• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Hobbies
  • >
  • 5 Film Keren yang Nggak Tayang di Bioskop Indonesia

5 Film Keren yang Nggak Tayang di Bioskop Indonesia

Nggak semua film bagus mancanegara bisa masuk dan tayang di Bioskop Indonesia. Seperti lima film keren yang nggak tayang di Indonesia ini.

Hampir sebagian besar film barat yang biasa kamu tonton di bioskop berasal dari Hollywood. Itu pun nggak semua film Hollywood bisa tayang di bioskop Indonesia. Alasannya bisa macem-macem. Mungkin karena nggak lolos Lembaga Sensor Film Indonesia, bisa juga karena filmnya bukan dari Hollywood dan berbahasa asing selain inggris, atau memang film ini nggak dibuat komersil, alias film untuk Festival. Padahal, banyak banget lho film-film non Hollywood yang bagus buat ditonton, baik dari segi sinematografi maupun dari segi ceritanya. Sayang banget buat dilewatin.

Baca juga: 5 Film Hollywood Yang Menyebut Indonesia

Hingga pertengahan tahun ini, ada beberapa film bagus yang jadi catatan para kritikus film dan masuk dalam kategori film wajib tonton, tapi sayangnya beberapa film ini nggak bisa kamu tonton di layar bioskop. Nah kalo udah gini, satu-satunya jalan adalah nonton lewat DVD originalnya, atau nungguin tayang lewat streaming. Buat kamu yang bener-bener movie freak, jangan sampe kamu ngelewatin 5 film keren berikut ini hanya karena nggak nongol di bioskop di kota kamu.

Norman: The Moderate Rise and Tragic Fall of a New York Fixer

Norman-2

Mungkin karena film ini banyak mengambil latar belakang politik di Amerika Serikat, dianggap bakal nggak terlalu komersil kalo diputer di bioskop tanah air. Tapi buat para movie freak, banyak hal menarik yang perlu dicatat dari film drama ini. Richard Gere yang meranin Norman Oppenheimer banyak dipuji para kritikus film dunia dan dinilai kalo aktingnya dia di film ini adalah yang terbaik sepanjang karir dia. Nggak hanya itu, si penulis naskah, Joseph Cedar juga nggak luput dari pujian karena dianggap brilian dalam membuat skrip film ini.

Film ini berkisah tentang Norman Oppenheimer, seorang operator politik yang bertemen sama politisi muda di saat dia berada di titik terendah dalam hidupnya. Tiga tahun kemudian, si politisi akhirnya menjadi pemimpin yang berpengaruh di dunia, dan hidup Norman pun jadi ikutan berubah, jadi lebih baik sekaligus juga jadi lebih buruk.

Graduation

The-Graduation-2

Film asal Rumania yang berjudul asli Bacalaureat ini sebenarnya sudah selesai digarap sejak tahun lalu dan sudah ditayangkan di negara asalnya. Sejak itu, film ini melalang buana dari festival ke festival dan nyabet banyak penghargaan bergengsi seperti Best Director di Cannes Film Festival, Best Screenplay di Chicago International Film Festival, Critics Award di Hamburg Film Festival, dan masih banyak lagi.

Film bergenre crime dan drama ini berkisah tentang hubungan seorang dokter di sebuah kota kecil di Transylvania bernama Romeo Aldea dengan putri remajanya, Eliza yang sebentar lagi lulus sekolah. Dia punya gagasan kalo putrinya genap 18 tahun, Eliza bakal pergi ninggalin dia buat ngelanjutin pendidikan. Dan ternyata Eliza malah dapat beasiswa kuliah piskologi di Inggris. Tapi begitu waktunya sudah hampir dekat, Eliza malah ngalamin serangan yang ternyata bisa ngebahayain masa depannya. Saat itulah Romeo musti ngambil keputusan demi Eliza.

I, Daniel Blake

I-Daniel-Blake-2

Pertama kali diputar, film ini dapet sambutan yang luar biasa di Festival Film Cannes tahun lalu. Sejak itu, film ini sepertinya lebih banyak diputer di ajang-ajang festival ketimbang bioskop komersil. Baru kemudian tahun ini, film yang ngambil latar belakang di Inggris ini mulai banyak diputer di bioskop-bioskop dunia. Sayangnya, Indonesia bukan salah satu negara yang bioskopnya bakal muter film bagus dan nyentuh ini.

Daniel, seorang pria tukang kayu paruh baya berjuang buat ngedapetin dana kesejahteraan dari negara dan berusaha ngatasin birokrasi yang berbelit-belit. Ternyata, nggak di sini aja ya yang bermasalah dana kesejahteraan atau kesehatannya. Nah di saat dia banyak nemuin rintangan, dia ketemu sama Katie, orang tua tunggal dengan dua anak yang baru dateng ke London dan punya problem yang sama dengan Daniel. Akhirnya mereka bersahabat dan saling support buat berurusan sama birokrasi yang super ribet. Film ini nunjukin kekuatan akting para pemerannya dan penggarapan yang apik yang bikin kamu kebawa suasana, kadang bikin senyum, ketawa, bisa juga sedih.

The Salesman

The-Salesman-2

Dua penghargaan bergengsi dari Cannes Film Festival berhasil disabet, yaitu Best Screenplay dan Best Actor. Di ajang Academy Awards, film ini nyabet piala Oscar buat kategori Best Foreign Laguange. Asghar Farhadi, sineas asal Iran yang ngegarap film ini emang udah langganan dapet banyak penghargaan di dunia film. Jadi nggak heran kalau film garapannya selalu masuk festival film dan selalu dapet nominasi.

Film berjudul asli Forushande ini bercerita tentang konflik yang dialamin suami istri, Emad dan Rana, yang baru aja pindah ke sebuah flat baru. Bermula suatu malam Rana yang lagi nungguin Emad pulang, sengaja nggak ngunci pintu flat mereka. Bukannya Emad yang datang, tapi justru ada penyusup masuk yang akhirnya melukai Rana. Alih-alih lapor polisi, mereka mencoba memecahkan sendiri siapa pelakunya. Asghard Farhadi mengemas film ini dengan apik dan menggambarkan kondisi sosial di Tehran yang masih banyak kekurangan.

Baca juga: 5 Film Di Mana Keindahan Alam Jadi Bintang Utamanya

The Happiest Day In The Life of Olli Mäki

The-Happiest-Day-In-The-Life-of-Olli-Maki3

Film Finlandia garapan Juho Kuosmanen ini sejak pertama ditayangin di negaranya dan beberapa ajang festival film, udah berhasil nyabet 12 penghargaan bergengsi dan nyisain 10 nominasi lainnya. Dan Juho sang sutradara yang paling banyak borong penghargaan. Nggak heran karena film bergenre drama, komedi, roman dan sport ini begitu pas untuk dinikmati. Digarap dengan visual hitam-putih, kamu bakal ngerasa masuk ke era tahun 60an, yang emang jadi latar belakang film ini.

Film yang diambil dari kisah nyata petinju asal Finlandia yang pernah memenangkan juara dunia tinju kelas bulu tahun 1962 ini bakal bikin emosi kamu campur aduk. Kadang kamu bakal ngerasa lucu, kadang tersentuh, kadang pahit dan kadang manis. Tapi semuanya dalam porsi yang pas. Nggak ada adegan yang bener-bener keliatan wow, tapi juga nggak ada yang dirasa kurang. Hal paling menarik adalah pesan yang disampein dalam film ini, yaitu kebahagiaan itu bukan datang dari popularitas, uang atau jabatan yang tinggi, tapi datang dari hal yang simpel, yaitu orang yang kita sayang. Siap-siap baper guys.

Kebayang kan serunya nonton film berkualitas? Nggak usah bingung musti nonton di mana. Kamu bisa sewa lewat Amazon atau Itunes digitalnya dengan harga yang murah kok.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza