• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Lifestyle
  • >
  • 5 Pulau Ini Bakal Bikin Kamu Ngerasa Liburan Ke Pulau Pribadi

5 Pulau Ini Bakal Bikin Kamu Ngerasa Liburan Ke Pulau Pribadi

Cobain deh, sesekali ‘ngabur’ dari Jakarta buat berkunjung ke salah satu pulau di Kepulauan Seribu. Bener-bener mirip pulau pribadi lho.

Buat kamu yang tinggal di wilayah Ibu Kota, beruntung banget karena kamu bisa berwisata ke Kepulauan Seribu. Kamu bisa ngeluangin waktu weekend kamu buat berkunjung ke salah satu pulau di Kepulauan Seribu ini. Kalo kamu pengen nyari tempat yang lebih private, sebenernya masih banyak pulau lain yang belum terlalu terekspos banyak orang. Namanya juga Kepulauan Seribu, udah pasti masih banyak pulau-pulau yang belum terjamah banyak wisatawan. Nah, berkunjung ke beberapa pulau yang belum mainstream ini bakal bikin kamu berasa liburan ke pulau terpencil atau pulau pribadi! Karena banyak yang bisa kamu eksplor tanpa harus diganggu wisatawan lain.

Pulau Karang Congkak

Cara ke sini: Naik kapal dari dermaga Kali Adem, Muara Angke ke Pulau Pramuka, lalu sewa kapal buat ke pulau Karang Congkak.

Lama perjalanan: Sekitar 3 jam 45 menit

Biaya: Rp92.000 pulang/pergi pulau Pramuka + Rp800.000-an (nego/tergantung jenis kapal) untuk sewa kapal ke Karang Congkak (semakin banyak rombongan kamu, semakin murah biayanya).

Pulau ini luasnya paling cuma sekitar dua kali lapangan bola. Karena nggak berpenghuni, pulau ini nggak dilengkapi dengan dermaga. Akibatnya, kapal nggak bisa terlalu deket sama pantai. Ini artinya, kamu musti nyemplung dan jalan di air dari tempat perahu atau kapal berhenti. Pulau ini memang cocok buat camping, karena memang nggak ada tempat nginep yang disediain. Bener-bener seperti nggak terjamah deh! Makanya kamu bisa puas nikmatin seluruh pulau ini tanpa gangguan. Selain camping, kamu bisa mancing dan snorkeling. Kamu bisa liat juga matahari terbenam di sisi barat pulau. Bakal takjub sama keindahan alam di sekitar pulau ini.

Baca juga: Aksesori Ponsel Wajib Saat Liburan Ke Pantai

Pulau Air

Cara ke sini: Naik kapal dari dermaga Kali Adem, Muara Angke ke Pulau Pramuka, lalu sewa kapal kecil atau ojek kapal ke pulau Air.

Lama perjalanan: Kurang lebih 4 jam

Biaya: Rp92.000 pulang/pergi pulau Pramuka + Rp500.000 – Rp800.000 (nego/tergantung jenis kapal), akan lebih murah bila kamu share harga kapal dengan temen-temen atau pengunjung lain.

Pulau ini juga nggak berpenghuni dan banyak ditumbuhin semak belukar, tapi ada bagian di mana kamu bisa mendirikan tenda bareng temen-temen kamu di sini. Pulau ini terpisah menjadi dua bagian dengan aliran air seperti sungai yang membelah pulau di tengahnya. Aliran ini memang sengaja dikeruk biar membentuk semacam celah yang cantik untuk ngelewatin tengah pulau kecil ini. Kamu bisa liat indahnya air berwarna hijau kebiruan di sekitar pulau berpasir putih bersih yang dihiasi dengan terumbu karang serta berbagai jenis ikan-ikan kecil. Kamu bisa nyewa peralatan snorkeling dari pulau pramuka buat dibawa ke pulau ini.

