7 Hal yang Mungkin Kamu Nggak Tahu soal Mewarnai Rambut

Masih bingung apa-apa aja yang perlu kamu perhatikan kalau mewarnai rambut? Tenang, kami punya jawabannya.

Beberapa tahun belakangan ini, rasanya perempuan Indonesia sudah mulai berani untuk mewarnai rambut mereka. Nggak cuma warna cokelat aja, tapi lebih ke warna-warni kayak biru, hijau, hingga abu-abu yang lagi jadi tren tahun ini. Tapi, sayangnya mereka yang mewarnai rambut nggak benar-benar tahu gimana cara merawat rambut mereka, tahunya ya cuma bagus aja gitu rambutnya jadi berwarna. Hasilnya rambut jadi rusak nggak karuan. Bikin jelek penampilan. Makanya kita mau share ke kalian tentang 7 tips mewarnai rambut yang mungkin kamu belum tahu!

Nah, kami pun ngobrol dengan Winda Rosita, pakar rambut sekaligus Art Director dari The Parlour Hairdressing Jakarta. Kira-kira apa aja sih yang paling perlu orang tahu kalau soal mewarnai rambut?

Jangan Cuci Rambut Satu Hari sebelum Mewarnai Rambut

“Kondisi kulit kepala akan lebih baik kalau naturally oily karena minyak yang diproduksi ini akan membantu melindungi rambut dari bahan kimia yang ada di pewarna rambut. Kalau kamu malah cuci rambut sehari sebelum mewarnai rambut, justru akan menghilangkan perlindungan alami tersebut. Jadi sebaiknya cukup disisir aja.” 

Baca Juga: Ada Lho Perempuan yang Nggak Pernah Cuci Rambut Lagi Seumur Hidupnya!  

tips merawat rambut diwarnai

Nggak Terlalu Perlu Pakai Shampo Khusus Rambut yang Diwarnai

“Beberapa shampo khusus pewarna rambut biasanya punya kandungan hair color protection di dalamnya untuk mengontrol warna rambut. Jadi rambutnya terlihat lebih shiny, tapi nggak jadi patokan kamu harus pakai shampo pewarna rambut. Bukan kayak kalau kamu flu jadi harus minum obat flu. Itu keharusan, kalau si shampo pewarna rambut ini bukan. Jadi nggak masalah kalau kamu tetap pakai shampo yang biasa kamu pakai sesuai dengan tipe rambut dan kulit kepala yang kamu miliki.”  

tips merawat rambut diwarnai

Boleh Kok Pergi ke Pantai dan Bersentuhan dengan Air Laut

“Air laut yang mengandung garam memang intens dari air biasanya. Tapi nggak masalah kalau kamu pergi ke pantai dan terkena air laut sebelum besoknya mau mewarnai rambut. Yang perlu diingat, cukup bilas rambut dengan air biasa tanpa cuci rambut dengan shampo. Jadi minyak alami yang diproduksi kulit kepala bisa tetap berperan sebagai pelindung dari bahan kimia pewarna rambut.

Baca Juga: Ini Produk Makeup Waterproof yang Pas Dipakai buat ke Pantai!  


Kalau setelah mewarnai rambut, sebenarnya nggak masalah juga mau langsung pergi ke pantai. Cuma aja untuk warna-warna tertentu, kayak misalnya warna biru (atau ungu kayak Janine Intansari!) yang sebelumnya sudah melalui proses bleaching rambut, warna tersebut akan lebih mudah memudar karena terkena air laut dibandingkan air biasa. Tapi kalau warnanya hanya cokelat aja, nggak terlalu masalah.”

tips merawat rambut diwarnai

Bleaching Nggak Terlalu Perlu Dilakukan

“Nggak semua warna perlu dibleaching. Tapi kalau kamu mau warna rambutmu sama persis dengan yang ada di buku panduan warna rambut, tentu rambutmu harus dibleach, terutama untuk rambut perempuan Asia. Soalnya rambut Asia biasanya gelap dan punya pigmen merah di dalamnya, jadi si bleach ini akan menghilangkan pigmen merah tersebut dari rambut.

Pernah sadar nggak kalau rambut diwarnai cokelat, biasanya akan memudar jadi kekuning-kuningan atau malah jadi ke arah oranye. Hal ini karena pigmen merah tersebut nggak dihilangkan terlebih dahulu dari rambut. Jadi bleach ini lebih untuk menghilangkan pigmen berwarna hangat (seperti merah) dari rambut untuk membuat warna rambut yang akan diaplikasikan nantinya benar-benar seperti aslinya. 

tips merawat rambut diwarnai

Tapi sebenarnya, bleaching jelas akan merusak rambut. Jadi kalau memang mau bleach rambut, saran saya, sebaiknya pikir dua kali. Sebenarnya kalau kamu nggak bleach rambut, warna rambutnya akan lebih tahan lama karena warna rambut asli akan lebih mudah menyerap warna yang diaplikasikan. Sementara, rambut yang dibleach akan mudah memudar warnanya–dan kembali ke arah menguning–karena rambut tersebut sudah nggak punya molekul untuk menyerap warna rambut yang dimiliki rambut dengan warna asli.”   

A photo posted by Kazz (@kazzmodan) on

Jangan Bleaching Bagian yang Sudah Dibleaching

“Ketika rambut sudah dibleaching, rambut yang tumbuh baru akan bewarna seperti warna rambut aslinya. Jadi kamu perlu bleach bagian yang baru tumbuh tersebut. Jangan bleaching bagian rambut yang sudah dibleaching. Karena yang terjadi, kamu hanya akan merusak rambut lebih parah lagi. Kalau mau mengganti warna yang sudah ada, jangan dibleaching lagi.

Nggak ada yang bisa menghilangkan warna rambut kecuali memotongnya. Atau kalau nggak mau dipotong, bisa juga menambahkan toner lagi, kami menyebutnya seperti itu. Jadi yang akan diubah adalah tone-nya.”

tips merawat rambut diwarnai

Kondisioner Itu Wajib Hukumnya!

“Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan perempuan yang mewarnai rambutnya adalah mereka nggak menggunakan kondisioner. Kondisioner penting banget untuk melindungi rambut. Ketika menggunakan shampo, kutikula rambut akan terbuka dan kondisioner inilah yang akan menutup kembali. Sayangnya banyak perempuan yang nggak terlalu suka pakai kondisioner karena merasa rambutnya jadi lebih lepek.

Baca Juga: Soal Makeup, Ini Kesalahan Kecantikan Lainnya yang Sering Dilakukan Perempuan!

Tapi kondisi kutikula yang terbuka (tanpa menutupnya dengan kondisioner) justru akan membuat rambut mendapat segala macam bahan kimia yang ada di udara yang bisa membuat rambut lebih rusak, terutama untuk rambut yang diwarnai. Yang perlu kamu tahu, kondisioner ini justru bisa membuat warna rambut terlihat lebih fresh!”

A photo posted by _chrdynee (@_chrdynee) on

Hindari Perming setelah Mewarnai Rambut

“Nggak jarang rambut yang sudah diwarnai justru mendapatkan tambahan bahan kimia lainnya seperti perming atau smoothing. Hal ini jelas bakal membuat kondisi rambut jadi sangat amat kering. Penggunaan alat catok sebenarnya boleh, asal nggak sering dan juga harus menggunakan heat protection.

Si heat protection ini nggak juga membantu banyak untuk melindungi rambut dari panas yang bisa merusak kondisi rambut, tapi setidaknya lebih baik daripada kamu nggak menggunakan apa-apa sama sekali ketika menggunakan alat catok tersebut.”

Yuk, mulai dari sekarang lebih peduli soal rambut yang (akan) kamu warnai! Demi rambut yang tetap sehat sentosa!

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza