Percuma Nge-gym Kalau Masih Melakukan 5 Hal Ini

Suka olahraga, rajin ke gym, mau badan oke tapi beberapa hal ini masih kamu lakukan. Biasanya olahragamu nggak akan berhasil.

Semua orang tahu, ke gym itu cukup mengeluarkan banyak biaya. Bukan hanya tagihan gym, karena untuk mencapai tujuan awal kita ke gym itu juga biasanya diikuti oleh pengeluaran-pengeluaran lainnya. Karena paham betapa besarnya semua ongkos itu, harusnya kita juga nggak setengah-setengah dalam melewati semua prosesnya. Kalau nggak, ngapain repot-repot ikut gym dari awal, benar?

Nah, apa pun tujuanmu ke gym (membentuk badan, jadi kuat, atau menjadi ramping) itu semua sia-sia kalau belum berkomitmen dengan semua keperluan utama lainnya. Misalnya:

Masih makan sembarangan

A post shared by andreasfink (@and_fiin) on

Yang perlu diingat, semua aktivitas di gym harus diikuti dengan menjaga pola makan. Ingin menghilangkan beberapa kilo di perut, kurangi ngemil, kurangi gula dan lainnya yang perlu. Ingin lebih punya otot atau menambah berat badan, perbanyak asupan kalori dan protein. Rajin-rajin makan, setidaknya 6 kali sehari. Setiap tujuan gym, semua ada pola makannya masing-masing. Itu yang harus diperhatikan.

Baca juga: 4 Sneakers Baru yang Mungkin Bisa Kamu Pakai di Gym Nanti

Kurang istirahat

Saat tubuh kita kurang tidur, terasa bedanya. Jangan paksakan diri ke gym, saat tidur tak cukup. Nggak akan mampu juga mengangkat beban nantinya. Ditambah lagi, tidur yang cukup setiap malam (jangan begadang), kira-kira 7 sampai 9 jam akan membantu otot tumbuh seperti yang kita harapkan. Percaya atau nggak, otot itu tumbuh saat kita tidur dan saat kita makan. Karena itu, makan yang benar dan tidur yang cukup justru yang utama. Dan usahakan, setidaknya jarak kita rampung di gym dan tidur malam itu lebih dari 4 jam. Kurang dari itu, biasanya malah susah tidur.

Baca juga: 5 Aplikasi di Ponsel untuk Kamu yang Doyan Olahraga

Harus latihan dengan keras

A post shared by Kevin Chapel (@kevin_chapel) on

Terhitung pemula di gym dan ambisimu adalah membesarkan otot? Maka ingatlah tujuan itu. Jangan habiskan 2 jam di gym dengan lebih banyak ngobrol dan ngeceng. Kombinasikan alat-alat latihan setiap harinya, jangan sama setiap hari. Atur dalam 4 sampai 5 hari, ingin latihan bagian tubuh yang mana, kaki, dada, tangan, paha, atau kombinasi. Dari tiap alat yang dimainkan, setiap set beri jeda maksimal 1 menit sebelum memulai set berikutnya. Jadi, kita nggak perlu lama-lama di gym. Sejam cukup.

Jangan manja

A post shared by Josh Norris (@josh_norris111) on

Otot nggak akan membesar kalau pola latihan di gym masih sebatas apa yang kamu mampu angkat. Keluar dari zona nyaman. Tambah beban. Tambah repetisi alat. Tapi ingat poin sebelumnya. Latihan sejam cukup. Setelah latihan keras itu, seimbangkan dengan makan yang benar dan tidur yang cukup.

Beri jeda

Ini buktinya, bahwa istirahat yang cukup itu penting saat kita berusaha menjadi lebih bugar. Meski kita pengen badan cepat besar dan kuat, nggak berarti juga harus setiap hari ke gym. Kenyataannya, dengan cukup beristirahat, kita akan punya cukup energi untuk menyelesaikan latihan di gym kemudian harinya. Coba ini: dalam seminggu istirahatlah dari gym setiap hari ketiga. Jadi ada sehari penuh mengistirahatkan otot, membiarkannya tumbuh, dan kita pun bisa melakukan aktivitas sosial kita yang lain. Pernah dengar istilah ‘anak gym’ kan? Jangan sampai dipanggil ‘anak gym’ yang menjurus pada tipe yang nggak mau melakukan hal lain, selain ke gym. Toh kita masih butuh nongkrong dengan teman, ketemu pacar – kalau punya, atau jalan-jalan santai dalam bentuk apa pun.

Nah, 5 poin di atas rasanya cukup merangkum semua tips ‘cepat berotot dan bugar ‘ di luar sana. Karena intinya memang hanya 5 poin di atas. Latihan keras, makan benar, istirahat cukup, komitmen dengan tujuan, tapi jangan diforsir setiap hari.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza