• Home
  • >
  • Female
  • >
  • Step by Step Bikin Perpustakaan Mini di Rumah

Step by Step Bikin Perpustakaan Mini di Rumah

Membaca buku adalah kegiatan yang kaya manfaat. Menyulap ruangan di rumah menjadi perpustakaan mini akan membuat hobi baca buku kamu makin menyenangkan.

Meski mengakses informasi kini semakin mudah dilakukan melalui gadget dan internet, keberadaan fisik buku tetaplah penting. Mulai dari si kecil sampai orang tua kamu, pasti punya setidaknya puluhan koleksi buku bacaan. Daripada tersebar berantakan di setiap sudut kamar, kenapa nggak kamu kumpulkan dan dijadikan satu dalam sebuah perpustakaan mini di rumah sendiri.

Sebelum kamu bingung harus bagaimana memulai bikin perpustakaan mini di rumah. Berikut persiapan dan hal-hal yang harus kamu pertimbangkan ya!

Bagaimana memulainya? Bisa dengan mengumpulkan dan menghitung kira-kira berapa jumlah buku yang akan disimpan. Dari situ, kamu akan tahu seberapa besar kebutuhan area yang akan dijadikan perpustakaan. Lebih baik terlalu besar, daripada kurang. Karena seiring waktu, koleksi buku pasti akan bertambah banyak.

Di ruang mana letaknya? Bisa di mana saja kok! Jika masih ada satu ruang kosong, tentu lebih memadai. Perpustakaan mini bisa dibuat menyatu dalam fungsi ruang yang lain. Kamu tinggal mencari sudut ruang yang potensial, mulai di sudut ruang keluarga, di area atas tempat tidur, di pojok ruang makan, atau mungkin memanfaatkan ruang tamu jika kamu tipe yang jarang menerima tamu.

dekorasi rumah

Memerlukan ruang atau spot yang bagaimana? Area penyimpanan buku memerlukan sebuah area yang nggak langsung terkena sinar matahari, agar kertas-kertas buku nggak mudah kering atau rapuh, serta nggak berubah warna menjadi kekuningan. Ruangnya harus yang kering dalam arti nggak lembap seperti dapur dan kamar mandi. Ruang perpustakaan setidaknya menggunakan pendingin ruang atau humidifier, agar kelembapan buku tetap terjaga, tidak mudah diserang rayap ataupun jamur.

Bagaimana pengaruh ke aktivitas lain? Setelah menentukan area yang akan digunakan, nggak ada salahnya kamu coret-coret sendiri bikin denah atau gambaran peletakkan furnitur-furnitur di dalam area tersebut. Kira-kira di mana letak lemarinya, di mana letak kursi atau sofa baca, serta di mana perlu tambahan titik lampu. Jangan sampai kegiatan perpustakaan mengganggu aktivitas ruang lainnya ya!

Idealnya beli rak buku atau bikin sendiri? Kalau spot yang tersedia sangat terbatas, tentu lebih baik customized atau memakai jasa tukang furnitur. Pertimbangannya, karena membuat rak buku sendiri ukurannya dapat menyesuaikan dengan panjang, tinggi, dan lebar area yang tersedia. Rak atau lemari buku bisa didesain portable atau bisa diangkat dan dipindah-pindahkan. Bisa juga dengan model rak yang ditanam dalam dinding. Kalau ternyata areanya sangat minim, bisa juga hanya dengan menggunakan papan penyangga yang bisa ditempel horisontal di bidang dinding.

dekorasi rumah

Pilih rak yang terbuka, atau tertutup? Nggak ada aturan baku. Kembali ke soal selera dan maintanance. Kalau kamu bikin sendiri, lemari dengan menggunakan penutup kaca tentu memerlukan biaya lebih. Keuntungannya, buku tentu nggak mudah kena debu. Namun, model lemari terbuka memiliki kesan ruang yang lebih hidup dan kamu mudah untuk mengenali dan menjangkau buku yang dicari. Atau bisa juga kamu kombinasikan, untuk bagian atas-bawah lemari dengan penutup, namun di bagian tengah yang terjangkau tangan, dengan model terbuka.

Lalu bagaimana pencahayaannya? Tentu penerangan ruang utama atau ruang secara keseluruhan sangat diperlukan. Namun, kamu dianjurkan juga untuk memberi penerangan tambahan seperti lampu meja, atau adjustable lamp atau lampu yang dapat diubah-ubah posisinya sesuai kebutuhan; diturunkan, ditarik, dipendekkan.

Bagaimana menata buku-bukunya? Untuk peletakkan, bisa kamu susun berurut alfabetis dari judul atau nama penulisnya, atau membaginya berdasarkan tema dan topik.

Seru kan? Kehadiran perpustakaan mini di rumah akan membuat kamu dan keluarga jadi punya tempat favorit baru.

Photo Credit: www.hd-ideas.com, www.interiordecordir.com, www.bilvil.com

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza