• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Trik Berkebun di Lahan Sempit yang Kamu Wajib Tahu

5 Trik Berkebun di Lahan Sempit yang Kamu Wajib Tahu

Berkebun, salah satu hobi yang menyenangkan, seru, dan bisa dirasakan hasilnya saat panen!

Siapa yang nggak ingin punya hunian cantik? Area bernuansa hijau pasti menyegarkan mata. Selain bisa menghalau stres, berkebun juga sanggup menyegarkan mata. Tapi, bisakah kita berkebun di lahan sempit? Sering kali area yang terbatas bikin kamu berpikir dua kali buat punya tanaman di sekitar kamar kos atau teras rumah. Selain rumput yang memperindah halaman, kamu juga bisa menanam aneka tanaman lho.

Jangan kecil hati, yuk mulai ciptakan area hijau di sekitar kamu. Dengan 5 langkah simpel berikut, kamu bisa berkebun di lahan sempit:

Mulai dari yang paling simpel

A photo posted by Aida (@aida_maqbulah) on

Jangan takut repot, yang paling gampang kamu bisa beli paket hemat yang terdiri dari pot, benih, dan media tanam (semacam bahan untuk tanaman tumbuh dan berkembang). Banyak yang tersedia dalam kemasan super menggemaskan. Varian yang dijual pun beragam mulai pakcoy, pagoda, bunga matahari, dsb. Atau mau mencoba tanaman mungil lain yang terlihat menggemaskan. Kamu bisa coba beli kaktus yang ada banyak di supermarket. Tapi pastikan posisinya ada sinar matahari langsung dan tidak tertutup tanaman atau benda lain.

Tempatkan dalam kontainer mungil

A photo posted by @detianisa on


Bercocok tanam di lahan terbatas bisa sekaligus jadi momen daur ulang. Kamu bisa memanfaatkan bekas kemasan sebagai pot. Hampir semua sayuran bisa ditumbuhkan di dalam kontainer. Tinggal isi dengan tanah yang baik, tempatkan di lokasi yang mendapat sinar matahari yang cukup, dan siram secara teratur. Tapi jangan terlalu banyak menyiram, ingat kan kalau kamu perlu hemat air. Dengan begitu, tanaman akan tumbuh dan kebun mungil kamu jadi terlihat lebih asri.

Ciptakan kebun vertikal

A photo posted by a mommy (@dklarasati) on

Mengingat keterbatasan area, coba ciptakan kebun model bersusun. Cari model tatakan pot berundak atau gantung tanaman-tanaman mungil di salah satu dinding. Sebagai alternatif, kamu juga bisa menanam beberapa tanaman yang bisa merambat sehingga bisa dikembangbiakkan secara vertikal. Tanaman hias gantung juga bisa dijadikan alternatif, walaupun sering dianggap merepotkan karena dapat meneteskan air dan mengotori lantai setelah disiram. Untuk menghindarinya, kamu bisa pilih pot yang mempunyai piring penadah pada bagian bawahnya, juga siram tanaman hias gantung dengan memakai selang panjang atau semprotan perlahan-lahan, atau turunkan dari gantungan. Contoh tanaman gantung yang bersahabat adalah petunia ungu. Selain warnanya memikat, perawatannya pun sederhana, cukup disiram sebanyak 1 kali sehari, bisa dilakukan pagi hari, atau sore hari.

Pilih tanaman kerdil


Karena lahan untuk berkebun sempit, maka sebaiknya kamu jangan menanam pohon buah-buahan. Biasanya, pohon buah-buahan itu akan berkembang menjadi besar, dan tentunya akan membuat lahan perkebunan Anda menjadi lebih sempit. Untuk itu, pilihlah tanaman yang kerdil agar kebun kamu semakin terlihat menarik.

Variasikan tanaman yang cepat tumbuh dengan tanaman yang lambat pertumbuhannya


Selain menanam benih sayuran yang cepat tumbuh, tanam pula benih sayuran yang lambat bertumbuh seperti lobak, wortel, dan kacang panjang. Dengan begitu kamu nggak bete menunggu saat panen, karena terhibur dengan tanaman yang sudah lebih dulu berbunga atau berbuah. Asyik!

BACA JUGA : Tips Merawat Tanaman di Dalam Rumah

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza