya ingin serius memikirkan masa depan bangsa. Rudy Habibie juga merasakan sendiri betapa indahnya kerukunan ketika dia berdoa di gereja dan meminta nasihat kepada pastur meski dirinya masih memegang teguh ajaran Islam.

Kejutan kelima: Rudy Habibie pandai memasak.


Rudy Habibie bukan hanya pandai merancang pesawat terbang. Dia juga pandai menerapkan teori kimia dan fisika di dapur. Dia bisa memasak ayam goreng yang lezat, dia juga pandai meramu berbagai biji kopi menjadi satu minuman yang harum dan nikmat.

Kejutan keenam: {rudy habibie} berdurasi cukup panjang.

Kamu harus pergi ke toilet sebelum menonton {rudy habibie}. Film ini berdurasi dua jam lebih dan banyak adegan penuh salju yang bikin kamu merasa kedinginan. Sayangnya beberapa adegan di film ini diberi tambahan efek digital yang dipaksakan. Animasi salju dan kobaran api di film {rudy habibie} terlihat tidak maksimal.

Padahal sinematografi {rudy habibie} cukup bagus. Jika saja sutradara Hanung Bramantyo lebih percaya diri untuk mengambil suasana apa adanya, mungkin {rudy habibie} akan tampil ‘cantik & dingin’ seperti film The Hateful Eight-nya Quentin Tarantino.

Kejutan ketujuh: Rudy Habibie pernah gagal berkali-kali


Rudy Habibie tidak bisa membuat semua orang sependapat dengannya. Kuliah Rudy Habibie sempat berantakan karena aktif berorganisasi. Rudy Habibie tidak bisa bersama Ilona selamanya (ini nggak termasuk spoiler ya, kan kita semua tahu cinta sejati Rudy Habibie hanya buat Ainun).

Banyak kegagalan yang dialami Rudy Habibie. Beberapa kegagalan tersebut bahkan sempat membuat Rudy Habibie down dan ingin pulang saja ke Indonesia. Semua hal tersebut pada akhirnya mengingatkan kita bahwa memang tidak mudah untuk mengubah dunia menjadi lebih baik.

Kejutan terakhir: {rudy habibie} akan berlanjut ke film ketiga.

Saya belum tahu apakah konsepnya trilogi atau gimana. Jika di film pertama, cerita berfokus pada kisah cinta Habibie & Ainun yang fenomenal itu, kemudian film kedua berfokus pada sosok Rudy Habibie yang mencintai pesawat dan tanah airnya, lalu film ketiga akan bercerita tentang apa?

Apapun inti cerita Habibie & Ainun 3, saya berharap filmnya minimal akan sebagus {rudy habibie}. Film {rudy habibie} adalah karya bermutu tentang anak bangsa yang bikin Indonesia bangga. Bacharudin Jusuf Habibie adalah seorang negarawan besar dan jelas sosoknya wajib diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia secara terhormat. Salah satu cara penyampaiannya ya dibuat ringan seperti film {rudy habibie} ini.

Kamu wajib nonton {rudy habibie}. Acting pemerannya bagus, soundtracknya asik, ceritanya pun komplit: ada unsur drama, action, komedi, dan romantis. Dan yang pasti, setelah nonton film ini kamu akan lebih mengenal sosok muda residen ketiga kita dan termotivasi untuk bikin Indonesia bangga seperti perjuangan yang dilakukan Rudy Habibie.

Categorised in: , ,

This post was written by Lendra Bayu