Ke Jakarta Wawancara Kerja, 6 Hal Ini Harus Oke

Penampilan berperan penting saat kita mengadu nasib di Jakarta. Salah satu syarat di pengumuman lowongan kerja saja bunyinya: berpenampilan menarik.

Mencari kerja di Jakarta bisa sangat membingungkan. Terlebih bagi pelamar yang datang dari daerah, dan tidak kenal siapa-siapa di Ibukota. Tidak memahami bagaimana etika atau pergaulan di Jakarta, yang biasanya sudah terlihat dari pembawaan sampai gaya berpakaian. Dari poin ini saja, ketidakpercayaan diri bisa muncul dan mempengaruhi saat akan wawancara kerja.

Ditambah fakta bahwa, kecil sekali peluang bagi orang daerah untuk dipanggil wawancara kerja di Jakarta dan biasanya lowongan pekerjaan di Jakarta itu sukses disabet mereka yang asli Jakarta ataupun sudah lama tinggal di Jakarta (atau berasal dari daerah, tapi dari universitas yang sangat bagus). Sudah sampai di tempat wawancara, saat pewawancara tahu kita dari daerah, kita harus siap dengan pikiran yang menganggap kita kurang cocok (meski dicoba saja belum).

Jadi, bila kamu berasal dari daerah, merasa punya kemampuan untuk mengadu nasib di Jakarta, mengincar pekerjaan bagus, hal berikutnya yang harus kamu perhatikan adalah penampilan. Isi otak yang prima, yang tidak menunjukan aksen kedaerahanmu, seimbangkan dengan persiapan di sisi penampilan. Saat mereka melihatmu, mereka melihat orang daerah yang potensial dalam satu paket. Otak oke, penampilan boleh lah. Bila seusai lebaran kamu siap ke Jakarta untuk wawancara kerja, berikut 6 check list-nya.

Celana

A photo posted by MR PORTER (@mrporterlive) on


Kalau kamu akan wawancara di kantor yang punya peraturan serius soal pakaian pegawai, maka pilih celana bahan (celana kain) dengan gaya modern. Coba mampir ke toko-toko pakaian yang biasa menyediakan pakaian buat pekerja kantor, lihat model celana apa yang sedang populer. Beli itu. Jangan sampai kepanjangan, jangan pula menggantung. Ujung celana harus jatuh persis sedikit di atas mata kaki. Bila kamu melamar kerja di bidang kreatif, maka celana jeans hitam atau chinos gelap sudah cukup.

Kemeja


Bila tidak dituntut untuk memakai kemeja warna tertentu saat wawancara kerja, kamu bisa pilih kemeja motif garis atau sesuatu berwarna gelap. Dan bila kamu tidak siap dengan blazer sebagai luaran, untuk kesan lebih profesional, kemeja dengan warna gelap yang senada dengan celana pilihanmu memberikan kesan bahwa kamu siap, pribadimu tenang, dan dewasa. Selalu pastikan pula, bila ingin mengancing ujung lengan kemeja, bagian lengan ini tidak kepanjangan. Potongannya juga pas di badan, tapi tidak ketat. Jadi bila ingin beli kemeja baru untuk wawancara kerja, tahu kan seperti apa yang harus dicari. Dasi? Tidak perlu.

Blazer


Memakai blazer sebagai luaran dan pelengkap gaya wawancara kerjamu memperlihatkan persiapan yang matang. Bahwa kamu menganggap serius wawancara kerja ini. Bila kamu mengincar pekerjaan di bidang seperti bisnis atau PR, penampilan seperti ini sangat dianjurkan. Selaraskan warna blazer dengan warna celana. Bisa paduan biru biru, hitam abu-abu, celana hitam dan blazer biru atau sebaliknya. Bila sudah, kamu boleh memakai kemeja putih sebagai paduannya yang kontras. Tapi juga berkesan klasik.

Baca juga: Ide padu padan blazer ini juga oke untuk dibawa wawancara kerja pertamamu di Jakarta

Sepatu

A photo posted by Blake Scott (@blakescott_) on


Celana dan blazer sudah senada dengan kemeja yang kamu pilih. Semua licin dan rapi tanpa benang berlebih menjuntai. Lengkapi penampilan kamu dengan sepatu oxford klasik. Jangan pantofel. Terlalu kuno. Pilih hitam atau coklat. Bila celana pilihanmu kurang gelap warnanya, maka pilih sepatu oxford hitam. Bila kamu memilih celana hitam, maka sepatu coklat masih oke. Jangan lupa, pakai kaos kaki hitam.

Baca juga: Dan bila sudah diterima bekerja, ini ada 7 gaya sepatu yang oke dipakai ke kantor

Gaya rambut

A photo posted by MR PORTER (@mrporterlive) on


Potongan rambut yang simple. Pendek, rapi. Cukur tipis semua kumis dan jenggot. Bila gaya rambutmu sudah gaul seperti laki-laki Jakarta kebanyakan, pastikan ditata dengan rapi untuk hari wawancara kerja. Rambut yang tercukur rapi memberi kesan segar pada wajahmu. Jadi meski jantung berdebar untuk wawancara, wajah segarmu cukup menjadi pengalih perhatian.

Kelengkapan Wawancara Kerja


Jangan tambah kegugupanmu saat wawancara kerja dengan membawa banyak hal saat harus pergi wawancara. Tak usah bawa tas bila perlu. Bawa map kulit yang biasa digunakan untuk menaruh berkas-berkas. Kecuali bila saat wawancara kerja kamu akan ditemani seseorang, maka kamu bisa titipkan tasmu padanya. Tapi bila berangkat wawancara kerja sendiri, pastikan setiap langkahmu santai dan tanpa beban. Membawa tas yang berisi banyak barang, hanya menambah pikiran lain. Akan kamu taruh di mana tasmu itu saat sudah duduk di ruang wawancara, misalnya.

Baca juga: tips berpakaian lainnya saat wawancara, tergantung bidang pekerjaanmu

Melamar pekerjaan di Jakarta seperti mengambil kesempatan dalam sebuah taruhan berhadiah besar. Tidak aneh bila di wawancara kerja pertamamu di Jakarta kamu ingin tampil sekeren mungkin. Ini bisa jadi satu-satunya kesempatan yang kamu miliki. Beri kesan yang maksimal sekalian. Go big, or go home.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza