• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Hobbies
  • >
  • Tangguh! 5 Pebasket Asia Terbaik yang Berlaga di NBA

Tangguh! 5 Pebasket Asia Terbaik yang Berlaga di NBA

Liga NBA kerap didominasi pemain Amerika dan Eropa. Tapi, kini beberapa pebasket Asia berhasil menembus liga NBA. Siapakah mereka? Ayo simak.

Dunia basket Internasional NBA (National Basketball League) yang berpusat di Amerika Serikat cenderung hanya diramaikan oleh talenta-talenta yang berasal dari Amerika Serikat dan Eropa saja. Namun, seiring berkembangnya permainan ini, pebasket Asia mulai menunjukkan gigi taringnya.

Para talenta dari benua Asia ini nggak hanya memiliki postur tinggi, namun juga kegesitan dan ketangkasan bermain bola. Para pebasket Asia ini membuktikan bahwa mereka layak berlaga di NBA! Siapa sajakah mereka? Ayo simak 5 pebasket Asia terbaik di NBA berikut ini.

Baca Juga: 8 Fakta Menarik Juara Olimpiade Rio, Tontowi-Liliyana

1. Yuta Tabuse

Pebasket AsiaSumber: alchetron

Pebasket Asia asal Jepang kelahiran 5 Oktober 1980 ini sudah aktif bermain basket sejak duduk di bangku sekolah. Tabuse yang berhasil membawa sekolahnya memenangi tiga kejuaraan nasional bahkan sempat dijuluki Michael Jordan dari Jepang. Kini ia aktif di klub Link Tochigi Brex yang berpartisipasi di Japan Basketball League.
Tabuse sempat membuat mantan pemain NBA yang menjadi pelatihnya selama di Thunderbirds Alburquerque, Michael Cooper memujinya, “Dia secara otomatis mengubah permainan karena kecepatan dan kemampuan mendistribusikan bola. Dia bisa menjadi pemain terbaik!”

2. Wang Zhi Zhi

Pebasket AsiaSumber: bleacherreport

Wang Zhi Zhi merupakan salah satu pemain termuda di liga Chinese Basketball Association ketika liga ini dimulai pada tahun 1995. Wang Zhizhi mengawali karir profesionalnya di BaYi Rockets dan langsung menjadi starter di tim bertabur bintang. Pada tahun 2001, ia bergabung di National Basketball Association bersama Dallas Mavericks.

Setelah kembali lagi ke CBA, pada bulan Maret 2007, ia memandu Bayi untuk memenangkan kejuaraan CBA yang ke tujuh kalinya dan berhasil dinobatkan sebagai MVP (most valuable player) pada seri tersebut.

3. Yi Jian Lian

Pebasket AsiaSumber: thebeijinger

Satu lagi pemain asal China yang berhasil direkrut tim NBA adalah Yi Jianlian yang bergabung dengan tim Milwaukee Bucks pada tahun 2007. Yi yang merupakan anak dari pemain handball profesional, telah bermain basket sejak berusia 12 tahun. Pada tahun 2002, ia bergabung dengan Guangdong Tigers sebagai posisi Power Forward.
Keberangkatannya ke NBA sempat menuai perdebatan karena asosiasi CBA saat itu nggak mengizinkan pemain mereka untuk bermain di luar negeri sebelum umur 22 tahun. Manajer Yi juga berharap ia hanya akan bermain untuk klub Chicago Bulls dan Golden State Warriors, karena 2 kota itu mempunyai konsentrasi warga Asia yang lebih banyak dibanding tempat lain.

4. Jeremy Lin

Pebasket AsiaSumber: stickergiant

Nah, yang satu ini memang nggak asli berasal atau lahir di negara Asia, namun Jeremy Lin merupakan salah satu pemain berdarah Asia, tepatnya Taiwan, yang paling populer saat ini. Memiliki nama asli Lîm Su-hô, pemain kelahiran 23 Agustus 1988 ini adalah pemain bola basket profesional asal Amerika Serikat yang bermain untuk New York Knicks sejak 2011.

Pada bulan Juli 2012, Lin pindah ke Houston Rockets. Lin adalah salah satu dari segelintir pemain asal Amerika berdarah Asia dalam sejarah NBA dan merupakan pemain Amerika pertama yang berketurunan Cina atau Taiwan.

5. Yao Ming

Pebasket AsiaSumber: wikipedia

Yao Ming dalah pebasket NBA asal Tiongkok pertama yang bermain di NBA ketika bergabung pada tahun 2002. Pemain yang sempat menjadi pebasket tertinggi di NBA, dengan tinggi 229 cm bermain di klub Houston Rockets hingga pensiun. Pada 18 Januari 2009, Yao berhasil memasukkan 12 tembakan 2 poin dari 12 kali percobaan dan mengalahkan rekor perolehan yang dibuat Joe Meriweather pada tahun 1976.

Pada tahun 2001, 2003, dan 2005, Yao memenangkan tiga medali emas dan tiga penghargaan pemain terbaik ketika membela Tiongkok dalam Kejuaraan Federasi Bola Basket Asia Internasional. Kesuksesannya bahkan diangkat dalam film dokumenter, The Year of the Yao. Yao Ming juga menulis buku autobiografi yang berjudul Yao: A Life in Two Worlds bersama analis NBA Ric Bucher.

Baca Juga: Kumpulan Prestasi Olimpiade Indonesia Sejak Tahun 1988


Untuk kamu yang gemar olahraga basket tentu semakin termotivasi untuk berlatih rutin, bukan? Ayo, jadilah pemain NBA pertama asal Indonesia! Untuk memaksimalkan latihanmu, lengkapi alat-alat latihan olahraga kamu di sini.

 

Categorised in: ,

This post was written by Yohannes Markus