• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Fashion
  • >
  • 4 Tempat Belanja Pakaian Sisa Ekspor yang Bikin Kamu Semakin Keren

4 Tempat Belanja Pakaian Sisa Ekspor yang Bikin Kamu Semakin Keren

Tampil gaya nggak harus dengan barang-barang baru atau mahal. Pakai baju sisa ekspor atau bahkan bekas yang masih layak pakai bisa juga kok!

Setelah baca apa saja yang perlu kamu tahu saat mau belanja baju sisa ekspor, saatnya pergi ke tempat belanjanya! Kalau ngomongin Jakarta, tempat belanja yang jual baju-baju begini lumayan banyak. Ya setidaknya ada 4 tempat lah yang wajib kamu kunjungi kalau mau belanja baju sisa ekspor atau yang bekas namun masih layak pakai sekalipun.

A photo posted by #isengfoto (@iseng.foto) on

Pasar Taman Puring, Jakarta Selatan

Kalau kamu sedang mencari sepatu kulit, tas, atau jaket yang berbahan sama, maka tujuanmu adalah Taman Puring di Jakarta Selatan. Ratusan kios sepatu laki-laki tersedia di sini. Mereka nggak cuma jual yang berbahan kulit saja, tapi juga sepatu kanvas, sneakers, atau jenis tas dan jaket lainnya. Oh, bahkan di sini juga ada yang jual sepatu boots yang bisa banget untuk kamu pakai ke kantor. Soal kualitas, nggak usah berharap yang kualitasnya super banget. Nggak setinggi itu makanya harganya masih terjangkau banget. Tapi, ya cukuplah untuk sekadar tampil keren di hadapan gebetan. Yang terpenting, pintar-pintar saja memilih dan menawar barang yang jadi incaran.  

A photo posted by @budhelin on

Pasar Baru (Passer Baroe), Jakarta Pusat

Tempat satu ini juga salah satu legenda tujuan belanja pakaian bekas atau sisa ekspor yang masih berkualitas bagus, dan harganya miring. Bayangin saja, Pasar Baru ini sudah ada sejak tahun 1820! Pas Imam Bonjol lagi Perang Padri, beberapa orang justru asik belanja barang-barang di sini.

Kalau mau belanja di Pasar Baru, tentu saja kita harus bisa memilih dengan hati-hati dan mau menawar. Bawa saja pasanganmu kalau kamu nggak jago nawar. Tempat ini bisa dibilang gudangnya sisa ekspor dan produk fashion bekas yang masih jadi andalan banyak orang.

Kini dengan dukungan pendingin ruangan, kamu bisa meluangkan waktu yang lama untuk mengulik-ulik tumpukan sisa ekspor atau barang bekas sampai kamu bisa menemukan yang kamu suka. Plus, di sekeliling kamu banyak tempat seru untuk jajan yang bakal bikin kamu kekenyangan.

Pasar Senen, Jakarta Pusat

Kunci mendapatkan barang-barang yang bagus tentu kegigihan untuk mencarinya di dalam tumpukan yang banyak. Ini bisa terjadi bila kamu berkunjung ke Pasar Senen. Meski menjual baju bekas dan juga sisa ekspor, tempat ini sudah terkenal bisa jadi surga belanja buat mereka yang cari baju-baju unik dengan harga super miring. Nggak heran kalau tempat ini jadi favorit banyak fashion editor dan fashion blogger untuk mencari baju bekas yang unik-unik tapi bermerk dan masih dalam kondisi cukup bagus. Bila fashion blogger dan pekerja fashion saja banyak belanja di sini, kamu pun wajib ke sini. Tentu, semua bisa kamu dapatkan dengan harga miring. Datang lebih pagi, supaya waktumu cukup untuk berbelanja.  

A photo posted by Fajar Judadi (@jvdadi) on

Pasar Ular, Jakarta Utara

Dekat dengan pelabuhan Tanjung Priok, kabarnya Pasar Ular adalah surga lain barang-barang sisa ekspor yang masih layak pakai tentunya. Kalau dilihat dari bentuknya, Pasar Ular memang kelihatan seadanya banget. Tapi jangan salah, tempat ini ramai banget kalau menjelang hari raya.

Bila beruntung, kamu bisa dapat barang-barang orisinil alias asli dengan harga miring di sini. Celana, kaos, sepatu, kemeja, tas, hingga jaket bisa ditemukan di sini. Meski cacat sedikit, nggak sedikit barang-barang di Pasar Ular berkualitas impor yang kabarnya dibawa oleh ABK (anak buah kapal) yang habis berlayar dari luar negeri. Cacat sedikit nggak masalah, asal masih terlihat oke saat dipakai kan?

Saran kami, lupakan pakai baju super keren kalau belanja di sini. Pakai celana pendek dan kaos polos saja sudah cukup. Biar bisa dapat harga lebih murah!

Baca Juga:
Biar Lebih Santai, Pakai Sneakers Saja saat Belanja di sana!
Kalau Nggak Mau Panas-Panasan ke sana, Belanja Online Saja!

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza