• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Gadget
  • >
  • Benarkah Bodi Kaca Samsung Galaxy S7 & S7 Edge Mudah Retak?

Benarkah Bodi Kaca Samsung Galaxy S7 & S7 Edge Mudah Retak?

Apakah desain bodi kaca premium Samsung Galaxy S7 & S7 Edge mudah retak bila terjatuh? Mari kita lihat hasil uji ketahanannya.

Selain dilengkapi dengan OS Marshmallow, sertifikasi IP 68 (tahan debu dan air), fitur wireless charging, serta kamera 13 MP yang merupakan kamera smartphone terbaik saat ini, hal yang juga menjadi daya tarik dari Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge adalah desainnya yang super premium. Dengan dibaluti kaca Corning Gorilla Glass 4 yang merupakan salah satu kaca terkuat untuk smartphone saat ini, Galaxy S7 dan S7 Edge tampil mulus dan elegan .

Namun, dengan bodi kaca, kelicinan permukaan smartphone dapat menjadi ancaman utama para pengguna. Banyak yang melaporkan bahwa Galaxy S7 dan S7 Edge mudah tergelincir dari tangan ataupun saku, dan ketika terjatuh, kaca depan dan belakang smartphone ini ternyata mudah mengalami keretakan. Disamping itu, Samsung nggak memberi garansi penggantian bodi kaca Galaxy S7 dan S7 Edge, sehingga kamu harus merogoh kantong sekitar Rp 2.100.000 untuk Galaxy S7 dan Rp 3.500.000 untuk Galaxy S7 Edge untuk menggantinya!

Dengan harga Galaxy S7 dan S7 Edge yang nggak murah, yaitu sekitar 9 jutaan Rupiah dan 10 jutaan Rupiah Rupiah, tentu kamu akan semakin terbebani kalau tahu ternyata kualitas bodi kacanya cukup dipertanyakan. Untuk mengungkap kebenarannya, dalam artikel ini kami mengulas beberapa uji banting terhadap bodi kaca Galaxy S7 dan S7 Edge.

DROP TEST #1 : Corning Gorilla Glass 4


Pertama-tama, mari kita lihat uji coba terhadap Corning Gorilla Glass 4 yang menjadi kaca pelindung utama untuk Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge. Tampilan di atas merupakan uji coba pada laboratorium Corning Gorilla Glass 4 dengan mesin simulasi drop dari ketinggian satu meter.

Berdasarkan tampilan gambar tersebut, ketika dijatuhkan pada permukaan yang kasar (sejenis aspal) dari ketinggian satu meter, nggak ada calar atau goresan yang tampak pada layar. Walau terjadi pentalan kecil, nggak ada muncul retakan yang jelas. Uji drop dari ketinggian satu meter pada permukaan kasar, Gorilla Glass 4 dinyatakan lulus.

DROP TEST #2 : permukaan halus


Galaxy S7


Galaxy S7 Edge

Selanjutnya akan diulas daya tahan bodi kaca Galaxy S7 dan S7 Edge yang dijatuhkan dari ketinggian 1,5 meter pada permukaan keramik yang halus. Drop test pada ketinggian tersebut dimaksudkan untuk mensimulasikan rata-rata ketinggian smartphone yang jatuh dari tangan pengguna.

Pada gambar pertama, ketika Galaxy S7 dijatuhkan terjadi beberapa kali pentalan kecil, namun nggak ada calar atau retakan yang terlihat. Bahkan, layar sentuhnya masih menampilkan gambar yang jernih. Pada bagian belakang juga nggak terjadi kerusakan.

Pada gambar kedua, Galaxy S7 Edge juga mendapatkan hasil yang nggak jauh berbeda. Ketika dijatuhkan dari tangan, terdapat beberapa pentalan kecil namun nggak menunjukkan adanya bekas calar, bahkan retak. Drop test pada permukaan halus, lulus!

Baca juga: Samsung Galaxy S7 VS S7 Edge: Mana Yang Kamu Pilih?

DROP TEST #3 : permukaan kasar


Untuk lebih ekstrim, pada simulasi drop test ketiga Galaxy S7 Edge akan dijatuhkan pada permukaan yang lebih kasar, yakni pada trotoar berbahan beton dan aspal dari ketinggian yang sama, yaitu 1,5 meter.

Pada gambar di atas, Galaxy S7 Edge dijatuhkan tepat di permukaan trotoar yang nggak merata dan sedikit berlubang. Setelah memantul beberapa kali dan dicek, ternyata ada calar atau retakan yang tampak pada layar ataupun samping layar.

Namun pada bagian tombol, terdapat retakan yang sangat jelas terlihat. Untuk kamu yang mementingkan tampilan layar, uji coba bisa dikatakan lulus. Namun untuk kamu yang mengejar kesempurnaan, tentu Samsung Galaxy S7 Edge nggak lolos uji coba ini.

DROP TEST #4 : dengan proteksi case

Untuk uji drop test terakhir, Galaxy S7 akan dilengkapi dengan case, dan kemudian dijatuhkan pada permukaan bebatuan dari ketinggian lebih dari 1,5 meter.

Pada gambar di atas dapat dilihat bahwa nggak ada calar atau bahkan retakan sama sekali pada smartphone tersebut. Bukti yang cukup kuat bahwa dengan dilengkapi case yang sederhana sekalipun sudah dapat membuat perbedaan yang cukup besar.

Hampir semua kasus smartphone yang jatuh dan retak disebabkan karena bagian sudut smartphone yang terlebih dahulu membentur permukaan. Dengan adanya case yang menyelimuti setiap sudut, akan membuat bagian tersebut menjadi lebih tebal,sehingga kemungkinan terjadi retakan karena jatuh menjadi sangat kecil.

Jadi bagi kamu yang berminat untuk memiliki Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge namun masih ragu terhadap ketahanan layar dan punggung kacanya, nggak perlu terlalu khawatir. Jika kamu menjatuhkan smartphone pada permukaan lantai yang halus, bodi Galaxy S7 dan S7 Edge mungkin akan sedikit tercalar, namun tetap utuh. Namun, untuk permukaan lantai yang lebih kasar seperti aspal jalan, kemungkinan bodi Galaxy S7 dan S7 Edge mengalami keretakan sangat besar.

Oleh karena itu untuk menjaga gadget kesayangan kamu, sebaiknya lebih berhati-hati ketika menggenggam atau mengeluarkanya dari kantong. Untuk lebih aman, jangan lupa memasangkan case di Samsung Galaxy S7 dan S7 Edge kamu.

Sumber Gambar Utama: Maurizio Pesce

Categorised in: , ,

This post was written by Tommy Prayoga