• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Destinasi Liburan yang Belum Populer tapi Keren Banget

5 Destinasi Liburan yang Belum Populer tapi Keren Banget

Jangan jadi orang mainstream yang liburannya itu-itu aja, dong. Banyak lho destinasi liburan yang seru dan nggak gitu jauh di seputar Jawa.

Nggak ada kegiatan yang lebih seru selain pikirin soal destinasi liburan. Dan sebelum booking tiket, inget deh kalau Indonesia ini indah banget dan punya banyak tujuan wisata. Selain lebih hemat, pastinya nggak kalah menuai banyak likes waktu foto-foto ala travel blogger kamu posting di Instagram.

Jangan lupa intip 5 destinasi ini buat mengisi jadwal cuti kamu :

Gumuk Pasir Parangkusumo

A post shared by Deri Resdiana (@driexyzvie) on

Ada di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Indah banget obyek wisata yang satu ini. Dan ternyata hanya ada dua di dunia yaitu di Meksiko dan di Jogja. Berupa kawasan gumuk pasir yang kelihatan seperti ukiran, lengkap dengan gundukan-gundukan pasir yang dibentuk alam. Ada yang bentuknya seperti bulan sabit, melintang searah garis pantai bahkan ada yang berbentuk bintang. Ternyata, bentuk gumuk pasir itu dipengaruhi oleh arah angin, serta penghalang material pembentuk berupa vegetasi.

Tapi kamu wajib tahu kalau suhu di Gumuk Pasir Parangkusumo cukup ekstrem. Kalau siang sangat panas dan terik, tapi malam harinya suhu berubah menjadi sangat dingin.

Harga tiket masuk Gumuk Pasir Parangkusumo adalah Rp3.000, belum termasuk parkir kendaraan bermotor. Di sini kamu juga bisa coba sandboarding, harga yang dipatok adalah Rp200.000/orang (minimal 6 orang) dengan durasi 2 jam permainan. Harga sudah termasuk pelindung seperti helm, pengaman siku dan lutut.

Taman Baluran

A post shared by Atika Wardani (@atikawardani) on

Lokasinya ada di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur.

Tempat ini yang disebut sebagai miniatur sabana Afrika dan dijuluki Africa van Java. Di sini ada sekitar 444 jenis tumbuhan, yang di antaranya merupakan tumbuhan asli yang khas dan mampu beradaptasi dalam kondisi yang sangat kering. Sedangkan untuk satwanya, ada 26 jenis. Di antaranya banteng yang merupakan ikon dari taman nasional ini, kerbau liar, kijang, rusa, macan tutul, kancil, dan kucing bakau.

Tapi jangan bayangkan taman safari kalau kamu ke sini ya. Karena kalau beruntung kamu bisa menemukan banyak sekali satwa yang benar-benar liar. Maklum aja, kamu harus memasuki jalan tanah yang agak rusak selama 40 sampai dengan 1 jam perjalanan untuk sampai di area dalam.

Kalau mau ke sini, disarankan dari pagi hari. Syukur-syukur kalau bisa menemukan kabut, jadi hasil foto buat kamu posting bisa kelihatan sangat dramatis. Dan kabarnya, pemandangan matahari terbit di Taman Baluran bagus banget! Harga tiket masuknya juga sangat terjangkau, Rp15.000 saja dan parkir kendaraan sekitar Rp10.000. Buat kamu yang berniat menginap di wisma sekitar Taman Baluran, bisa banget. Harga kamarnya mulai dari Rp35.000 sampai Rp100.000. Masih terjangkau, kan?

Museum Art Mon Decor

A post shared by @ailled__ on

Alamat : Jln Rajawali Selatan Raya no 3-5, Gn. Sahari Utara, Sawah Besar, Kota Jakarta Pusat,

Nama museum ini memang belum populer. Nah, Museum Art Mon Decor ini adalah museum yang menampilkan berbagai karya seni lukis yang menarik.

Dan jangan bayangin museum angker dan minim fasilitas kalau mau ke sini, karena tersedia fasilitas yang memuaskan. Nggak heran kalau pernah dapat penghargaan sebagai Museum Terbaik kategori Sarana dan Fasilitas pengunjung. Dan kalau dilihat dari luar, bangunannya sama sekali nggak kelihatan seperti museum. Lebih mirip seperti bangunan modern perkotaan.

Kabar gembira lainnya, setiap pengunjung yang datang juga nggak dipungut biaya alias gratis. Dan yang seru, museum ini selalu mengganti temanya setiap 3 bulan sekali. Wah, siap-siap aja jadi pengunjung rutin buat refreshing dan cari inspirasi.

Baca Juga 5 Galeri Seni di Jakarta yang Hits Tapi Asyik Buat Me Time

Pulau Biawak, Indramayu

A post shared by s i l v i a (@silvia_abdat) on

Destinasi yang ini lokasinya nggak terlalu jauh dari Jakarta, tepatnya di pesisir utara Indramayu.

Seperti namanya, Pulau Biawak ini adalah habitat alami satwa liar biawak. Dulunya pulau ini tertutup untuk umum karena dijadikan lokasi penelitian milik pemerintah daerah. Sekarang sudah dibuka bebas dan menawarkan sesuatu yang seru dan pastinya juga keren. Gimana nggak, begitu perahu merapat di pantai Pulau Biawak yang berpasir putih, kamu bakal disambut megahnya mercusuar kuno setinggi 65 meter yang sudah ada sejak jaman Belanda. Jangan ragu buat buru-buru pose OOTD ya.

Dan nggak cuma daratannya aja, pemandangan alam bawah laut sekitar Pulau Biawak juga nggak kalah cantiknya. Kamu bisa snorkeling, menikmati indahnya bunga karang dan ikan-ikan beraneka warna.

Paket trip mulai dari Rp480.000 untuk dua hari satu malam.Pastinya kalau ke pulau ini kamu wajib bawa sunblock, buat melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Pantai Gondo Mayit

A post shared by @denisdwiluthfianik on

Lokasi Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto Blitar

Tenang, tempat ini bukanlah pantai yang menyeramkan. Walaupun artinya angker, yaitu bau mayat. Spot ini cocok banget buat kamu yang suka pantai dan hobi surfing. Pantai ini bagaikan surga tersembunyi. Masih belum banyak wisatawan yang berkunjung ke sini. Suasanaya enak banget. Bisa banget duduk-duduk di pinggir sambil duduk di bawah pepohonan hijau. Bebas karang tajam, dan ada hamparan pasir putih berwarna mutiara dan air laut yang jernih.

Mau cari momen terbaik buat di-posting waktu berkunjung ke sini? Paling pas waktu matahari terbenam.

Harga tiket masuk pantai Gondo Mayit sebenarnya gratis, tapi karena kamu harus masuki Pantai Tambak Rejo lebih dulu, jadinya wajib bayar Rp3.000 per orang. Jangan lupa belanja oleh-oleh ikan tuna bakar kalau ke pantai ini, ya.

Kalau destinasinya keren, mau sama sahabat atau bareng pacar pasti sama-sama seru. Tapi, kalau sama pacar, kamu harus pintar jaga mood biar pacar nggak ngambek sepanjang liburan.

Jangan lupa, biar konsisten cantik, 5 beauty item ini jangan sampai ketinggalan.

Categorised in: , ,

This post was written by Kak Moza