• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Hal Penting Agar Hubungan Romantismu Nggak Diam di Tempat

5 Hal Penting Agar Hubungan Romantismu Nggak Diam di Tempat

Banyak hal yang bisa dilakukan untuk mempertahankan hubungan romantis kamu. Pertanyaannya, sudahkah kamu mulai melakukannya?

Hubungan romantis merupakan hal yang sangat kompleks. Nggak ada panduan yang tepat untuk membimbing hubungan kamu ke jalan yang lebih mulus. Kemungkinan hubungan berakhir itu selalu ada. Baik dalam pacaran, tunangan, dan bahkan pernikahan.

Bagi kamu yang sudah memiliki pasangan, apapun statusnya, kamu perlu memastikan bahwa hubungan romantis kamu akan bergerak ke tahap selanjutnya.

Apa itu tahap selanjutnya? Banyak yang berpikir bahwa tahap selanjutnya adalah pernikahan. Akan tetapi, itu bukan jawaban yang paling benar. Pernahkah kamu melihat pasangan orang tua yang masih mencintai satu sama lain? Itulah yang disebut ‘tahap selanjutnya’.

Pada tahap ini, pasangan kamu nggak lagi akan menanyakan perasaan dan komitmen satu sama lain, melainkan mencintai satu sama lain dengan apa adanya. Untuk mencapai hal ini tentunya nggak mudah. Jadi, berikut adalah tip-tip yang bisa kamu lakukan untuk mencapai hal tersebut.

Komunikasikan semuanya yang terpendam

hubungan romantis

Sumber:dr_zoidberg

Ibarat membangun rumah, fondasi utama dalam membangun hubungan sampai ke tahap selanjutnya adalah komunikasi. Komunikasi bukan hanya berbicara. Inti utama dari komunikasi ada dua.

Pertama, kemampuan diri kamu untuk mengungkapkan apa yang kamu butuhkan dan rasakan. Bukan menunggu pasangan kamu untuk menebak-nebak karena mereka bukan dukun. Tindakan tersebut (apalagi sengaja menguji perasaan) sama saja dengan putus secara perlahan.

Kedua, mencoba memberikan perhatian terhadap topik yang sedang dibahas, baik secara verbal maupun non verbal. Misalnya: apa artinya ketika ia sedang menghela nafas panjang? Apa artinya ketika ia melihat sesuatu dengan mata berbinar-binar?

Kamu juga perlu tahu betapa pentingnya bagi dirinya untuk didengarkan ketika sedang bercerita tentang hobinya. Ibarat paku dalam membangun rumah, hal-hal kecil seperti inilah yang dibutuhkan untuk fondasi kuat.

Menerima dia yang sesungguhnya

hubungan romantis (1

Sumber: AdrinaVoicu

Pasti kamu sering mendengar pepatah “terima pasanganmu apa adanya”. Akan tetapi, nggak semua orang paham pepatah ini. Menerima merupakan hal yang sangat rumit karena perbedaan selalu ada, seperti perbedaan usia, pendidikan, latar belakang keluarga, pekerjaan, bahkan yang paling nyesek adalah agama.

Selain hal-hal semacam itu, masih ada cara berpikir, kebiasaan, dan bahkan teman atau keluarga pasangan kamu yang bisa menjadi perdebatan. Bagaimana mungkin seseorang bisa menerima semua begitu saja? Tentu saja mereka nggak akan menerima semuanya secara mentah-mentah.

Langkah terbaik adalah coba melihat ke depan. Apakah perbedaan tersebut lebih penting daripada hubungan romantis kalian? Apakah kompromi nggak bisa dilakukan? Jika ada hal yang kamu nggak suka atau berbeda, apakah itu layak menjadi alasan untuk bertengkar atau berpisah?

Setiap orang pasti berbeda tingkat kesiapannya dalam menerima kekurangan. Jika kamu menjawab ‘ya’ terhadap 3 pertanyaan itu, mungkin kamu dan pasangan belum siap untuk lanjut ke tahap selanjutnya.

Baca juga: Sudah Kenal MBTI? Sudah Tahu Pentingnya dalam Menjalan Hubungan?

Jujur dan percaya terhadap sikap dan prilakunya

hubungan romantis

Sumber: Holtersfotografie

Dua hal yang sangat beresiko, tapi sangat penting dalam membangun hubungan romantis ke tahap selanjutnya, yaitu kejujuran dan kepercayaan. Dua hal ini perlu dibangun bertahun-tahun dengan siklus silih berganti, antara gagal dan berhasil.

Jujur berarti nggak menyembunyikan apapun. Jika salah, mengaku. Jika masih kesal, katakan. Jika sedikit suka dengan orang lain, ungkapkan. Jangan berbohong atau coba menyembunyikan. Dengan bersikap jujur, sebuah komunikasi akan berjalan lebih baik.

Percayalah kepada pasangan kamu. Percaya itu sesuatu yang perlu dilatih. Kamu yang sering dikecewakan mungkin merasa cukup sulit untuk percaya pada siapapun. Akan tetapi, cobalah untuk nggak selalu curiga.

Jangan selalu menanyakan ‘siapa dia?’ dengan nada cemburu ketika ia sedang chatting dengan teman-temannya. Ciptakan suasana yang tenang dan aman bagi dirinya karena akan ada saatnya dia akan cerita apapun ke kamu!

Melibatkan dirinya di luar hubungan romantis

hubungan romantis

Sumber: Huskyherz

Salah satu kunci utama untuk maju ke tahap selanjutnya adalah melibatkan. Jadi, bila pasangan kamu sekarang adalah orang yang ingin jadikan teman untuk menghabiskan waktu bersama sampai akhir hayat, pastikan kamu selalu melibatkannya dalam hidupmu.

Setiap orang memang perlu privasi, tapi nggak ada salahnya kalau mengajak dia untuk nongkrong bareng teman-teman kamu, pesta kantor, atau bahkan acara keluarga. Libatkan dia juga dalam aktivitas kamu, seperti mencari kerja, membeli baju, mencari hadiah ulang tahun, dan bahkan hal kecil seperti memilih jenis odol.

Dari kamu sendiri juga dapat mencoba untuk lebih terlibat dalam kehidupan si dia dengan menyatakan pendapat, inisiatif, dan kepedulian.

Intinya, dengan saling melibatkan, kamu dan di dia dapat membangun kedekatan emosional yang lebih kuat antara kamu dan pasangan.

Baca juga: 5 Alasan Kenapa Cewek Sebaiknya Stop Nonton Drama Korea!

Ikhlas terhadap segala sesuatu yang terjadi

hubungan romantis

Sumber: Skeeze

Hal terakhir yang kamu perlu ingat adalah ikhlas terhadap apapun. Misalnya, bila pasangan kamu melakukan kesalahan, kamu harus memaafkan dengan ikhlas. Begitu juga saat kamu menemaninya mengerjakan tugas, kamu harus menemani dengan ikhlas.

Sedangkan kalau kamu nggak ingin melakukannya, coba komunikasikan dan menjelaskan alasan kamu kamu nggak bisa. Kalau nggak, hal itu akan menimbulkan masalah dan hanya akan menumpuk perasaan dalam diri yang nggak nyaman.

Selain itu, kamu juga harus Ikhlas terhadap orang tua dan teman-teman di sekeliling kamu. Misalnya: dengan ikhlas menerima masukan dari orang tua dan teman-teman kamu tentang hubungan romantis kamu dengan si dia.

Contoh lain adalah mengikhlaskan kepergian dia untuk sesaat (ketika berpisah sebentar) atau bahkan selamanya (ketika hubungan akan berakhir). sehingga kamu dan dia dapat menghargai satu sama lain.


Hal-hal tersebut tentunya nggak bisa diperoleh dalam waktu sesaat. Mulailah ‘berinvestasi’ terhadap elemen-elemen tersebut demi menuju ke tahap selanjutnya.

Bicarakan ini dengan pasanganmu karena jika hanya datang dari satu sisi saja, hubungan romantis kalian nggak akan berhasil.

Dijamin, hal-hal di atas akan membuat kesetiaan, kedekatan, dan kebahagiaan selalu menyertai kalian berdua.

Sumber Gambar Utama: Yoel Ben-Avraham

Categorised in: , ,

This post was written by Tommy Prayoga