• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Fashion
  • >
  • Nyaman dan Kekinian, Gaya Oversized yang Booming Kembali

Nyaman dan Kekinian, Gaya Oversized yang Booming Kembali

Beberapa tahun lalu, gaya berpakaian orang nampak serba ketat. Tidak lagi.

Terpengaruh gaya era 80an yang pada masanya menyukai model pakaian yang longgar-longgar, gaya serba kebesaran atau sering disebut oversized ini kembali merambah lingkaran tren dan dipakai lagi oleh banyak orang. kalau diingat, beberapa tahun lalu semua yang pas badan disenangi orang, sekarang kalau diingat-ingat, betapa tidak nyamannya dan betapa bentuk tubuh jadi sangat terlihat.

Seperti semua hal, tren pun ada lebih ada kurangnya. Misalnya, trend oversized ini mungkin akan tak terlihat terlalu trendy pada mereka yang tubuhnya tak tinggi. Hati-hati, malah jadi terlihat bantet. Ada beberapa item yang dapat dicoba, bila ingin mengikuti trend ini.

Baca juga: Mencoba gaya 80an yang nostalgia tanpa berlebihan

Kemeja atau kaos satu ukuran lebih besar


View this post on Instagram

A post shared by Menswear (@nclgallery) on


Trend oversized ini memang menawarkan permainan siluet. Kontras antara siluet yang umum kita lihat, dengan barang-barang yang benar-benar longgar. Coba mulai dengan memakai kemeja atau kaos, satu ukuran lebih besar. Pakai dengan celana model basic, yang tidak gombrong tapi tak juga pas di kaki. Masukkan ujung kaos atau kemeja di dalam celana. Sangat 80an bukan kelihatannya. Memang itu lah maksudnya.

Baca juga: Gaya sepanjang tahun aman bila punya 5 model sepatu ini

Setelan yang nampak kebesaran


View this post on Instagram

A post shared by Menswear (@nclgallery) on


Ini adalah pilihan yang cukup trendy, dan untuk yang berani saja. Saat kita bertemu dengan klien, model setelan macam ini tidak dianjurkan. Silakan dicoba untuk tampil gaya saja. Intinya, memakai celana yang agak longgar, dan padukan dengan jas yang panjang lengannya sedikit lebih panjang dari jas reguler dan sedikit lebih besar dari ukuran yang biasa kita pakai. Kombinasi yang saat ini punya nuansa street wear yang digemari laki-laki sadar tren.

Baca juga: Bisa belanja bukan cuma pas gajian, ikuti tips mudah ini

Sweater atau jaket olahraga kebesaran


View this post on Instagram

A post shared by Menswear (@nclgallery) on


Memasuki musim hujan tidak lama lagi, dapat jadi waktu yang sesuai untuk mencoba melihat apakah tren ini cocok atau tidak dengan gaya pribadi kita. Salah satu item yang paling sering terlihat dari tren ini adalah pemilihan sweater atau jaket olahraga bergaya retro dengan model yang longgar. Cara pakainya pun kurang lebih sama, masukkan sedikit ujungnya di balik celana dan biarkan bagian lain tampil apa adanya. Gaya seperti ini sudah pasti sangat nyaman bila dipakai saat jalan-jalan akhir tahun, atau sekedar menghadapi cuaca dingin.

Baca juga:Intip gaya Jonathan Christie, untuk inspirasi gaya pasangan

Sepatu yang modelnya chunky


View this post on Instagram

A post shared by Menswear (@nclgallery) on


Salah satu bagian penting dari tren serba kebesaran ini adalah alas kaki yang sekilas juga membuat bentuk kaki jadi lebih tebal. Sama seperti siluet pakaian, siluet sepatu yang sedang digemari ini pun berasal dari era 80an. Banyak sepatu-sepatu hits era 80an diproduksi lagi, dengan gaya lebih kontemporer gara-gara tren ini dan sekarang punya istilah khusus – chunky shoes, dad sneakers, atau ugly sneakers. Bahkan beberapa merek yang sempat tenggelam, kini naik daun lagi gara-gara dulu mereka mempelopori model sepatu tebal ini. Tapi bagusnya, sepatu model ini masih cocok dipakai dengan celana beragam model.

Baca juga: Gaya simple Anthony Ginting, bisa dicoba untuk OOTD mu

Tren memang tidak untuk semua orang. Apalagi kalau kita menyadari, bahwa tren akan terus berputar dan suatu hari akan hilang dari peredaran. Tapi, mencoba tren pun tak masalah sebenarnya. Menunjukkan bahwa kita punya karakter yang gampang menyesuaikan diri, dan poin lainnya, mencoba tren selalu menyenangkan. Cocok atau tidak urusan terakhir, yang penting bersenang-senang dengan apa yang kita pakai.

Categorised in: , , ,

This post was written by Kak Moza