10 Tips Menjaga Baterai Smartphone Tetap Awet

Baterai smartphone cepat banget habis? Masalah lama. Ini dia cara menjaga baterai smartphone agar lebih tahan lama.

Pernahkah kamu berada dalam situasi, indikator baterai smartphone sudah menguning, namun charger tertinggal? Sementara, rekan di sekitar kamu nggak punya charger yang cocok untuk smartphone kamu? 10 cara gampang ini bisa diterapkan untuk menjaga baterai smartphone-mu tetap awet.

1. Redupkan cahaya di layar atau gunakan fitur auto brightness

A photo posted by shawna (@sts1981) on

Suka menggunakan smartphone dengan tingkat cahaya yang sangat terang? Itu sesungguhnya musuh bebuyutan baterai smartphone. Dibandingkan komponen lain di ponsel, layar menyedot baterai sangat cepat. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan fitur auto-brightness. Fitur ini secara otomatis menyesuaikan kecerahan layar sesuai tingkat pencahayaan ambient.

Ketimbang menggunakan tingkat cahaya yang penuh, mode auto-brightness membuat baterai ponsel lebih awet. Tapi, baterai ponselmu bisa lebih awet lagi jika memakai pengaturan manual dengan tingkat cahaya terendah.

2. Pilih pengaturan “screen timeout” dengan waktu tercepat

A photo posted by Lensa Ponsel (@lensaponsel) on

Di bawah menu pengaturan tampilan ponsel, biasanya ada pilihan berlabel “Screen Timeout” atau sejenisnya (pada iPhone, bisa dicari di Auto-Lock yang terdapat dalam menu pengaturan umum). Pengaturan ini mengontrol berapa lama layar ponselmu tetap menyala setelah ada aktivitas seperti menyentuh layar.

Setiap detik sangat berpengaruh bagi daya tahan baterai ponselmu. Karena itu, pilih waktu tercepat yang tersedia. Mayoritas ponsel Android memiliki minimum waktu “screen timeout” 15 detik. Jika ‘screen timeout’ ponselmu saat ini 2 menit, pertimbangkan untuk mengurangi angka itu menjadi 30 detik atau kurang. Pada iPhone, minimum waktu yang dapat kamu atur adalah 1 menit.

3. Matikan Bluetooth

via GIPHY

Kamu suka menggunakan Bluetooth dengan headset hands-free, speaker nirkabel, atau fitur radio? Jika ya, sebaiknya kamu tidak sering-sering memanfaatkannya. Kamu mau baterai ponselmu tahan lama bukan. Saat kamu tidak di dalam mobil atau tidak sedang mendengarkan musik secara nirkabel, sebaiknya matikan fitur Bluetooth. Langkah ini bisa membuat baterai ponselmu bertahan lebih awet satu jam atau lebih.

4. Matikan Wi-Fi

via GIPHY

Seperti Bluetooth, Wi-Fi ponselmu adalah penyedot daya tahan baterai yang kuat. Sesekali kamu memang perlu menggunakan koneksi W-Fi rumah atau kantor ketimbang 3G atau 4G untuk internet. Namun, sebaiknya kamu mematikan Wi-FI saat berada di luar ruangan.

Pengecualian untuk tip ini adalah untuk layanan lokasi, Sebab, Wi-Fi dapat membantu ponsel kamu menangkap sinyal GPS menggunakan daya yang lebih kecil.

5. Jangan terlalu sering memakai layanan lokasi dan GPS

shutterstock_426264862

Pengisap daya baterai lainnya adalah aplikasi menggunakan GPS, Wi-Fi, dan data mobile untuk menunjukkan lokasimu. Sebagai pengguna, kamu dapat mencabut akses aplikasi untuk layanan lokasi, atau atur level (di Android) untuk menentukan berapa banyak daya yang mereka gunakan. Di fitur Settings > Location, kamu bisa memilih High accuracy ketika membutuhkannya, atau Battery saving jika tidak.

Baca juga: 5 Kebiasaan Nge-charge Smartphone yang Bikin Baterai Smartphone Cepat Rusak

6. Jangan biarkan aplikasi berjalan ketika tidak digunakan

via GIPHY

Multitasking atau kemampuan untuk menjalankan lebih dari satu aplikasi pada satu waktu adalah fitur smartphone yang sering digunakan. Tapi, hal itu juga dapat menguras energi baterai. Sebab, setiap aplikasi yang dijalankan menggunakan bagian dari siklus prosesor ponselmu.

Beberapa aplikasi sendiri sangat menguras daya tahan baterai. Contohnya, Facebook sempat menyelidiki laporan bahwa aplikasi iOS Facebook menguras baterai.

Dengan menutup aplikasi yang tidak sedang dipakai, beban kerja ponselmu berkurang.

Di Android, tekan tombol multi-tasking – biasanya paling kanan dari tiga ikon di bagian bawah layar – dan kamu bisa menggeser aplikasi-aplikasi yang tidak sedang digunakan untuk menutup mereka. Pada iOS, sentuh dua kali tombol Home sehingga layar multitasking muncul, lalu geser ke atas untuk menutup aplikasi.

Baik sistem operasi iOS dan Android sekarang memiliki monitor baterai. Dengan fasilitas itu, kamu dapat memeriksa berapa banyak masing-masing aplikasi yang menggunakan daya tertinggi.

7. Jangan gunakan nada getar

shutterstock_465784493

Banyak orang memilih ponsel bergetar ketimbang nada dering saat panggilan masuk di ponsel. Biasanya mereka enggan mengganggu orang sekitar. Kecenderungan tersebut bisa dimafhumi. Tapi, ponsel bergetar lebih menyedot daya tahan baterai ketimbang nada dering.

Jika nada dering hanya membutuhkan membran kecil di speaker ponsel bergetar untuk menghasilkan suara, sedangkan opsi getaran saat menerima panggilan masuk membutuhkan daya yang lebih besar untuk membuat seluruh ponselmu bergoyang.

8. Matikan pemberitahuan tidak penting

shutterstock_444315190

Sepertinya hampir setiap aplikasi sekarang terhubung dengan internet untuk mencari berita, pesan, dan informasi lainnya. Ketika ia menemukan sesuatu, aplikasi tersebut bereaksi dan menerangi layar ponselmu kamu sambil menampilkan pesan atau membuat layar berkedip. Itu semua tentu menguras energi.

Kamu tentu saja tidak perlu mematikan notifikasi pesan teks baru atau panggilan tak terjawab. Tapi kamu bisa mematikan pemberitahuan dari aplikasi-aplikasi lain

Baca juga: Tak Bisa Lepas dari Power Bank? Cek 5 Tips Ini Sebelum Membeli

9. Mengatur e-mail masuk

shutterstock_531070408

Memeriksa ponsel kamu jika ada email baru masuk adalah buang-buang tenaga. Ketimbang membiarkan email masuk tiap detik atau menit, mengapa tidak mengubah pengaturan agar pemberitahuan email masuk setiap 15 atau 40 menit. Apalagi jika tidak ada hal penting yang harus kamu tanggapi segera.

10. Mode power saving

via GIPHY

Beberapa ponsel sudah memiliki mode ‘power saving’. Secara default, mode ini biasanya menyala ketika tingkat baterai kamu turun sampai 20 persen. Tapi kamu dapat mengaturnya menjadi 30 persen. Semakin cepat penggunaan mode hemat daya ini, semakin lama baterai akan bertahan.

Beberapa ponsel, terutama dari HTC dan Samsung, punya extreme power saving atau ultra power saving. Dengan mode tersebut, kamu hanya bisa menggunakan ponsel untuk menelepon dan mengirim pesan.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza