• Home
  • >
  • Female
  • >
  • Pelihara 4 Tanaman Bumbu ini Supaya Acara Masak Kamu Tambah Seru

Pelihara 4 Tanaman Bumbu ini Supaya Acara Masak Kamu Tambah Seru

Tanam dan pelihara sendiri sejumlah tanaman bumbu ini biar acara masak kamu makin menyenangkan dan nggak ribet harus ke tukang sayur.

Kantong cekak? Mau masak tapi nggak ada bahan makanan yang cukup ‘inspiring’ untuk bisa menyemangati kamu masak? Duh… sering banget kan ngalamin yang kayak gitu. Apalagi kalau isi lemari dapur nggak pernah di-update lebih dari sebulan. Jangan harapkan kamu bisa menemukan ide-ide menu baru!

Belanja bahan baru di pasar? Aduh, mager… Belum lagi kalau harus nawar sama tukang sayur! Bah, jangan harap ya.

Itu tuh, alasan yang sering bikin kita akhirnya malas masak dan harus pasrah dengan menu yang itu-itu aja. Padahal ada solusi yang cukup mudah loh. Menanam beberapa bumbu dapur andalan, bisa bikin kamu lebih semangat masak. Dan ternyata, nggak susah kok melakukannya. Berikut ini beberapa pilihan tanaman yang nggak bakal bikin repot.

Baca juga: 5 Trik Berkebun di Lahan Sempit yang Kamu Wajib Tahu

Bayam

Sayur yang satu ini selain mengandung banyak nutrisi penting seperti zat besi, kalsium, potassium dan vitamin C, juga gampang banget diolah atau ditambahkan ke dalam makanan. Nggak cuma dimasak jadi sayur bening, tapi juga bisa ditambahkan ke mi instan rebus, salad, pizza, bahkan digoreng tepung dan jadi camilan.

Untuk menanamnya, siapkan media tanam berupa tanah yang sudah dicampur dengan pasir dan pupuk organik. Diamkan dulu media tanam ini selama 3-5 hari dalam kondisi lembap, supaya unsur hara (zat-zat yang menjadi makanan tanaman) dalam tanah semakin tinggi. Setelah itu, masukkan tanah ke dalam pot dan diamkan lagi 2-3 hari. Taburkan benih bayam yang biasanya berupa biji, di atas tanah dan tutupi dengan sedikit tanah. Siram tanah dengan air secukupnya.

Bayam siap dipanen dalam usia 1 sampai 1,5 bulan. Selain dengan mencabut tanaman sampai ke akarnya, kamu juga bisa menggunakan daun bayam sesuai yang diperlukan. Yaitu dengan menggunting daun secukupnya. Misalnya untuk bahan topping pizza, biasanya kamu hanya perlu 10-15 lembar saja.

Kemangi

A photo posted by Guan Pan (@myguanpan) on

Basil ala Indonesia ini cocok banget digunakan sebagai bahan penambah rasa pada makanan. Dari makanan tradisional seperti tumis oncom sampai spaghetti, bisa-bisa aja. Tambahan daun kemangi dalam pepes dan ayam bakar juga bisa meningkatkan citarasanya.

Tanaman ini cocok banget ditanam di rumah, karena tergolong ‘bandel’ alias gampang perawatannya. Bahkan si kemangi ini memiliki kecenderungan untuk tumbuh liar. Cukup pastikan tanaman ini mendapatkan cukup sinar matahari dan siraman air. Seperti halnya bayam, kemangi lebih baik dikembangbiakkan dari bijinya.

Baca juga: Rawat Tanaman di Dalam Rumah? Simpel dan Segudang Manfaatnya!

Daun Selada

A photo posted by Andris (@andris_happyfarming) on

Daun selada pun merupakan salah satu sayuran favorit. Tidak hanya bisa melengkapi sandwich atau burger yang kamu bikin. Daun selada bisa dihadirkan sebagai penyerta lauk, baik sebagai lalapan atau garnis yang bisa dimakan. Jangan lupa sertakan sambal yang pedas, ya.

Tidak seperti yang kamu kira, menanam selada bukanlah hal yang sulit dilakukan. Untuk mulai menanam selada, semai benih yang bisa dibeli di pedagang tanaman atau secara online ke media semai yang lembap. Setelah kurang lebih 17 hari, pohon selada akan memiliki sekitar 4 helai daun. Inilah saat yang tepat untuk memindahkannya ke dalam pot berisi media tanam. Rawat tanaman selada dengan memberikan pasokan air yang relatif sering. Kamu mungkin perlu menyiramnya 3 kali sehari; pagi, siang, dan sore hari. Selada bisa dipanen setelah masa tanam dalam pot 40 hari.

Cabai rawit

A photo posted by marheni febri (@fbrow) on

Makan gorengan nggak akan lengkap tanpa kehadiran cabai rawit. Makan semangkuk mi instan juga rasanya kurang seru kalau nggak diramaikan dengan potongan cabai rawit. Ya, kan? Ini nih yang bikin kehadiran cabai rawit jadi penting banget. Tapi, kadang harga cabai ini suka susah ditebak. Bisa tinggi banget kalau lagi high demand dan low supply.

Jangan kurang akal… Tanam beberapa pohon cabai dalam pot. Kalau merasa cara itu agak repot, kamu juga bisa beli pohon cabai di tukang tanaman. Serunya nih, satu pohon cabai bisa menghasilkan puluhan cabai sekali panen. Dan dalam setahun tanaman ini bisa panen dua kali.

Ayo, mana tanaman favorit kamu? Yuk, coba tanam supaya tambah semangat untuk berkreasi di dapur!

Baca juga: 5 Hal yang Harus Diketahui Tentang Rumah Green Living

This post was written by Kak Moza