4 Hal yang Bikin Film Indonesia Sukses Ditonton Banyak Orang

Bisa dibilang dunia film Indonesia masih merangkak naik untuk menggapai kesuksesannya. Empat hal ini bisa jadi hal utama untuk membuatnya sukses ditonton banyak orang.

Coba hitung, berapa kali kamu nonton film Indonesia dalam waktu 3 bulan terakhir? Sekali, dua kali, atau nggak sama sekali? Faktanya memang film Indonesia kurang populer, jika dibandingkan dengan film Hollywood di luar sana. Sampai sekarang, para pekerja film memang harus banting tulang untuk menciptakan film yang bukan hanya bercerita bagus, tapi juga menarik banyak penonton.

Bila melihat kisah sukses beberapa film Indonesia, bisa deh kelihatan beberapa ciri dan alasan yang bikin film itu sukses ditonton banyak orang. Seperti yang di bawah ini misalnya.

Soal Pemain

Beberapa aktor dan aktris terbukti menjadi penarik penonton ke layar kaca. Kalau bicara situasi sekarang, aktor seperti Reza Rahadian, Lukman Sardi, dan Nicolas Saputra cukup sukses menarik perhatian perempuan-perempuan di luar sana untuk ramai-ramai datang ke bioskop dan menonton film mereka. Kalau dari aktrisnya, sudah pasti si cantik Dian Sastro, Bunga Citra Lestari, sampai aktris muda yang lagi naik daun, Chelsea Islan terbukti mampu ‘memanggil’ kita untuk anteng duduk di bioskop dan mandangin wajah mereka.

Jalan Ceritanya

Lima tahun terakhir, film-film nasional bisa dibilang lumayan sukses ditonton banyak orang di bioskop. Biasanya film-film ini diputar menjelang hari kemerdekaan biar kesannya lebih nasionalis kalau nonton film tersebut. Tipe film lainnya yang juga sukses menarik perhatian banyak orang adalah yang diangkat dari sebuah novel. Jadi biasanya mereka yang baca novelnya punya ekspektasi tinggi saat nonton filmnya. Beberapa sukses menggambarkan seperti apa yang ada di novel, beberapa juga gagal begitu saja.

A photo posted by Nilo (@king_nilonidas) on

Unik, Belum Pernah Ada

Selama sepuluh tahun terakhir, film-film Indonesia yang sukses memiliki cap yang sama. Inti ceritanya baru, belum pernah ada sebelumnya. Dari genre apapun. Sebut saja “Jelangkung”, “Ada Apa Dengan Cinta”, “Arisan”, “Laskar Pelangi”, atau “The Raid.” Tentu saja, film-film tadi bisa banget berakhir jadi film horor biasa, film drama percintaan anak baru gede yang biasa juga, film percintaan urban yang begitu saja, atau film tentang pendidikan yang terlalu menggurui kesannya. Tapi, semuanya sukses besar karena memang dikemas dengan baik dan menggunakan aktor serta aktris yang terpilih pula. Poin terakhir itu yang penting.  

 

A photo posted by MilesFilms #AADC2 (@milesfilms) on

Tergantung Momennya

Film-film seperti “Laskar Pelangi” atau “Ada Apa Dengan Cinta” adalah sebagian film Indonesia yang sukses karena mendapatkan momen. Film “AADC” yang pertama sukses besar karena saat itu film Indonesia sedang super lesu. Lagi nggak ada tontonan di bioskop. Jadi saat film ini keluar, semua orang ingin menontonnya. Dari situ, seluruh Indonesia akrab dengan wajah Dian Sastro dan Nicolas Saputra. Menjadikan mereka bintang papan atas dalam sekejap.

Film “Laskar Pelangi” sukses besar, beriringan dengan euphoria novel-novel Andrea Hirata yang juga sukses hingga diterjemahkan ke beberapa bahasa asing itu. Sayangnya, di film “Edensor”, euphoria “Laskar Pelangi” sudah terkikis. Tak banyak yang ingin melihat kelanjutan kisah para laskar pelangi di bioskop.

Satu lagi contoh film dengan momen yang nggak pas adalah “Pendekar Tongkat Emas.” Meski dipenuhi bintang papan atas, plus ditangani oleh Riri Riza langsung, film ini sukses membuat berita namun nggak mendapat banyak penonton.

Dari keempat hal di atas, coba ingat-ingat lagi, apa sama juga dengan alasanmu nonton film weekend nanti?

Baca Juga:
7 Perempuan Asli Indonesia Ini Dijamin Bakal Bikin Kamu Nonton Film Mereka di Bioskop!
Kalau 4 Film Ini Bakal Bikin Kamu Pengin Liburan Secepatnya

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza