• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Gadget
  • >
  • 4 Alasan Mengapa Banyak Orang yang Meninggalkan Produk Apple

4 Alasan Mengapa Banyak Orang yang Meninggalkan Produk Apple

Terima kenyataan, ternyata ada banyak halangan yang membuat penjual produk Apple semakin merosot.

Hai, para Apple fanboy! Kamu tahu nggak sih sekarang semakin banyak orang yang meninggalkan produk Apple loh! Coba lihat deh teman-temanmu, pasti ada aja yang beralih dari iPhone ke Android ataupun dari MacBook ke merek laptop lainnya. Benar kan?

Kalau kamu nggak percaya, buktinya aja penjualan iPhone menurun 16.3% pada quarter kedua tahun ini. Kalau kamu nggak terima (peace!), coba simak artikel ini sampai kelar dan kamu pasti bakal ngerti kenapa!

1. Harga “eksklusif”

Alasan Mengapa Banyak Orang yang Meninggalkan Produk Apple harga mahal

Siapa lagi sih yang nggak tahu kalo harga produk Apple selalu begitu “eksklusif”? Contoh seri iPhone 7 saja rata-rata harganya sudah 10 jutaan. Kalau duit segitu dipakai buat beli smartphone Android lain, kembaliannya saja cukup buat beli satu laptop baru! Kan sayang kalau cuman dipakai buat beli sebuah iPhone!

Coba lihat lagi MacBook, dengan harga sekitar 17 jutaan, mungkin sebagian orang mikir itu mah sudah cukup buat beli satu laptop Asus + satu laptop Lenovo! Iya sih, memang dari segi desain dan kualitas produk, Apple selalu tampil optimal, tapi kamu perlu tahu kalau sekarang merek lain dengan desain dan kualitas oke bukan cuman Apple loh, guys.

2. Software yang mulai kalah saing

Alasan Mengapa Banyak Orang yang Meninggalkan Produk Apple software kalah saing

Salah satu nilai jual produk Apple adalah software eksklusif yang hanya tersedia di produk buatannya. Tapi semenjak beberapa perusahaan software besar seperti Microsoft dan Google semakin kuat dan produk mereka semakin bagus, software dari Apple semakin hari juga bisa semakin kalah saing loh!

Contoh pertama, lihat saja pada iWork dengan Microsoft Office. Banyak pengguna Apple yang terpaksa harus memasang Microsoft Office karena lebih banyak orang yang menggunakan produk Microsoft dibandingkan produk Apple.

Ya kalau kamu tinggalnya di US, masih mungkin teman sekantormu dominan pakai MacBook dibanding merek lain. Tapi ini Indonesia, lho! Kondisi itu nggak mungkin terjadi. Makanya MacBook-mu tetap harus bisa baca file dari Microsoft Office kan.

Contoh lainnya adalah Apple Maps yang bisa dibilang cukup kacau saat diluncurkan. Sampai Tim Cook sang CEO harus minta maaf kepada publik. Memang sih sekarang Apple Maps sudah banyak berubah dan berkembang, tapi apakah Apple Maps sudah bisa menyaingi Google Maps khususnya bagi pengguna di Indonesia? Coba kamu nilai sendiri deh.

3. Ekosistem sendiri

Alasan Mengapa Banyak Orang yang Meninggalkan Produk Apple ekosistem sendiri

Produk Apple selalu disebut unik dan menarik karena salah satu khasnya adalah mempunyai ekosistem sendiri. Sebagai Apple fanboy, kamu pasti tahu kan tentang hal itu.

Akan tetapi apakah semuanya seindah itu? Realitanya adalah jika kamu cukup “kaya” dan bisa membeli semua produk Apple, serta kamu berteman dan berkeluarga dengan pengguna Apple lainnya, maka ekosistem itu akan berupa sebuah keunggulan. Namun bila bukan, maka ekosistem itu hanyalah sebuah kesulitan bagi kamu yang menggunakan satu produk Apple.

Kenapa begitu? Pasti sering kan disaat iPhone atau iPad kamu lowbat dan butuh pinjam power bank atau charger. Eh ya! Temanmu nggak ada yang pakai produk Apple jadi colokannya nggak cocok semua! Sedih ya? Padahal, bila kamu pengguna smartphone lain seperti Android, kamu dapat dengan mudah mendapatkan power bank dan juga kabelnya. Sangat beda dengan pengguna iPhone ya.

Bagaimana dengan pengguna MacBook? Pasti pernah kan saat mau copy file dari teman, eh tahu-tahu flashdisk-nya nggak kebaca! Apalagi kalau itu terjadi disaat urgent, pasti tambah kesal ya. Iya sih, bisa jadi ada yang bilang nggak apa-apa kok, kamu cukup instalasi aplikasi tertentu, nanti sudah bisa kok.

Tapi kan, itu nggak semua orang tahu, dan gimanapun, itu kan menambah kerjaan. Belum lagi pas dalam kondisi urgent dan kamu nggak punya internet buat download aplikasi yang dibutuhkan! puk-puk

Baca juga: Apple AirPods, Headset Futuristik Terbaru Dari Apple

4. Steve Jobs

Alasan Mengapa Banyak Orang yang Meninggalkan Produk Apple steve jobs

Sumber: Wikimedia

Hiks!

Tanpa Steve Jobs, Apple nggak membawa kejutan baru kepada para fanboy. Mungkin satu-satunya yang lebih fresh cuman Apple Watch (dan mungkin AirPods?), tapi itu juga nggak terlalu dianggap wow sebenarnya.

Gimana nggak kecewa ya, Apple dulu selalu dikenal dengan perusahaan paling inovatif. Tapi sekarang, kayanya inovasinya semakin hari semakin minim. Dengan kata lain, disaat kemampuan berinovasi ini hilang, karakter Apple sepertinya juga pelan-pelan memudar. Nggak se-hits dulu lagi ya.

Selain masalah itu, gaya kerja Tim Cook juga cukup berbeda dengan Steve Jobs. Contohnya, Apple dibawah pimpinan Tim Cook menjadi lebih PR-friendly, investor-friendly, dan juga lebih peduli dengan proyek sosial.

Nggak hanya itu, Tim Cook juga lebih agresif dalam melakukan akuisisi, salah satunya adalah membeli Beats Electronics dengan 3 miliar dollar AS. Masalahnya, akuisisi yang dilakukan Tim Cook nggak terlalu dianggap positif, ada yang menganggap itu seperti lagi membeli inovasi, sesuatu yang nggak bakal dilakukan Steve Jobs kalau dia masih hidup.

Nah, maka itu jangan berkekeh cuman harus pakai produk Apple, coba kasih dirimu satu kesempatan buat nyobain merek lain. Kamu bisa temukan smartphone Android kece dengan harga dan merek apapun disini loh, bahkan dengan cicilan 0%!

Categorised in: ,

This post was written by Selvi Nelin