Pulau Kotok

A post shared by Andriana (@nanandriana) on

Cara ke sini: Naik kapal dari dermaga Kali Adem, Muara Angke ke pulau Pramuka, lalu lanjutin dengan nyewa kapal kecil ke pulau Kotok.

Lama perjalanan: Kurang lebih 4 jam.

Biaya: Rp92.000 pulang/pergi pulau Pramuka + Rp30.000 per orang (kalau penumpangnya banyak), atau sekitar Rp500.000 jika penumpang sedikit.

Nggak banyak orang yang tau atau sering berkunjung ke pulau Kotok. Karena itulah walau dulunya ada penginapan di pulau ini, sepertinya sudah lama nggak keurus. Makanya mereka yang tau akan keindahan pulau Kotok ini lebih memilih camping di pulau yang nawarin kamu pemandangan eksotik ini. Kalau kamu mutusin buat camping di sini, kamu bakal dikenain biaya sekitar Rp30.000 per orang. Sekitar 150 sampe 200 meter dari tepi pantai pulau Kotok, kamu bisa memulai petulangan kamu bersnorkeling sambil nikmati indahnya alam bawah laut di seputar pulau Kotok. Tapi hati-hati ya, karena di sekitar pulau ini, banyak terdapat bulu babi.

Baca juga: 5 Spot Keren Buat Mengejar Sunset

Pulau Semak Daun

A post shared by Annie Nugraha (@annie_nugraha) on

Cara ke sini: Naik kapal dari dermaga Kali Adem, Muara Angke ke pulau Pramuka, lalu lanjutin dengan nyewa ojek perahu ke pulau Semak Daun.

Lama perjalanan: Sekitar 4 jam.

Biaya: Rp92.000 pulang/pergi pulau Pramuka + Rp300.000 hingga Rp800.000 per kapal (tergantung jenis kapal dan jumlah penumpang) biasanya sudah termasuk alat snorkeling.

Pulau ini nawarin view sunset dan sunrise yang bakal bikin kamu merinding. Karena kecilnya pulau ini, jadi kamu bisa nyaksiin kedua proses tersebut, baik terbit maupun tenggelamnya matahari di kedua ufuk. Kamu bakal ngeliat gugusan terumbu karang dan koral yang indah di sekitar pulau. Walau udah ada dermaga buat kapal kecil berlabuh, tapi di pulau ini belum ada penginapan. Jadi kamu musti bawa tenda buat camping di pulau ini dan bayar retribusi sebesar Rp10.000. Tapi jangan khawatir, di sini ada fasilitas toilet buat kamu yang berkemah.

Pulau Sepa

Cara ke sini: Naik speedboat dari dermaga 19 di Marina, Ancol langsung ke pulau Sepa.

Lama perjalanan: 1,5 – 2 jam.

Biaya: Udah termasuk dalam paket penginapan termurah, atau sekitar Rp400.000an tergantung jenis kapal dan jumlah penumpang.

Ini adalah salah satu pulau terindah di gugusan Kepulauan Seribu, pasirnya masih putih dan indah. Tapi nggak tau kenapa, pulau ini nggak setenar pulau-pulau lainnya. Mungkin karena kalo mau nginep, kamu musti beli paket penginapan yang disediain pengelola resor pulau ini. Secara infrastruktur, pulau Sepa nyediain fasilitas yang cukup lengkap, dan berbagai aktivitas seperti banana boat, jetski, flying fox, diving, snorkeling sampe mancing. Kalo kamu nggak berniat nginep di pulau ini, kamu bisa pulang pergi buat nikmatin keindahan pulau dan fasilitasnya aja, dengan cukup membayar Rp75.000 untuk tanda masuk pulau.

Banyak orang yang nyepelein Kepulauan Seribu karena letaknya yang mungkin dianggap nggak terlalu jauh dari Jakarta. Padahal Kepulauan Seribu ini nawarin banyak keindahan alam bawah laut dan pantai yang manjain mata, nggak kalah sama pulau-pulau di daerah lain di Indonesia.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza