• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Hobbies
  • >
  • Bikin Bangga, Ternyata Film Animasi Ini Buatan Indonesia

Bikin Bangga, Ternyata Film Animasi Ini Buatan Indonesia

Nggak disangka, ternyata beberapa film animasi ini asli bikinan Indonesia. Bahkan beberapa di antaranya berhasil menang penghargaan di luar.

Bicara soal film animasi, ternyata anak bangsa udah banyak yang punya skill hebat dan gak kalah canggih sama luar negeri. Kehebatan animator asal Indonesia sendiri udah banyak diakui sama Hollywood. Masih ingat film The Adventures of Tintin garapan Steven Spielberg? Animator utamanya adalah Rini Sugianto asal Indonesia. Selain itu ada Griselda Sastrawinata, seorang Visual Development Artist di Walt Disney Studios yang ternyata asal Indonesia dan ikut menggarap film Moana. Ada juga Pierre-Louis Padang Coffin, anak dari novelis kondang Indonesia, NH. Dini, adalah pencipta tokoh Minion dalam film Despicable Me.

Di tanah air sendiri, sekarang udah banyak bermunculan rumah produksi yang menggarap film-film animasi. Bahkan studio animasi ini tersebar di kota-kota kecil, nggak hanya di kota besar seperti Jakarta. Karya para studio animasi lokal ini ternyata udah layak disejajarin sama karya animasi luar negeri. Nggak percaya? Coba aja tonton film animasi karya anak bangsa berikut ini.

Sing to the Dawn (Meraih Mimpi)

Sing-to-the-Dawn

Film animasi yang diadaptasi dari novel berjudul Sing to the Dawn ini pertama diluncurkan dalam versi Bahasa Inggris untuk pemirsa di Singapura. Walau begitu, film animasi 3D ini dibuat di Indonesia, tepatnya oleh studio animasi Infinite Frameworks (IFW) di Batam. Sukses di Singapura, akhirnya film ini diputar di beberapa negara, yaitu Korea, Malaysia dan Rusia. Bahkan diputar di Pusan International Film Festival di Korea Selatan dan American film Market di Santa Monica, AS. Film yang berkisah tentang perjuangan seorang gadis bernama Dana bersama adiknya untuk membasmi keserakahan penguasa kejam di kampung halamannya. Film ini akhirnya dibuat versi Indonesia dengan judul Meraih Mimpi dan diisi suara oleh Gita Gutawa, Shanty, Ria Irawan, Surya Saputra hingga Jajang C. Noer.

Baca juga: 7 Film Studio Ghibli yang Wajib Kamu Tonton

Battle of Surabaya

Battle-of-Surabaya-3

Aryanto Yuniawan, sutradara film Battle of Surabaya ini berhasil menampilkan pertempuran sengit di Surabaya pada 1945 yang penuh nilai sejarah dalam format animasi 2D. Film yang diproduksi sama MSV Pictures ini ngelibatin sekitar 180 animator Indonesia dari berbagai tingkatan, mulai dari level mahasiswa AMIKOM, para dosen, alumnus, hingga para animator profesional. Kolaborasi ini berhasil ngebawa film animasi ini menang berbagai penghargaan internasional, di antaranya Grand Prize di Seoul International Cartoon & Animation Festival 2016 dan People’s Choice Award di International Movie Trailer Festival (IMTF) 2013.

Petualangan si Adi

Petualangan-si-Adi

Film animasi dengan format 3D ini digarap sama Batavia Pictures dengan menggandeng 50 siswa terpilih dari 10 SMK seluruh Indonesia. Walau begitu, hasilnya nggak kalah keren dibanding karya para animator profesional. Batavia Pictures memang udah beberapa kali memproduksi film-film animasi 3D sebelum ini. Film bergenre fantasi ini mengisahkan seorang anak SMK yang cerdas dan mandiri bernama Adi. Kamu bakal dibawa ke petualangan Adi yang seru, penuh fantasi dan kadang dibumbui humor yang akan bikin kamu -paling nggak- tersenyum.

Baca juga: 4 Film Yang Bakal Bikin Kamu Lapar Setelah Selesai Menontonnya

Samufly

samufly

Idenya konyol, gambar tokohnya dibuat simpel dengan latar belakang penuh warna. Film animasi ini bakal bikin kamu seperti masuk dalam dunia… lalat. Ya, kisah tentang tiga pendekar lalat kreasi dari PT. Animasi Kartun Indonesia (Dreamtoon) ini menarik buat ditonton. Dari teknik animasi yang dibuat, film ini bisa disejajarin sama film-film animasi yang ditayangin di Nickelodeon. Bahkan nyaris nggak nyangka kalo Samufly ini ternyata bikinan anak bangsa. Ketiga pendekar lalat ini justru cinta sama kebersihan, mereka selalu berhadapan dengan Sinister Gank yang selalu berusaha bikin dunia agar lebih kotor. Alur cerita yang kadang dibikin nyeleneh ini cukup menghibur buat ditonton semua kalangan.

Pada Suatu Ketika

Pada-Suatu-Ketika

Film animasi pendek yang dikasih judul Pada Suatu Ketika ini mendadak jadi viral di media sosial hingga ke luar negeri. Film animasi CGI karya Lakon Studio ini nunjukin kalo para animator lokal pun sanggup nyiptain animasi CGI seperti Transformers. Dalam film berdurasi 4 menit 10 detik ini, terlihat suasana kampung yang mendadak gempar karena kedatangan pesawat ruang angkasa yang bisa ngubah kendaraan dan perangkat elektronik jadi sebuah robot bak Transformers. Detil animasi ini begitu halus sampe kamu bakal dibuat kagum dengan hasil akhirnya. Film ini jadi banjir pujian, sampe-sampe situs film luar negri, twitchfilm.com bilang kalo Indonesia punya bibit-bibit animator yang penuh talenta.

Nah, biar kamu nggak ketinggalan, coba aja luangkan waktu di akhir pekan ini buat nonton salah satu film animasi karya anak bangsa di atas, biar kamu makin bangga sama Indonesia.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza