• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 7 Langkah Mudah Biar Lebih Hemat Air di Rumah

7 Langkah Mudah Biar Lebih Hemat Air di Rumah

Demi bumi yang lebih baik, yuk hemat air dari sekarang!

Untuk menghargai air bisa dilakukan dengan berbagai cara. Bisa dengan tahu lebih dalam soal fakta air di dunia ini, bisa juga dari kebiasaan yang bisa dilakukan sekecil mungkin. Kalau dari rumah, kamu bisa lakukan dengan menutup keran air saat gosok gigi, cuci buah dan sayuran di sebuah wadah (bukan dibilas di pancuran air), dan sebagainya. Tapi di luar kebiasaan itu, ada lagi 7 hal atau cara yang bisa kamu terapin supaya penggunaan air di rumah tangga nggak berlebihan. Kamu nggak mau dong masa depan kita terancam kekeringan?

tips hemat air di rumah

Lantai Carport

Carport atau tempat parkir mobil di area depan rumah, umumnya nggak memiliki penutup atas. Tapi sebagian rumah ada juga yang menutupnya dengan kanopi. Baik tertutup ataupun nggak, lantai carport sebaiknya dari paving block aja. Selain harga belinya murah, paving block juga memiliki rongga yang bagus buat resapan air ke dalam tanah sehingga tanah pun jadi subur.

Membersihkan paving block pun cukup dengan menyapunya secara berkala. Sementara kalau kamu menutup carportmu dengan ubin keramik, tandanya setidaknya 2 kali dalam seminggu kamu harus membilasnya dengan air supaya lantai nggak kelihatan kotor. Yuk, lebih hemat air!

Baca Juga: 4 Jenis Rumput yang bisa Kamu Tanam untuk Percantik Halaman Rumah

tips hemat air di rumah

Tampung Air Hujan

Pas musim hujan, coba deh tampung air hujan di sebuah wadah besar yang kamu taruh di dekat talang air. Sisa air hujan tersebut bisa langsung kamu manfaatkan buat banyak hal, mulai dari menyiram tanaman dalam pot, cuci ban mobil, ataupun membilas sepeda di rumah. Yang pasti, wadah tampungan air hujan harus ditutup rapat-rapat, biar nggak jadi sarang nyamuk!

tips hemat air di rumah

Bijak Pilih Alat Makan

Semakin besar dimensi piring, mangkuk, bahkan sendok-garpu yang dipakai, maka makin banyak juga air yang dibutuhkan saat membilas membersihkannya. Jadi, untuk digunakan sehari-hari, bijaklah pilih ukuran peralatan makan. Pilih yang sesuai dengan porsi makan aja. Termasuk juga saat memasak ya! Bikin telur dadar, tentu nggak perlu penggorengan yang besar bukan?

Baca Juga: Yuk, Beli Peralatan Makan yang Lucu-Lucu Kayak Punya Diana Rikasari!

Mandi dengan Pancuran

Tahu nggak? Ternyata, mandi dengan gayung akan lebih banyak air yang terbuang dan nggak langsung terkena badan kita sendiri, lho! Makanya, penggunaan shower atau pancuran memang sangat disarankan untuk di kamar mandi. Bisa lebih hemat space buat kamu yang punya rumah minimalis kayak tipe 36 gitu. Di shower ini biasanya ada fitur di mana kita mengatur sendiri model keluarnya air dari pancuran sesuai dengan kebutuhan. Ada yang pancuran kencang, tekanan airnya sedang, dan lain sebagainya.

tips hemat air di rumah

Kloset Dual Flush

Investasi dengan ganti kloset modern yang dual flush ternyata sangat dianjurkan. Faktanya, kloset dengan dua tombol siraman ini punya perbandingan tombol kecil (untuk buang air kecil) mengeluarkan air sebanyak 3 liter, dan tombol besar (untuk buang air besar) mengeluarkan 4,5 – 6 liter sekali pencet. Sementara, toilet jongkok yang menggunakan flush model lama bisa mengeluarkan hingga belasan liter. Jauh banget perbedaannya ya! Makanya, daripada buang-buang air, gunakan kloset dual flush dan pakai flush sesuai kebutuhan.

tips hemat air di rumah

Pewangi Sekali Bilas

Usaha signifikan lain buat hemat air, yaitu saat mencuci baju. Selain makin banyak mesin cuci yang berteknologi hemat air, kamu perhatikan juga saat proses merendam pakaian dengan pewangi. Beberapa pewangi pakaian terbaru–yang bisa kamu beli di sini, cukup dibilas sekali saja yaitu setelah penggunaan deterjen. Setelah selesai bilas, tentu pakaian direndam dengan cairan pewangi dan didiamkan beberapa menit. Selanjutnya baju bisa langsung dikeringkan tanpa perlu dibilas air lagi. Tinggal jemur deh! Selain hemat air, hemat tenaga juga karena nggak harus bilas dua kali kayak biasa!

tips hemat air di rumah

Memilah Sampah

Sadar nggak kalau mencuci tempat sampah salah satu aktivitas yang memerlukan banyak air? Makanya mulai sekarang kita perlu memilah sampah kering dan organik. Pasalnya, kalau keduanya bercampur-campur, pasti bikin tempat sampah jadi kotor banget dan harus dicuci berulang. Sampah-sampah organik bisa langsung dimanfaatkan lagi buat pupuk, ataupun buat mengisi lubang biopori di halaman rumah. Ngomong-ngomong masih ingat kan cara bikin lubang biopori?

Bangga kan kalau bisa turut menghemat air di rumah sendiri?

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza