4 Cara Bikin Vlog Wawancaramu Jadi Lebih Oke

Berniat jadi vlogger? Gampang kok. Coba deh bikin vlog wawancara yang seru dengan praktekin tips berikut ini.

Video blog atau vlog menjadi tren di Indonesia dalam dua tahun terakhir. Maraknya vlogger di Indonesia terekam dalam film Youtubers yang tayang pada Mei 2016. Gejala demam vlog kamu bisa lihat dari anak-anak muda yang ke mana-mana bawa kamera dan melakukan monolog. Bahkan, Presiden Joko Widodo pun ketularan anaknya, Kaesang Pangarep, untuk bikin vlog.

Salah satu cara tercepat dan termudah untuk membuat konten video menarik untuk video blog-mu adalah wawancara. Lantas bagaimana caranya untuk membuat vlog wawancara kamu menarik? Berikut tipsnya.

1. Mencairkan suasana

via GIPHY

Ketika kamera sudah mulai menyorot, jangan langsung memulai dengan pertanyaan. Cobalah mencairkan suasana. Itu dilakukan agar orang yang kamu wawancara merasa nyaman. Jika dia merasa nyaman, wawancara akan berlangsung alami. Bagaimana caranya untuk mencairkan suasana? Bisa memulainya dengan menjelaskan siapa kamu, kenapa kamu memilih dia untuk diwawancara. Kamu juga bisa sedikit memuji orang yang kamu wawancara.

Baca juga: Tips Makeup untuk Halloween dari Vlogger

2. Mulailah dengan pertanyaan ringan

via GIPHY

Setelah memperkenalkan diri, kamu bisa memulai pertanyaan yang ringan. Misalnya, “Pakaian Anda bagus. Di mana Anda membelinya?”. Atau jika orang yang diwawancarai menyukai olahraga, kamu bisa menanyakan tentang pertandingan olahraga akhir pekan lalu. Sedangkan jika orang yang diwawancarai penggila gadget, kamu bisa tanya soal gadget terbaru yang baru dirilis.

Selain untuk mencairkan suasana, pertanyaan-pertanyaan ringan bermanfaat untuk membuang rasa demam kamera yang mungkin dialami narasumber.

Baca juga: Kamu Wajib Punya 4 Gadget Ini Buat Jadi Vlogger

3. Jangan terlalu berambisi untuk membuat wawancara seperti seorang profesional

via GIPHY

Salah satu kesalahan terbesar saat mengambil video wawancara adalah berusaha untuk membuat wawancara seperti seorang profesional. Seorang pewawancara profesional biasanya menghindari mendehem “hmm” atau ‘ah” atau “oh”. Tapi sebaiknya kamu tidak terlalu memusingkannya. Mendehem justru membuat wawancara terkesan alami. Selain itu, gugup merupakan sesuatu yang wajar. Apalagi jika itu wawancara pertama kamu. Yang perlu kamu lakukan adalah menyiapkan pertanyaan dan mengingatnya. Bisa juga kamu mencatat pertanyaan dalam secarik kertas.

4. Tetap menyalakan kamera setelah wawancara berakhir

via GIPHY

Setelah selesai bertanya ke narasumber, kamu bisa berterima kasih kepadanya. Tapi kamu dianjurkan tidak mematikan kamera. Sebab, biasanya perbincangan akan berlanjut setelah wawancara. Kenapa demikian? Karena biasanya narasumber lebih nyaman berbicara setelah proses wawancara. Perbincangan santai setelah wawancara biasanya membuat vlogmu lebih menarik. Kadang kala narasmber memberi informasi yang menarik setelah wawancara. Ibarat film, ini bisa menjadi semacam adegan-adegan yang dibuang sayang.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza