6 Hal di Star Trek yang Nggak Kamu Temukan di Star Wars

Sudah sejak dulu perdebatan soal mana yang lebih bagus antara Star Trek dan Star Wars. Masing-masing penggemar punya pendapatnya sendiri, namun beberapa hal berikut ini bisa jadi bukti kenapa Star Trek tidak boleh kamu lewatkan.

Jika membandingkan kedua film Sci-Fi yang masing-masing memiliki penggemar fanatik, akan sulit menentukan mana yang lebih baik dari keduanya. Menempatkan penggemar berat Star Wars, versus pendukung setia Star Trek di forum-forum online, akan menuai perdebatan panjang yang tiada henti. Yang satu adalah franchise yang telah puluhan tahun dengan alur cerita yang cerdas, karakter-karakter menarik dan bermacam alien, sedangkan yang satu lagi memiliki pedang laser, kisah ikonik ayah dan anak, serta dua robot lucu yang bersahabat. Tapi, walaupun kita menyukai keduanya, tidak bisa diragukan lagi kalau Star Trek lebih unggul dari kisah epik George Lucas. Apalagi Star Trek saat ini menjadi film yang paling ditunggu tahun 2016. Berikut adalah alasannya berdasarkan fakta yang ada.

BACA JUGA: 7 Koleksi Keren Wajib Punya buat Fanboy Star Wars

Kisah Star Trek lebih banyak daripada Star Wars

Sebagai permulaan, mari kita menghitung jumlah dari masing-masing film Sci-Fi tersebut. Kamu bisa lebih banyak menonton film Star Trek ketimbang film Star Wars. Prequel dari film Star Wars, ditambah besutan terakhir JJ. Abrams tahun 2015 lalu, total berjumlah tujuh film. Walau ditambah beberapa film animasi dan dua film yang menampilkan Ewoks, tetap saja nggak bisa mengimbangi Star Trek. Sementara, Star Trek telah mengeluarkan 12 film, dan lima serial televisi yang jika ditotal bisa nyaris 30 musim, ini belum termasuk satu film animasinya. Lantas, apakah semua film Star Trek sukses? Tentu saja tidak. Beberapa film mungkin agak kurang berhasil. Namun bila kamu bandingkan dua film tersebut, kamu bakal menemukan bahwa Star Trek punya banyak film dengan alur cerita bagus ketimbang jeleknya.

Alur cerita Star Trek lebih kompleks, dan ini adalah hal yang bagus.

Kita semua sudah tahu kalau takdirnya Luke Skywalker adalah menyelamatkan alam semesta dari ayahnya yang kejam dan doyan pakai jubah untuk bikin kesan seram. Ya, intinya sesederhana itu. Nggak perlu banyak catatan untuk bisa memahami film Star Wars bagi mereka yang baru menontonnya. Dan kalau kamu bosan, kamu akan disuguhkan robot-robot menggemaskan sebagai hiburan. Secara garis besar, Star Wars menjelaskan tema utamanya, yaitu kebaikan melawan kejahatan. Sementara Star Trek, film ini telah mengangkat tema-tema yang nyata di masyarakat. Mulai dari rasisme, kejahatan perang, aborsi bahkan kecanduan obat terlarang. Star Trek selalu mengemas film-nya dalam alur cerita yang cerdas dan enak untuk diikuti.

Tokoh-tokoh di Star Trek mengatasi masalah dengan kerja keras, kepintaran serta diplomasi. Bukan lewat sihir luar angkasa.

Ketika Enterprise sedang terkena masalah, mereka memerlukan beberapa tenaga ahli yang cerdas untuk bersama-sama mencoba menyelesaikan masalah tersebut. Sementara itu, bagaimana cara Luke Skywalker menghancurkan Death Star pertamanya? Dengan cara berdoa untuk mendapatkan keajaiban dari sang kakek serta mematikan target bidikannya di komputer. Dan itu diperburuk dengan prequel-nya yang menunjukkan Anakin Skywalker terjatuh dari pesawat luar angkasanya dan tidak sengaja meledakkan pesawat pengendali droid lalu menyelamatkan hari. Sementara Star Trek menggambarkan sebuah dunia di mana kerja keras, dedikasi dan kerja sama bisa menyelamatkan hari.

Star Trek bukan film anak-anak sehingga tidak memerlukan 100 buah action figure.

Ini salah satu fakta lain yang memperlihatkan kalau Star Trek lebih unggul. Ya, baru-baru ini, Paramount menyebutkan kalau Star Trek Beyond yang bakal tayang tahun ini akan masuk dalam kategori film dewasa. Ini artinya kamu bisa menikmat film tanpa mendengar suara-suara berisik dari anak-anak di dalam bioskop. Star Trek nggak perlu mencetak banyak action figure untuk membuat filmnya ditonton banyak orang. Star Trek hanya perlu menampilkan karakter-karakter yang hebat serta plot cerita yang menarik.

Star Trek punya penjahat yang lebih pintar.

Darth Vader memang ikonik dengan topeng dan masker yang bunyi desahan keras, serta jubah hitam yang mengintimidasi. Darth Maul bisa dibilang sebagai musuh yang tangguh. Tapi bicara soal penjahat yang cerdas sekaligus punya kekuatan hebat, Star Trek lebih unggul. Coba saja lihat Khan, yang punya otak berkekuatan superior hasil penggabungan gen terpilih. Sementara Darth Vader? Dark-side power-nya muncul karena ia, hmm… marah besar. Oya, dua aktor hebat telah memerankan karakter Khan, yaitu Rocardo Montalban dalam serial original serta “Star Trek II: The Wrath of Khan”, dan Benedict Cumberbatch dalam “Star Trek into Darkness”.

Star Trek punya banyak karakter utama yang bukan manusia.

Sebut saja Worf, B’Elanna, Kes, Data, T’pol, Seven of Nine, Q dan yang paling ikonik: Spock. Star Trek menyuguhkan mentalitas dan kehidupan pribadi dari para alien lebih banyak dari yang Star Wars pernah lakukan. Kita bahkan nggak tahu apa yang Chewbacca, dan R2D2 ucapkan dalam film Star Wars. Sementara Star Trek banyak menampilkan adegan-adegan untuk para alien atau setengah alien untuk mengembangkan karakter mereka. Kita jadi dapat menangkap latar belakang karakter tersebut sehingga memperkaya alur cerita Star Trek.

Terlepas dari faktor-faktor di atas, masih banyak hal yang membuat film Star Trek Beyond wajib menjadi salah satu film yang perlu kamu tonton tahun ini. Mungkin bukan kejutan lagi bila nama JJ. Abrams ada di balik pembuatan film ini. JJ. Abrams adalah orang penting di balik beberapa film Star Wars. Namun untuk film Star Trek ini, JJ. Abrams menggandeng Justin Lin sebagai sutradara. Justin Lin adalah sutradara yang menggarap film-film Fast & Furious. Dan jangan kaget kalau nanti ada adegan kebut-kebutan seru ala luar angkasa. Selain itu, Simon Pegg, aktor, komedian dan penulis naskah asal UK ini ikut serta menulis naskah Star Trek Beyond. Ia merupakan fans berat dari film Sci-Fi ini. Nggak ada yang tahu lebih banyak soal Star Trek selain fans beratnya. Bila di Star Wars kamu bisa melihat aksi aktor asal Indonesia; Iko Uwais dan Yayan, di Star Trek, kamu akan melihat aksi Joe Taslim, aktor yang punya kemampuan akting dan bela diri yang nggak diragukan lagi kehebatannya.

This post was written by Kak Moza