Jam 8 Malam, Hari ini! Waktunya Bersiap Menyaksikan Super Blue Blood Moon

Hiraukan cuaca mendung hari ini, kamu tetap bisa menikmati Super Blue Blood Moon dan siapkan kamera atau handphone dengan baterai penuh untuk mengabadikannya.

Fenomena trilogi Super Blue Blood Moon akan terjadi hari ini! Indonesia menjadi salah satu Negara yang dapat menikmati  Gerhana Bulan yang terjadi dalam siklus 150 tahun-an. Bulan menunjukan tiga fenomena sekaligus, yaitu supermoon, blue moon, dan gerhana bulan dengan sebutan NASA sebagai super blue blood moon.

Super Blue Blood Moon terakhir terjadi pada tanggal 31 Maret 1866. NASA menjelaskan, ‘Supermoon’, merupakan keadaan bulan penuh ketika bulan berada dalam posisi terdekat dengan bumi. Bulan terpaut jarak 358.994 km, lebih dekat dari jarak rata-rata 384.400 km. Sedangkan, ‘blue moon’ adalah istilah yang digunakan untuk menandakan bulan purnama (full moon) kedua dalam sebulan.

Super-Moon

Jadi, ‘super blue blood moon’ adalah gerhana bulan total yang terjadi saat bulan dalam posisi paling dekat dengan bumi dan muncul secara penuh (purnama). Penampakan ‘super blue blood moon’ memang akan berbeda dari namanya sendiri. Blue Moon ini tidak menjadikan bulan berubah warna menjadi biru, meski tersisip kata “blue” pada namanya. “Blue Moon” dalam tiga tahun ini terbilang langka, sehingga para ahli menyebut frasa “once in a blue moon” yang berarti “jarang sekali”.

Sedangkan, fenomena gerhana bulan yang juga terjadi saat ‘super blue blood moon’ ini dipastikan akan mengubah warna bulan. Gerhana bulan kerap disebut dengan istilah ‘blood moon’, mengingat gerhana yang disebabkan terhalangnya cahaya matahari ke bulan oleh bumi membuat bulan bercahaya merah tembaga, seolah-oleh seperti darah.

Proses gerhana Bulan yang akan terjadi 31 Januari 2018 ini terbagi menjadi 3 tahap, yaitu tahap gerhana parsial, gerhana total, dan gerhana parsial. Proses gerhana berlangsung selama sekitar empat jam. Selain Jakarta, Gerhana bulan total ini bisa dinikmati di Ambon dan Maluku selama lebih dari satu jam. Fenomena ini diprediksi akan terjadi kembali dalam 19 tahun mendatang, yakni  1 Februari 2037. Siap-siap yuk untuk menyaksikan bulan dengan cahaya kemerahan di jam 8 malam nanti!

Categorised in: ,

This post was written by Kak Moza