• Home
  • >
  • Female
  • >
  • Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an!

Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an!

Kebanyakan wanita berharap menikah di umur 20-an agar nggak dianggap perawan tua. Tapi, ketahui dulu 5 hal ini sebelum kamu memutuskan untuk menikah.

Umur 20-an memang merupakan rentang umur yang cukup krusial di dalam kehidupan seorang, khususnya wanita. Banyak sekali peristiwa penting yang akan terjadi di saat umur 20an, seperti lulus kuliah, mulai bekerja, atay bahkan menikah serta berkeluarga.

Nggak sedikit wanita di Indonesia yang berpendapat bahwa mereka harus sudah menikah sebelum menginjak umur 30. Hal ini bisa disebabkan karena takut dicap sebagai perawan tua atau mungkin mereka nggak ingin terlalu tua ketika memiliki anak nantinya.

Tetapi, sebelum memutuskan untuk melanjutkan sisa hidupmu bersama si dia, ada baiknya kamu pertimbangkan dahulu 5 hal di bawah ini.


Jangan menikah atas dasar tekanan


Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an2

Sumber: Kaboompics

Umur 20-an memang masa-masa yang cukup menantang, apalagi bagi kamu wanita yang sudah berumur 25 tahun ke atas. Pertanyaan “kapan mau menikah?” akan menjadi kalimat yang paling sering kamu temui ketika berkumpul bersama keluarga. Undangan nikah dari kerabat juga akan banyak berdatangan.

Tekanan-tekanan sosial seperti ini mungkin akan mendorong kamu untuk ingin segera menikah. Tapi, bukankah setiap perempuan punya hak untuk menentukan kebahagiaan sendiri? Menikah atas dasar tekanan berkemungkinan kecil akan berakhir bahagia. Jadi, sebaiknya kamu nggak usah buru-buru kalau kamu memang belum siap!

Siap secara finansial

Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an3

Sumber: Geralt

Memang benar cinta mungkin nggak harus memandang materi, tapi lain cerita ketika kamu sudah mau membangun sebuah keluarga. Kalau kamu dan pasangan saja sering mengalami “kanker” alias kantong kering di akhir bulan, gimana dengan nasib rumah tangga dan anak – anak kalian nanti?

Ini bukan berarti kamu harus menikah dengan orang kaya, tapi ada baiknya kalau kamu dan pasangan sudah mapan dan siap secara finansial sebelum memutuskan untuk menikah. Jika sudah punya penghasilan yang stabil dan bisa menyicil rumah sendiri, kamu sudah boleh mempertimbangkan untuk menikah.

Menikah nggak hanya dua orang, tapi dua keluarga

Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an4

Sumber: Brendan & Brendan

Kamu salah besar kalau berpikir bahwa pernikahan hanya urusan kalian berdua. Pernikahan itu sebenarnya mengikat dua keluarga besar dan nggak hanya kalian berdua saja. Pastikan kamu sudah mulai mengenal keluarganya dan mulai menjalin hubungan yang baik dengan mereka saat pacaran. Kamu juga harus bisa melihat apakah kamu bisa akur dengan keluarganya nanti.

Begitu juga sebaliknya, pastikan suamimu nyaman dan akrab dengan keluargamu. Selain kepada keluarganya sendiri, apakah dia bersikap ramah dan peduli pada keluargamu. Kamu pastinya nggak mau dong nanti rumah tanggamu berantakan hanya karena sering berantem sama mertua?

Is he the right one?

Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an5

Sumber: Olessya

Cinta memang bisa membutakan, tapi ada baiknya kalau kamu sedikit berpikir rasional sebelum memutuskan untuk memilih dia sebagai pendamping hidup. Coba lihat dan cari tahu segala kelebihan dan kekurangan dia. Jangan sampai setelah menikah, kamu malah merasa hidup sama orang yang nggak kamu kenal.

Pertimbangkanlah pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Apakah kamu sudah benar-benar mengenal dia secara keseluruhan? Apakah ada rahasia di antara kalian? Apakah dia sudah bersedia bertanggung jawab sebagai kepala keluarga? Kalau jawabannya belum pasti, mungkin saja dia belum siap atau bahkan bukan orang yang tepat.

Apakah kamu sudah siap untuk berkomitmen?

Ketahui 5 hal Ini Sebelum Kamu Memutuskan untuk Menikah di Umur 20-an6

Sumber: Foundry

Tentu saja poin nomor empat juga berlaku sebaliknya buat kamu, apakah kamu sudah siap secara mental untuk menjadi seorang istri? Pastikan kamu juga nggak menyimpan rahasia serius kepada dia dan usahakan untuk selalu menjadi diri kamu yang sebenarnya. Kalau kamu memang masih ingin bermain-main dan menikmati masa mudamu, ada baiknya kamu menunggu sebentar lagi sebelum memutuskan berkomitmen pada hubungan suami istri.

Kamu harus ingat bahwa pernikahan adalah masalah seumur hidup dan bukan cuma setahun. Nggak ada yang namanya putus nyambung seperti cinta monyet. Indikator terpenting dalam sebuah pernikahan bukan berapa umur kamu menikah, tetapi apakah kamu sudah siap dan telah menemukan orang yang tepat.

Sumber gambar utama: Toanmda

Categorised in: , ,

This post was written by Keimmy Xu