Lulus Ujian itu Mudah, Ikuti 5 Cara Belajar Cerdas Berikut

Harap jadi himbauan sebelumnya, bahwa panduan ini berlaku bagi kamu yang sepanjang semester sudah belajar dengan rajin. Pasti lulus ujian!

Tes akhir atau ujian selalu jadi momok untuk banyak orang yang masih di bangku pendidikan. Mau S1 sampai S3, yang namanya ujian sama saja rasanya. Tetap mendebarkan. Selalu ada rasa kalau kita kurang belajar, waktu berjalan terlalu cepat, terus tiba-tiba sudah waktunya ujian. Lalu bagaimana mempersiapkan diri untuk seminggu penuh ujian, tanpa terlalu tertekan?

Kunci paling utama sebenarnya adalah sepanjang semester harus rajin masuk kelas, memperhatikan dan membuat catatan-catatan penting tentang bahan pelajaran/kuliah. Karena tanpa hal-hal tadi, kayaknya akan susah untuk melanjutkannya dengan strategi berikut:

Baca bahan dengan sering

Membaca bahan pelajaran sesering mungkin, meski tak 100% memahami apa yang kamu baca setidaknya membantumu mengingat 20-30% apa yang kamu baca. Membaca dengan sering, logikanya akan membantumu atau setidaknya, memaksamu untuk memahami dengan serius apa yang kamu baca. Kalau sudah sampai titik itu, ditambah dengan seringnya kamu membaca bahan kuliah/pelajaran, rasanya bekal pertama untuk menghadapi ujian sudah aman.

Beli buku kumpulan soal

Buku tes yang dijual di toko buku itu sangat bermanfaat karena punya kunci jawaban/cara menjawab soal-soal ujian juga. Idealnya sih, sepanjang semester sebelum ujian atau tes, saat setiap 3 bab selesai, kamu sudah boleh melakukan tes latihan. Gunanya untuk mengulang lagi semua bahan yang sudah pernah dipelajari. Lakukan tes latihan ini setelah menyelesaikan bab-bab berikutnya. Jadi saat ujian tiba, kamu sudah pernah melakukan banyak tes latihan.

Belajar dengan teman

A post shared by Aqil Sidek (@aqsidek) on

Metode belajar seperti ini akan berguna buat kamu yang mungkin sempat ketinggalan banyak pelajaran/kelas kuliah. Belajar sambil diskusi biasanya akan memudahkan kita untuk mengingat apa yang saat itu kita bahas dengan teman “belajar kelompok”. Bahasa kerennya sih “study group”. Di kelompok belajar ini kita juga berkesempatan untuk mengenal teman-teman lebih dekat, dan belajar dari teman yang mungkin lebih paham dari kita.

Baca juga: Ini Dia Hobi Yang Bisa Bikin Kamu Kaya Raya

Jangan cuma menghafal

A post shared by Lalaks✨ (@salsa.studies) on

Pengalaman sudah membuktikan bahwa belajar dengan cerdas, lebih bagus daripada belajar dengan rajin (atau bahkan kelewat rajin). Banyak orang yang memakai metode 100% membaca saat belajar. Cukup pasif. Jadi idealnya sih, harus aktif juga. Jadi, misalkan dalam sehari kamu menargetkan untuk bisa belajar 2 jam, satu jam dari waktu itu bisa untuk membaca (pasif), satu jam sisanya bisa kamu lakukan untuk tes latihan, atau hal lain yang masih terkait dengan belajar tapi sifatnya lebih aktif.

Coba lebih relaks

Pencapaian akademik memang segalanya bagi sebagian orang, tapi sebisa mungkin jangan sampai itu bikin stres. Harus tahu kapan untuk mengistirahatkan otak, supaya kamu bisa memulai lagi dengan segar. Begitu juga belajar sebenarnya. karena di kampus sudah belajar, di rumah juga kamu punya jam belajar yang teratur, maka setidaknya harus ada sehari di mana kamu menyantaikan diri. Coba deh saat lagi belajar, lakukan selingan aktivitas yang bikin kamu jadi happy dan refresh lagi, ibaratnya istirahat sebentar. Kamu bisa buka handphone dan lihat-lihat Instagram story teman kamu, atau lihat akun-akun IG yang lucu-lucu juga, atau sekadar ngemil snack favorit kamu sambil belajar.

Baca juga: Nih Dia Pekerjaan Sampingan Buat Mahasiswa Biar Nggak Belajar Melulu

Ini mungkin bukan tips yang 100% akan berhasil bila dilakukan. Tapi tips ini dibuat dengan pemahaman sepenuhnya bagaimana punya hidup yang seimbang, nilai akademik yang bagus dan juga otak yang happy.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza