• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Film Terbaik yang Bikin Kamu Makin Sayang Sama Indonesia

5 Film Terbaik yang Bikin Kamu Makin Sayang Sama Indonesia

Butuh asupan film yang berkualitas dan yang menumbuhkan rasa cinta sama Indonesia? Baca nih 5 review singkat film Indonesia terbaik di bawah ini!

Di bulan Agustus, biasanya topik pembicaraan yang sering dibicarakan adalah hal-hal berbau ke-Indonesia-an. Segala hal dikaitkan dengan penghargaan pada para pahlawan, sejarah bangsa, dan masih banyak lagi. Kita diajak bernapak tilas untuk melihat ke belakang dan merenungi apa yang sudah dilakukan nenek moyang kita sampai Indonesia bisa berdiri teguh saat ini. Kita didorong untuk mengenal bangsa ini sebelum bersatu dan dinamai Indonesia seolah-olah sudah mengenal betul Indonesia abad ke-21 ini. Tapi, emang benar kita sudah mengenal Indonesia yang sekarang?

Kamu nggak perlu repot-repot mencari cara untuk lebih mengenal Indonesia. Film-film berikut ini bisa membantu kalian untuk mendekatkan diri dengan Indonesia yang sekarang tanahnya sedang kamu pijaki.

5 cm (2012)

Film 5 cm sempat menggemparkan dunia perfilman Indonesia karena belum pernah ada film yang mampu menarik penonton sebanyak 2,4 juta orang. Produksi film Indonesia seperti kembali dihidupkan setelah sekian lama mati suri. Keunggulan dari film ini adalah memaparkan keindahan pendakian Gunung Semeru, gunung tertinggi di Jawa. Sinematografi yang apik membuat penonton betah menyaksikan film ini lebih dari satu kali. Selain itu, ide ceritanya pun nggak kalah menarik, yaitu dengan mengangkat tema persahabatan dan fokusnya nggak pada kisah roman picisan.

Pendekar Tongkat Emas (2014)

Film ini juga nggak kalah bagus dengan film 5 cm karena menyuguhi keindahan di tanah Sumba. Sumba yang masih begitu perawan alias jarang disentuh oleh perusahaan film Indonesia kali ini menunjukkan batang hidungnya. Indahnya nggak main-main deh! Kamu perlu liat trailernya buat ngebuktiin omongan tadi. Beda dengan film 5 cm yang temanya persahabatan, Pendekar Tongkat Emas bertemakan pertarungan. Jangan langsung berkecil hati karena adegan perkelahian yang ada di dalam film ini nggak akan mengecewakan kamu. Pemain filmnya aja dilatih oleh pelatih silat profesional yang didatangkan langsung dari Hongkong. Udah bisa bayangin dong serunya nonton film silat modern ini?

Sokola Rimba (2013)

Sokola Rimba mengambil tempat pembuatan film di Hutan Bukit Duabelas, Jambi. Film ini tidak lagi memusatkan perhatian penonton pada keindahan alam, tapi pada kondisi anak-anak suku tersebut yang tidak mengenal pendidikan. Sokola Rimba merupakan film adaptasi dari buku yang ditulis berdasarkan pengalaman pribadi Butet Manurung, sang penulis. Selama 120 menit, emosi penonton akan larut ke dalam film sehingga penonton dapat menemukan dua fakta menarik. Pertama, fakta yang memperlihatkan kerinduan anak-anak dari suku pedalaman untuk mengenyam pendidikan. Yang kedua adalah fakta yang menunjukkan penyebaran pendidikan sama sekali belum merata di Indonesia. Secara garis besar, film ini akan membuat kamu sadar bahwa banyak daerah di luar Pulau Jawa yang membutuhkan perhatian dari pemerintah maupun organisasi non-profit lainnya.

Tabula Rasa (2014)

Kalau daritadi banyak membahas soal keindahan alam, kali ini ada film yang membahas soal kulinernya Indonesia. Nama filmnya adalah Tabula Rasa. Sebelum menonton film ini, kamu harus pastikan untuk mengisi perut dulu karena kamu dijamin bakalan ngiler kalo nonton dengan perut kosong. Tabula rasa bercerita tentang sepasang suami istri yang memiliki restoran Padang sederhana yang bertemu dengan seorang pemuda Papua dan bagaimana mereka bertiga mempertahankan restoran itu dari arus modernisasi. Keunikan film ini adalah para pembuat film menyisipkan nilai-nilai budaya Indonesia, seperti Bhinneka Tunggal Ika, bergotong-royong, dan persatuan, melalui makanan sebagai media penyampaiannya. Oleh kerena itu, mereka nggak main-main memperlihatkan kelezatan hidangan khas Padang di dalam film ini. Bahkan, kepulan nasi yang baru matang aja bisa bikin mata, mulut, dan perut kamu berteriak nggak karuan!

Jalanan (2013)

Yang terakhir adalah film dokumenter yang berjudul Jalanan. Walaupun genrenya dokumenter, film ini nggak ngebosenin. Kamu seperti diajak melihat keseharian dari orang yang kamu sering liat di dalam bus ataupun perempatan lampu merah. Ditambah lagi, kamu akan tau apa isi pikirannya dan apa pendapatnya tentang kehidupan yang mereka jalani. Pernah dong kalian kepo sama pemusik jalanan dan mempertanyakan alasan mereka hidup seperti itu? Setelah menonton film ini, kamu pasti melihat orang yang tinggal di jalanan dengan pandangan yang berbeda. Alasannya karena film berdurasi 108 menit ini merangkum kehidupan 3 pemusik jalanan secara keseluruhan selama 5 tahun. Keliatan dong betapa serius dan tekunnya Daniel Ziv, si pembuat film, dalam menyajikan film ini untuk masyarakat Indonesia?

Dari 5 film ini, apa ada yang udah pernah kalian tonton? Kalau belum, ayo cari film aslinya karena film-film ini akan ngebuka mata kamu supaya melihat sisi-sisi Indonesia yang nggak pernah kamu ketahui!

Sumber foto cover: focus-on-asia.com

This post was written by Claudia Jasmine