• Home
  • >
  • Female
  • >
  • Cara Cerdas Ajak dan Ajarkan Si Kecil Berpuasa

Cara Cerdas Ajak dan Ajarkan Si Kecil Berpuasa

Dengan cara yang seru, si kecil bakal bersemangat ikut puasa.

Salah satu peer waktu masuk buat puasa bagi para ibu muda selain memikirkan menu sahur dan berbuka adalah membujuk si kecil ikut berpuasa. Namanya juga anak-anak, pasti sering rewel jika diajak menahan lapar dan haus. Tapi, dengan trik yang tepat, dijamin si kecil malah bersemangat menjalani bulan puasa. Mau tahu caranya ajarkan si kecil berpuasa? Simak artikel ini sampai selesai.

Kenalkan secara bertahap

JamMeningkatByUnsplash

Mengenalkan arti puasa, sih bisa dimulai sejak usia 2-3 tahun. Tapi mengajak anak ikut berpuasa bisa dari umur 4 tahun, saat ia mulai sekolah TK. Mungkin di tahun pertama bisa kamu ajak berpuasa selama di sekolah saja, dan di tahun berikutnya meningkat jadi puasa setengah hari dan seterusnya. Tapi, ritual puasa lengkap harus kamu jelaskan juga, seperti wajib sahur, berbuka, sholat, dan mengaji. Semakin lengkap informasi yang diterima, anak pun jadi semakin paham soal puasa dan akan bersemangat menjalaninya.

Pantau kesehatannya

PantauKesehatanByPixabay

Terlalu bersemangat mengenalkan, mengajak, dan menyiapkan aneka menu sahur dan berbuka jangan sampai bikin kamu lupa memantau kesehatan si kecil. Ingat kalau berpuasa bagi balita belum wajib hukumnya, jadi faktor kesehatan harus diperhatikan. Jangan sampai berat badannya merosot tajam dan anak menunjukkan lesu yang berlebihan selama menjalani puasa.

Asupan gizi harus cukup

Anak juga wajib diajak sahur, walaupun untuk membangunkannya pasti nggak gampang. Jangan paksa anak sahur dengan menu yang sama dengan kamu atau suami, berupa nasi dan lauk pauk lengkap. Anggap saja anak sarapan, jadi dia boleh memilih menu favoritnya, seperti susu dan cereal, roti dan selai, atau mac and cheese. Yang penting si kecil terbiasa dengan ritual sahur dan perutnya tidak kosong sama sekali selama puasa.Jangan lupa, biasakan anak minum air putih supaya tidak dehidrasi.

Asupan energi berbuka

MenuByPixabay

Saat berbuka, pastikan si kecil mendapat pengganti energi. Bisa jadi anak nggak tertarik dengan aneka kolak dan bubur manis yang biasa kamu siapkan buat berbuka puasa. Sebagai gantinya, boleh pilih menu lain yang juga manis dan lezat, favorit anak-anak, seperti donat, es krim, atau milkshake. Tapi, sebelum menikmati aneka hidangan itu, biasakan anak membatalkan puasanya dengan minum air atau teh hangat, supaya perutnya yang sudah kosong selama beberapa jam tidak kaget.

Catat prestasinya

CatatByPexels

Sama halnya dengan prestasi di sekolah, achievement si kecil selama berpuasa juga wajib dicatat. Tujuannya supaya ia bangga dan termotivasi untuk terus berpuasa. Bikin sistem scoring. Artinya jika dalam seminggu ia rutin berpuasa, maka akan dapat satu sticker bintang yang di penghujung puasa nanti bisa ditukarkan dengan cemilan atau mainan favoritnya.

Ciptakan kegiatan seru

KegiatanSeruByPixabay

Supaya anak tidak bosan atau malah terus-terusan lemas dan mengeluh menjalani puasa, isi waktunya dengan kegiatan-kegiatan seru. Tapi sebaiknya jangan dulu libatkan aktivitas fisik di outdoor, karena cenderung melelahkan dan bikin lapar dan haus. Ajak anak menggambar, mewarnai, memasak menu berbuka, atau membantu kamu menyiapkan kue-kue Lebaran. Nah, beberapa kue hasil buatannya bisa dipanggang duluan sebagai menu berbukanya. Seru, kan?

Nah, buat urusan hidangan buka puasa, nggak usah repot cari idenya, karena ada 4 Aplikasi Resep Mudah untuk Buka Puasa di ponsel. Mau lebih praktis lagi? Tinggal coba 6 Hidangan Berbuka Puasa Mudah buat Kamu yang Nggak Jago Masak. Dan ingat, kondisi tubuh juga wajib dipersiapkan supaya lebih Fit Menjalani Puasa.

Categorised in: ,

This post was written by Kak Moza