5 Formasi Futsal yang Paling Sulit Dikalahkan

Kamu suka main futsal? Kalau iya, formasi futsal ini bakalan berguna banget buat kamu coba terapkan bersama tim kamu biasa bermain.

Kenapa? Karena kunci jadi tim futsal tangguh adalah menjalankan taktik dan strategi yang rajin dilatih. Hanya mengandalkan kepiawaian salah satu pemain saja bakal jadi mimpi buruk buat tim kamu, tiap kali bertanding melawan tim lain.

Nah, mengingat permainan futsal hanya melibatkan lima orang dalam satu tim, tentu saja kamu tidak bisa menerapkan formasi sepak bola yang sudah akrab dikenal seperti 4-4-2 atau 4-3-3. Olahraga permainan yang tercatat berawal dari Uruguay ini memiliki ramuan formasi sendiri, baik itu untuk menyerang atau bertahan.

Apa saja? Cek ulasannya berikut ini:

2-0-2

Formasi klasik ini bisa dibilang yang paling lazim diterapkan dalam permainan futsal. Kamu sendiri pasti sudah familiar dengan pola yang menempatkan 2 pemain bertahan dan 2 penyerang ini. Biarpun pasaran, strategi sederhana ini dianggap salah satu yang paling aman dan kokoh.

Dalam menjalankan taktik ini, 2 penyerang bisa turut membantu pertahanan, dan 2 pemain bertahan pun kerap terlibat aktif dalam memutar alur serangan. Kuncinya, tim yang memakai formasi ini mesti mampu bermain dengan tempo konstan, nggak lambat, tapi juga nggak kenceng di awal, lalu kendor di akhir. Usahakan dominan dalam penguasaan bola (ball possession).

3-0-1

foto-futsal-2

Jika tim lebih perlu bertahan, formasi ini mungkin cocok untuk diterapkan; bisa saat awal pertandingan, untuk mencegah lawan mencetak gol lebih dulu sampai mereka mulai lelah dan kamu bisa mengambil kesempatan menyerang balik, atau ketika tim kamu unggul dan pertandingan sudah hampir selesai.

Yang perlu diingat, formasi ini membutuhkan tim yang memiliki pemain dengan kemampuan fisik dan penguasaan bola yang prima secara merata. Kalau tidak, bisa-bisa rencana bertahan kamu malah jadi kesempatan buat lawan menyerang habis-habisan dan mencuri banyak gol.

Baca juga: 4 Game Sepak Bola Terbaik yang Wajib Kamu Download Kalau Kamu Ngaku Penggila Bola

2-1-1

Taktik ini biasa digunakan tim yang berencana mengendalikan serangan dari pertahanan, lewat serangan balik (counter attack). Bisa dibilang, formasi ini mirip dengan 3-0-1, hanya saja menempatkan salah satu pemain maju ke lini tengah untuk mengatur ritme permainan. Si pemain tengah mesti cukup cakap bertahan, tapi juga memiliki naluri menyerang yang tajam.

Pada formasi ini, si pemain tengah itulah yang jadi kuncinya. Istilah kerennya, playmaker. Ia mesti jago menjaga tempo permainan, cermat bertahan dan cerdik melihat peluang untuk melancarkan serangan balik.

1-1-2

NEWCASTLE-UPON-TYNE, ENGLAND - JUNE 7: Sam Murphy of England in action with Franz Rafal of Poland during the Futsal 4-Nation Tournament match between England and Poland at Northumbria University on June 7, 2013 in Newcastle-upon-Tyne, England. (Photo by Paul Thomas - The FA/The FA via Getty Images) *** Local caption *** Franz Rafal; Sam Murphy

Tapi kalau tim kamu lebih suka melakukan serangan penuh, cobain aja formasi ini. Posisi 2 penyerang dan 1 pemain tengah sudah cukup menjelaskan agresivitas tim yang memilih bermain dengan taktik ini.

Banyak juga yang bilang kalau strategi ini pas untuk diterapkan dalam permainan futsal modern, yang dikenal memiliki tempo cepat dan membuat ruang permainan jadi lebih sempit; sehingga tak ada waktu untuk memikirkan strategi bertahan atau serangan balik. Kelemahan formasi ini, tentu saja pertahanan. Kalau tim lawan jago menerapkan serangan balik, tim kamu mesti siap-siap mundur cepat untuk kembali memperkuat pertahanan.

Baca juga: 5 Olahraga yang Akan Dominasi Tren Kebugaran 2017

4-0-0

foto-futsal-5

Gampangnya, formasi ini semacam mengadopsi strategi Total Football khas tim nasional Belanda, yang dikenal dengan gaya bertahan dan menyerang bersama-sama. Jika tim kamu punya pemain yang kuat bertahan dan menyerang, serta memiliki skill yang merata, formasi ini bakalan mujarab dan bikin tim lawan kewalahan.

Tantangan buat menerapkan taktik ini adalah tuntutan fisik yang tinggi, karena tim yang menjalankan formasi ini biasanya bermain rapat dan cepat. Mereka mesti bertahan, maju membangun serangan, dan kembali mundur untuk bertahan secara terus menerus sepanjang permainan, secara konstan. Kalau tim kamu banyak pemain yang cepat lelah, mungkin perlu mikir dua kali sebelum nyobain formasi ini.

Baca juga: Olahraga Selain Futsal yang Bisa Bikin Kamu Sehat dan Terhindari dari Perut Buncit!

Nah, begitulah beberapa formasi yang bisa kamu cobain di jadwal main futsal berikutnya. Ingat, permainan futsal membutuhkan kerjasama tim yang tak hanya baik, tapi mampu berinteraksi dan merespon jalannya pertandingan dengan cepat, bersama-sama.

Ingat juga, dalam permainan futsal, waktu dan ritmenya cepat; jadi sebaiknya jangan sampai jadi ajang kamu atau salah satu pemain di dalam tim kelamaan unjuk gigi menggocek bola. Bermainlah bersama sebagai tim, dan terapkan formasi dan taktik secara kolektif.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza