Awas Jangan Terjebak Mitos Diet Yang Menyesatkan!

Pengen langsing tapi berat badan kamu malah naik? Jangan-jangan kamu kejebak mitos-mitos diet yang menyesatkan ini!

Siapa pun yang ingin mulai diet, pasti memulai dengan ngumpulin berbagai macam tips diet buat bekal diet. Tapi, tanpa kamu sadari, ternyata banyak tips diet yang berseliweran justru cuma sekadar mitos yang menyesatkan. Cari tahu mana aja mitos yang salah kaprah biar kamu nggak kejebak tips yang nggak bener.

Mitos #1: Kamu bisa makan apa pun yang kamu mau, asalkan rutin berolahraga

Mitos-1

Fakta: Sayangnya, satu setengah jam berlatih di gym dan treadmill, nggak bakal bisa membakar semua lemak dari sepotong bolu cokelat, french fries, dan beberapa gorengan yang kamu jadiin cemilan. Intinya, nggak mungkin kamu nebus banyaknya lemak yang kamu makan dengan olahraga, kecuali kamu punya waktu setengah hari setiap hari, buat latihan di gym.

Mitos #2: Jangan makan setelah jam 8 malam

Mitos-2

Fakta: Nggak masalah jam berapa kamu makan, yang terpenting adalah asupan kalori yang kamu telan. Makanan yang kamu makan di malam hari nggak langsung diolah tubuh jadi lemak. Jadi, ngasih jeda untuk nggak makan sebelum tidur nggak ngebantu kamu nurunin berat badan. Justru yang perlu kamu perhatiin adalah kebiasaan buruk makan enak di malam hari yang jelas mengandung banyak kalori.

Mitos #3: Kamu boleh makan banyak selama itu adalah makanan sehat

Mitos-3

Fakta: Ingat, makanan sehat juga mengandung kalori, gula, sodium dan lemak. Roti gandum, alpukat, mede, kacang, buah kering, oatmeal, jus segar, semua itu adalah makanan sehat. Tapi nggak berarti semuanya terbebas dari kalori. Bahkan beberapa bisa dibilang cukup tinggi. Setengah buah alpukat aja udah mengandung 161 kalori.

Baca juga: 7 Suplemen yang Bisa Bikin Lemak Kamu Minggat

Mitos #4: Makanan ringan lebih baik daripada makanan berat

Mitos-4

Fakta: Makanan ringan mungkin mengandung kalori atau lemak yang lebih sedikit. Tapi bukan berarti mereka nggak terbebas dari sodium, bahan kimia tambahan, dan pemanis buatan. Nggak hanya itu, ketika orang ketemu sama makanan ringan, mereka cenderung makan lebih banyak, yang artinya bakal ngelebihi konsumsi kalori dari makanan berat.

Mitos #5: Untuk nurunin berat badan, kamu perlu memotong drastis asupan kalori

Mitos-5

Fakta: Memang ketika kamu mencoba ngejaga asupan kalori per hari di bawah 1200 kalori, kamu bisa nurunin berat badan. Tapi tubuh kamu akan merasa kelaparan, dan menurut penelitian, mereka yang tersiksa dalam diet dan merasa kelaparan cenderung akan kembali naik berat badannya setelah diet selesai. Bahkan mereka yang ngejaga asupan kalori per hari di bawah 800, cenderung terkena masalah pencernaan dan asam lambung.

Baca juga: Diet tanpa Garam untuk Turun Berat 8 Kilo, Tertarik Coba?

Mitos #6: Kopi bisa ngebantu nurunin berat badan

Mitos-6

Fakta: Kafein dalam kopi memang bisa bertindak sebagai penekan nafsu makan dan pendorong metabolisme. Tapi minum dua gelas kopi sehari nggak bakalan ngefek sama penurunan berat badan kamu. Bahkan minum kopi kebanyakan –misalnya sampai empat atau lima gelas sehari– bisa bikin kamu gelisah, susah tidur, jantung berdebar dan naiknya tekanan darah. Sementara nambahin krim dan gula lebih banyak malah bisa nambahin berat badan kamu.

Mitos #7: Nggak makan sebelum olahraga bakal ngebakar lebih banyak lemak

Mitos-7

Fakta: Tanpa bahan bakar yang pas, kamu nggak bakal bisa berolahraga dengan optimal. Yang lebih parah, olahraga dalam keadaan perut kosong bisa bikin gula darah kamu turun dan bikin mata kamu berkunang-kunang. Ditambah lagi, saat kamu selesai olahraga, kamu bakal ngerasa kelaparan, yang bikin kamu jadi makan lebih banyak dari biasanya.

Jadi, kalo kamu pengen menurunkan berat badan, akan lebih baik konsultasi sama dokter atau ahli gizi. Tujuannya supaya kamu dibuatkan program yang tepat dan pas sama kebutuhan tubuh kamu. Setiap orang punya kebutuhan kalori yang berbeda-beda saat diet. Good luck guys!

Categorised in: ,

This post was written by Kak Moza