• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Tipe Dapur yang Wajib Kamu Tahu saat Mau Bangun Rumah Sendiri

5 Tipe Dapur yang Wajib Kamu Tahu saat Mau Bangun Rumah Sendiri

Sebelum menentukan gaya interior apa yang akan diaplikasikan, perangkat yang akan dibeli, serta apa warna catnya, kenali tipe dapur yang sesuai dengan kondisi ruangmu!

Banyak perempuan beranggapan bahwa dapur adalah ruang yang penting dalam sebuah rumah. Pagi, siang, sampai malam hari sekalipun, dapur adalah fungsi ruang yang aktif untuk digunakan. Bisa dibilang, dapur diibaratkan sebagai ruang inti yang menghasilkan energi bagi semua penghuninya. Makanya nggak heran sampai ada ilmu fengshui tersendiri untuk si dapur ini.

Nah, selain soal dapur kotor dan dapur bersih yang sudah pernah kami bahas sebelumnya, ada lagi tipe-tipe dapur lain yang sesuai dengan luas ruang dan kebutuhan kamu!

tipe dapur

Dapur Linear

Cocok untuk: Ruang berukuran sangat sempit dan memanjang, dapur di apartemen mungil.

Tipe single line kitchen ini berarti semua aktivitas berada di dalam satu garis linear, semuanya akan menempel pada salah satu bidang dinding. Biasanya bak cuci terletak di tengah, diapit oleh kompor dan lemari pendingin. Sementara area-area penyimpanan (dalam bentuk lemari dan laci) memanfaatkan area di bawah dan atas meja dapur. Minusnya tipe dapur ini, ruang gerak memang sangat terbatas.

tipe dapur

Dapur Tipe Koridor

Cocok untuk: Ruang berbentuk persegi dan di koridor atau dapur di apartemen mungil.

Model ini termasuk yang efisien karena area kerja dapur terbagi dalam dua area atau saling berhadapan. Layout dirancang di sepanjang dua dinding yang saling berhadapan. Bak cuci dan kompor ada di sisi satu, sementara lemari pendingin dan area penyimpanan ada di sisi seberangnya. Yang perlu diperhatikan adalah jarak kedua area kerja agar nggak terlalu sempit sehingga orang yang ada di sana nggak saling menabrak.

tipe dapur

Dapur Tipe L

Cocok untuk: Ruang berbentuk persegi panjang, dengan tipe mungil maupun besar.

Karena area bergeraknya lapang dan mudah untuk berpindah-pindah barang atau bahan masakan, tipe yang satu ini adalah yang favorit untuk diaplikasikan. Saran peletakannya: area memasak dan mencuci di satu sisi bersebelahan dan lemari pendingin atau penyimpanan di sisi lainnya. Tipsnya, jika satu sisi dapur terlalu panjang, maka letakkan area kerja di bagian sudut agar saling berdekatan. Sisa tempat di sisi yang panjang, cukup dimanfaatkan sebagai area simpan.

tipe dapur

Dapur Tipe U

Cocok untuk: Ruang bentuk persegi yang cukup luas.

Yang pasti punya dapur tipe ini berarti ruang dapurnya akan memiliki area simpan yang jauh lebih banyak. Tiga sisi di ruang ini bisa maksimal untuk dimanfaatkan sehingga area kerja lebih fleksibel, disesuaikan dengan kondisi ruang. Namun ada juga yang perlu diperhatikan, jangan sampai area kerja terlalu lebar. Misalnya saja jarak kompor dan tempat cuci terlalu jauh karena hanya membuat kamu cepat merasa capek dalam melakukan aktivitas dapur.

tipe dapur

Dapur Tipe Island

Cocok untuk: Ruang yang luas, dapur yang bergabung dengan ruang makan.

Dikenal juga dengan istilah dapur tipe pulau. Tipe terakhir ini merupakan dapur tipe L dengan modifikasi meja di tengah ruangnya, meja tersebut lah yang dikenal dengan sebutan island atau pulau. Fungsinya macam-macam, bisa jadi tempat menyiapkan, tempat cuci, atau bahkan memasak.

Sirkulasi tentu jadi hal penting di dapur tipe ini, jangan sampai jarak pulau dengan area kerja dapur lainnya terlalu sempit. Oh ya, pulau ini bisa juga kamu buat temporer atau bisa dipindah-pindahkan dengan sistem roda di bawahnya. Jadi bisa dipindahkan jika fungsinya cuma buat meja persiapan dan tempat untuk makan.

Sudah siap merancang dapur idaman di rumahmu? Tinggal pilih tipe dapur yang sesuai ya!

Baca Juga:
Kalau Sudah Pilih Tipe Dapur, Ini 7 Peralatan Dapur yang Wajib Ada di sana!
Bingung Mau Cat Dapur Warna Apa? Putih Saja!

This post was written by Kak Moza