Punya Cewek Doyan Dandan, 5 Istilah Ini Wajib Kamu Ketahui

Zaman sekarang, cewek-cewek memang kelihatannya makin doyan makeup. , Jangan heran kalau pelan-pelan kamu jadi tahu istilah beauty ini.

Faktanya, industri kecantikan booming beberapa tahun terakhir. Akibatnya jelas, perempuan jadi makin doyan dandan. Termasuk semua perempuan dalam hidup kita. Dari nyokap, adik, kakak, sampai cewek kita pasti termasuk di antaranya. Jangan heran, kalo tiba-tiba kamu makin akrab dengan beberapa istilah dunia kecantikan bahkan mungkin cewekmu memberi pengaruh agar kamu bisa lebih merawat diri. Ya, ceweknya makin cantik masa kamu juga nggak merasa ada keharusan merawat diri?

Cek beberapa istilah kecantikan berikut, yang sebenarnya juga sebenarnya sudah diterapkan di dunia grooming laki-laki. Kalau dulu laki-laki merawat kulit dibilang metrosexual, jaman sekarang merawat diri cenderung karena lingkungan di sekitar kita sudah makin kotor dan penuh polusi.

Moisturizer alias pelembap

Cowok biasanya hanya membersihkan muka dengan sabun muka biasa, atau bahkan ada yang masih membersihkan muka dengan sabun mandi. Sabun muka, apalagi sabun mandi, cenderung membuat wajah jadi kering. Atau kamu merasa kulit wajahmu kelewat kencang, kulit pecah-pecah. Berarti kulitmu memang kekeringan. Butuh sesuatu untuk melembabkannya. Kulit yang kering akut cenderung cepat tua, cepat datang keriput. Terganggu dengan kulit pecah-pecah di wajah, cewek-cewek biasanya pakai pelembab atau moisturizer ini. Kulit wajah yang elastis biasanya akan menua lebih lama, ketimbang yang kering.

Toner

A post shared by Rise4Men (@rise4men) on

Nah, setelah membersihkan wajah saat mandi wajah kita memang akan terasa lebih bersih. Cewek yang langkah-langkah perawatan kulitnya rada lengkap biasanya akan punya sebotol toner. Idealnya sih, toner yang biasanya dipakai dengan kapas dan ditepuk-tepuk di wajah ini untuk mengembalikan kondisi kulit setelah dibersihkan. Toner juga berfungsi untuk merapatkan pori-pori kembali, setelah misalnya dibuka oleh pembersih wajah. Karena dipakai dengan kapas, toner ini kadang menjadi pembersih bagian paling akhir sebelum kita memakai serum atau pelembab.

Serum

Keberadaan serum wajah itu baru populer banget 2 tahun terakhir, seiring meledaknya industri kecantikan secara global. Tiba-tiba cewek diperkenalkan dengan produk-produk serum, yang biasanya dipakai setelah toner, tapi sebelum moisturizer. Dan tiba-tiba muncullah produk serum wajah yang juga ditunjukkan untuk laki-laki. Serum itu sendiri apa? Serum adalah krim wajah dengan molekul-molekul halus dan konsentrasi tinggi yang biasanya langsung menuju ke dalam pori-pori kulit. Jadi, masalah-masalah ukuran mikro seperti keriput logikanya dilawan dengan produk semacam serum ini.

Sunscreen

Pernah dengar istilah sun block? Nah, sejak beberapa tahun lalu, istilah sun block mulai digantikan oleh sun screen karena sebuah peraturan dari badan kesehatan Amerika. Setelah meledaknya industri kecantikan, sunscreen mulai banyak jenisnya. Ada yang untuk badan saja, ada yang bisa untuk badan dan wajah, dan beragam pula tingkat kandungan sunscreen-nya. Misalnya: SPF 50, SPF 30. Makin besar angkanya, makin lama proteksi sinar matahari yang diberikan. Bila SPF di sunscreen kita hanya 30, biasanya sunscreen yang teksturnya lotion ini harus dipakai lagi setiap 3 jam. Dengan pemanasan global, sinar matahari makin berbahaya untuk kulit. jadi produk ini sebenarnya wajib dipakai tiap hari, bukan hanya saat hendak libur ke pantai. Apalagi untuk yang berkendara dengan motor ke mana-mana.

Baca juga: 4 rekomendasi parfum laki-laki yang cewek paling suka.

EDT

Suka pakai parfum? Pasti akan bertemu dengan istilah EDT atau EDF, atau Eau de Cologne. Karena cowok biasanya nggak mau ribet, ya namanya parfum, parfum saja. Nah, parfum kita itu normalnya sih dibuat dari gabungan inti parfum atau minyak, dengan alkohol. Yang paling ringan adalah cologne. Kalau pakai cologne, jangan heran setelah 3 jam wanginya hilang. Karena memang inti parfumnya biasanya sangat sedikit, paling 2%. EDT sendiri adalah parfum yang dengan konsentrasi minyak atau inti parfum cukup banyak, 4 sampai 10%. Jadi nggak heran lebih tahan lama. Wangi EDT biasanya adalah aroma dari lapisan paling atas (aroma parfum dibuat dari banyak lapisan bahan). Kalau EDP, selain inti parfumnya paling banyak (setidaknya 20%), tahan lebih lama (bisa 6 jam), wangi sebenarnya biasanya baru muncul justru setelah lama dipakai. Jadi, kalau ingin parfum yang nggak repot harus semprot terus-terusan, belilah EDT.

Baca juga: Grooming memang populer banget sekarang, bingung potong rambut di mana? coba 4 tempat cukur ini.

Banyak banget informasi baru, kan? Satu hal yang bisa kita tangkap dari serunya industri cewek ini adalah manusia ingin lebih menghargai fisik mereka dengan tampil prima di setiap kesempatan. Seyogyanya sih, cowok pun punya pola pikir seperti itu. Setuju, nggak?

image: max mayo

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza