• Home
  • >
  • Male
  • >
  • Hobbies
  • >
  • 5 Buku yang Buktikan Kalau Sejarah Indonesia itu Keren

5 Buku yang Buktikan Kalau Sejarah Indonesia itu Keren

Suka baca buku sejarah? 5 buku ini bisa jadi bahan bacaan buat habiskan weekend nanti!

Bangsa yang besar adalah mereka yang menghargai sejarahnya. Mengingat sejarah terus berulang, maka penting untuk kita melihat kembali ke belakang bahwa negeri ini dibangun atas dasar pemikiran terbaik anak-anak Tanah Air. Gagasan-gagasan ini terdokumentasikan dengan baik di dalam buku-buku esensial mengenai sejarah Indonesia yang patut kamu masukkan ke dalam daftar buku wajib baca. Yuk, kita simak satu per satu.

madilog

Madilog (Tan Malaka)

Tan Malaka merupakan penggagas Republik Indonesia yang sudah melahirkan banyak ide visioner dan revolusioner. Madilog, salah satunya. Lewat pendekatan filsafat, Tan mengritik cara berpikir orang Indonesia di masa lalu yang kerap berkutat di hal-hal mistis. Sampai sekarang, bagi sebagian orang, ide Madilog masih dianggap kontroversial, padahal ini merupakan karya yang bertujuan membawa Indonesia ke jenjang kemerdekaan dan kemajuan.

di bawah bendera revolusi

Di Bawah Bendera Revolusi (Soekarno)

Seri buku ini merupakan kumpulan tulisan Soekarno sejak masa mudanya sampai sebelum kemerdekaan. Banyak gagasan nasionalisme terekam kuat di setiap tulisan tanpa melepaskan sisi personal sang presiden pertama Indonesia ini. Di sini kita juga bisa melihat siapa saja yang mempengaruhi ide-ide kebangsaan Soekarno pada setiap masa, plus menyimak gaya narasi ala orator yang mampu membakar semangat siapa pun yang membaca tulisannya. Sebuah karya penting yang mampu meninju kejamnya penjajahan.

catatan seorang demonstran

Catatan Seorang Demonstran (Soe Hok Gie)

Kehidupan aktivisme di era 60-an menjadi latar buku ini. Tak cuma bahasa yang puitis, Catatan Seorang Demonstran membuktikan kualitas intelektual seorang Gie yang tinggi ketika melawan tirani pasca-kemerdekaan (Orde Lama dan Orde Baru). Selain pandangan politik, Gie juga mengutarakan ide-ide perihal eksistensi hidup dan wacana yang lebih filsafati. Tak salah kalau sampai kini, buku ini dipercaya sebagai salah satu karya tulisan terpenting di Tanah Air.

catatan pinggir

Catatan Pinggir (Goenawan Mohamad)

Ketajaman penulis senior Goenawan Mohamad (GM) dalam merefleksikan memang sebuah hal yang nggak perlu diragukan lagi. Lewat kolom Catatan Pinggir-nya di majalah Tempo, GM membangun wacana lewat bahasa yang indah melalui kejadian-kejadian penting setiap minggunya. Berkat konsistensi dan ide yang kuat pada setiap tulisannya, Catatan Pinggir dianggap menjadi karya jurnalistik dan sastra yang signifikan di era Indonesia modern.

manusia indonesia

Manusia Indonesia (Mochtar Lubis)

Mirip dengan Madilog, Mochtar Lubis mengritik bangsa dengan tajam lewat pidato budaya–yang kemudian dibukukan menjadi Manusia Indonesia. Buku ini berisikan ide soal tipikal buruk orang-orang Indonesia yang munafik, percaya terhadap mistis, tukang tiru. Kontroversial, jelas. Tapi sampai kini pun, buku ini seperti menjadi cermin paling efektif untuk berkaca soal bagaimana membentuk karakter kebangsaan.

Pemikiran-pemikiran di atas pada akhirnya menjadi fondasi bagi Indonesia hari ini. Semoga kita terinspirasi agar dapat menjadi bangsa yang besar! Dan selalu ingat, bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya. Hal ini bisa kamu wujudkan dengan cara membaca berbagai karya sastra dan sejarah Indonesia.

Baca Juga:
Bikin Perpustakaan Mini Sendiri di Rumah untuk Simpan Buku-Buku Ini
3 Novel yang Ternyata Lebih Keren dari Filmnya

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza