• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Hal Wajib Tahu sebelum Membuka Tempat Usaha di Rumah Sendiri

5 Hal Wajib Tahu sebelum Membuka Tempat Usaha di Rumah Sendiri

Mau buka praktik dan jasa konsultasi di salah satu ruang rumah, jualan camilan favorit di teras, atau bikin studio olahraga di garasi? Ini panduannya.

Meski bukan hal baru, konsep berkantor atau berbisnis di rumah sendiri dengan memiliki beberapa orang pekerja, sekarang makin jadi pilihan masyarakat ibukota. Gimana engga, selain lebih efisien waktu dan tenaga, kita yang berkantor dan usaha di rumah sendiri jadi bisa lebih multi-tasking. Lalu, kira-kira bagaimana ya memisahkan area usaha di rumah sendiri? Apa saja yang perlu dipertimbangkan?

dekorasi rumah

Dirancang dari Awal, atau Renovasi Kecil?

Kalau sedari awal rumah belum terbangun kamu sudah berencana untuk membuat area tempat usaha di rumah, kamu tinggal tentukan di area mana yang bakal difungsikan jadi area khususnya. Namun kalau rencana bikin usaha di rumah baru terpikir saat rumah sudah lama terbangun, ada kemungkinan kamu perlu untuk merenovasi kecil. Misalnya perlu untuk membobok dinding, menambah ruang servis dan kamar mandi, menambah sekat ruang, hingga mengganti tampilan depan bangunan itu sendiri.

dekorasi rumah

Dimana Letaknya?

Kalau luas lahan atau halaman rumah masih mencukupi, kamu bisa banget bikin area usaha dalam bangunan terpisah seperti paviliun. Nah, kalau masih ada sisa halaman namun besarnya nggak terlalu luas, kamu masih bisa bikin dalam bentuk bangunan terpisah namun tetap menempel dengan rumah induk. Kalau sudah nggak ada sisa lahan sama sekali gimana? Hmm, ini tandanya kamu harus merelakan satu hingga dua ruang dalam rumah untuk dialihkan fungsinya.

dekorasi rumah

Ruang Apa Saja yang Biasa Dipakai?

Kalau digabung dalam rumah, pertimbangkan lagi soal intensitas aktivitas pekerjaannya. Kalau kamu membuka jenis usaha yang bakal mendatangkan pengunjung, siap-siap deh relakan ruang-ruang di area terdepan rumah seperti carport, garasi ataupun teras dan ruang tamu. Tapi kalau kamu membangun jenis usaha yang hanya menampung sedikit karyawan dan tak banyak tamu, kamu masih bisa kok memanfaatkan ruang di dalam seperti kamar tidur tamu, teras belakang rumah, atau loteng.

dekorasi rumah

Akses dan Sirkulasi Terpisah

Hal ini penting banget kalau fungsi usaha kamu akhirnya bergabung dengan rumah sendiri. Tetaplah membuat dua akses dan jalur sirkulasi yang berbeda. Satu akses khusus untuk para pekerja dan tamu, satu lagi akses untuk anggota rumah lainnya, dengan demikian akan tercipta dua jalur sirkulasi yang berbeda. Atau kamu bisa juga membedakan akses dan sirkulasi milik publik dengan area privat, dengan menggunakan atau partisi yang bisa dipindah-pindahkan.

dekorasi rumah

Batas yang Tegas

Karena dalam satu bangunan ada dua fungsi beda, selain bikin akses yang beda maka kamu perlu untuk menciptakan batas yang tegas. Bisa dari perbedaan warna pintu masuk, material jalan setapak—misal akses ke rumah utama dengan batu bata, akses ke area kantor dengan batu alam, atau yang mudah tentu dengan signange atau papan tanda pengenal yang ditempel di dekat ruang usaha kamu.

dekorasi rumah

Interior yang Catchy

Tentu karena area bekerjanya nggak sebesar jika berada di kantor sewa, kamu perlu untuk memberikan atmosfer dan gaya ruang yang nyaman untuk ditempati. Bikin ruangan tempat usahamu yang minimalis itu jadi lebih terlihat besar dengan panduan kami di artikel ini. Jangan lupa juga buat interiornya berbeda berbeda dari interior rumahmu sendiri. Penerangan yang lebih terang, cat dan dekorasi dinding dengan warna lebih seru, sampai furnitur yang menunjang, tentu bikin suasana kerja lebih nyaman.

Semakin terbayang untuk merencanakan kantor dan area usaha di rumah sendiri? Selamat berbisnis dan semoga berhasil ya!

Photo Credit: www.decosee.com, www.smallhousebliss.com, www.home-designing.com

Baca Juga:
Punya Tempat Usaha tapi Tetap Hemat Listrik Rumah? Ini Panduannya
Step by Step Bikin Perpustakaan Mini di Rumah

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza