• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Fashion
  • >
  • 5 Hal yang Harus Dipikirkan Sebelum Belanja Pakaian

5 Hal yang Harus Dipikirkan Sebelum Belanja Pakaian

Faktanya, limbah pakaian adalah limbah nomor dua terbanyak di dunia. Untuk menguranginya, coba pikirkan hal ini sebelum belanja pakaian.

Sebenarnya, dengan menyadari dan memiliki pertimbangan-pertimbangan khusus sebelum belanja pakaian itu bukan hanya bagus untuk kantong, tapi juga alam sekitar kita. Karena pakaian adalah salah satu kebutuhan utama dalam hidup, nggak berarti kita bisa menghambur-hamburkan uang supaya punya banyak celana atau baju. Begitu banyaknya limbah tekstil atau pakaian di dunia ini, akhirnya berujung pada pembuangan uang dan kain. Jadi, ini adalah pola pikir yang bisa kita ubah sebenarnya. Asal mau belajar dan memahami kegunaan pola pikir seperti ini.

Bagaimana kondisi lemari pakaianmu sekarang

Ini yang harus dipikirkan semua orang sebenarnya sebelum mencari trend baru, untuk ditambahkan ke lemari. Begitu banyak pakaian yang kita punya, pasti ada sebenarnya yang mungkin sudah setahun tak kita pakai. Kalau sudah begitu, itu sudah masuk golongan harus disumbangkan. Bersihkan lemarimu. Bukan hanya untuk pakaian baru saja, yang jelas untuk membuat sirkulasi yang sehat juga di lemari.

Mungkin sudah punya?

A post shared by robberystones (@robbery_scnd) on

Saat kita berbelanja, sementara pakaian di lemari banyak tak terpakai, kemungkinan paling besar adalah kita sebenarnya sudah punya pakaian itu tapi yang lama akhirnya tersembunyi di lemari. Kegunaan membersihkan lemari yang paling utama: menemukan pakaian-pakaian yang kita pikir hilang, atau bahkan ketemu duit di kantong celana atau baju. Lumayan, kan?

Baca juga: Nih juga penting, tips untuk tampil kece tanpa jadi kere.

Selalu beli yang utama/ yang klasik

A post shared by Wardrobe (@cwardrobe03) on

Meski ada yang bilang, kaos-kaos standar seperti putih, hitam atau abu-abu adalah sesuatu yang harus kita punya dalam jumlah banyak, justru sebenarnya saat belanja itu selalu incar barang-barang yang klasik. Yang tak termakan trend. Jadi, kalau ketemu jeans atau jaket yang oke dan kamu yakin bisa memakainya sampai 10 tahun lagi karena modelnya akan tahan lama, nggak usah pikir panjang. Beli!

Ketimbang belanja baru melulu coba belanja barang second

A post shared by @thrift1n on

Belanja barang second memang nggak untuk semua orang, tapi sedikit orang sadar bahwa rajin belanja vintage membantu mengurangi cepatnya produksi limbah tekstil atau kain. Orang-orang sudah bahagia dengan harga kaos yang murah. Tapi nggak sadar, bahwa bandrol harga murah itu juga artinya bahannya jelek, cepat rusak. Nah, serunya belanja di secondhand store? Bisa ketemu barang bermerek dengan harga super miring. Kalau rajin ngubek-ngubek pastinya.

Baca juga:Ini tempat belanja sisa ekspor di Jakarta, murah meriah dan gaya.

Belanja merek lokal mulai sekarang

Zaman sekarang, sudah banyak merek pakaian lokal yang berkualitas bagus. Seperti semua yang kita lihat di matahari department store. Mengapa belanja merek lokal baik untuk lingkungan? Semua pakaian impor itu dibawa ke tanah air dengan kapal dan pesawat, sudah pasti ada polusi yang dibuang di air maupun langit. Jadi saat kita membeli produk lokal, risiko atau imbasnya pada lingkungan tentu jauh lebih sedikit. Nggak pernah berpikir sejauh ini?

Sebenarnya nggak susah untuk bisa lebih perhatian dengan pola berbelanja pakaian kita, asal mau belajar dan terus mengingat-ingat poin penting di atas. Terus camkan, limbah tekstil posisinya nomor dua terbanyak di dunia. Lihat isi lemari pakaianmu.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza