• Home
  • >
  • Female
  • >
  • 5 Cara Menerapkan Eco Friendly di Halaman Rumah Sendiri

5 Cara Menerapkan Eco Friendly di Halaman Rumah Sendiri

Mau menerapkan konsep ramah lingkungan? Bisa dimulai dari halaman rumahmu sendiri. Begini caranya membuat halaman rumah eco friendly.

Semua pasti setuju, kalau kita terus menerapkan konsep eco friendly atau ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari, pasti dampaknya besar buat bumi tempat kita berpijak. Apalagi konsep ramah lingkungan itu sangat luas pengertiannya. Bukan hanya dari perilaku dan kebiasaan hidup kita sehari-hari, tapi bisa datang juga dari berbagai aspek di rumah sendiri.

Halaman rumah salah satunya, ini adalah area yang paling bisa diandalkan untuk kamu menerapkan konsep hunian yang ramah lingkungan. Caranya? Kamu bisa coba langkah-langkah di bawah ini:

Menanam Bibit

Weeding A Corner of the Vegetable Garden

Selain buat sumber oksigen, tanaman tentu juga berperan untuk membuat halaman rumah kita jadi lebih menarik. Nah mulai sekarang kamu bisa kombinasikan, tak hanya menanam tanaman yang sifatnya hiasan atau berbunga saja, tapi kamu bisa juga menanam bibit buah-buahan dan sayuran. Misalnya, menanam bibit cabai atau pun tomat mini. Kalau sudah berbuah, kamu bakal lebih hemat tak perlu jauh-jauh membeli ke pasar. Kamu juga jadi mendapatkan sumber makanan yang lebih segar dan menyehatkan.

Baca juga: Pelihara 4 Tanaman Bumbu ini Supaya Acara Masak Kamu Tambah Seru

Taman Vertikal

httpwww.o2plantwalls.com.auwp-contentuploads201302DNR_2810.jpg

Yang dimaksud taman vertikal adalah dengan menanam tanaman di sebuah bidang yang vertikal alias berdiri. Bidang dinding di bagian belakang rumah misalnya, daripada tampil dicat polos saja, kamu bisa manfaatkan untuk menanam tanaman yang tumbuhnya rambat. Atau, jika ada bidang railing atau pegangan besi di sekitar rumahmu, bisa dimanfaatkan untuk meletakkan berbagai tanaman gantung. Kamu tinggal cari tanaman yang memang tumbuhnya vertikal (bukan yang daunnya melebar ke samping). Cara ini bukan hanya bikin rumah jadi kelihatan lebih asri, tapi bikin suasana rumahmu jadi lebih adem. Oh ya, segala kebutuhan taman bisa mudah kamu dapatkan di sini, lho!

Aktifkan Kegiatan

httpwww.homeshoppingspy.comwp-contentuploads201102miljo-1.jpg

Coba hitung seberapa sering kamu berkegiatan di halaman rumah? Ayo, kamu harus lebih aktifkan lagi. Tujuannya tentu agar bisa menghemat penggunaan energi listrik di rumah sendiri. Bisa dengan sering-sering mengajak si kecil main di halaman belakang, atau bisa juga dengan sekedar menggelar alas untuk duduk-duduk santai di sore hari sambil membaca buku. Atau serunya lagi, setiap akhir pekan kamu bisa ajak orang-orang di rumah untuk sarapan dengan konsep ala piknik di halaman belakang.

Baca juga: 5 Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Rumah Green Living

Batasi Area Perkerasan

httpwww.oyawes.comimages201507beautiful-backyard-design-unfinished-wooden-wall-mini-garden-with-concrete-walkway-backyard-designs-exterior-decorating-amazing-backyard-design-decor-inspiration.jpg

Yang dimaksud area perkerasan itu adalah bagian halaman atau taman, yang area pijakannya ditutup dengan benda atau material yang sifatnya keras. Misalnya kamu memilih menutup area halaman dengan coran semen, atau ditutup sepenuhnya dengan keramik batu. Hal tersebut perlu dibatasi, karena jika halaman rumah tak menyisakan bidang tanah, maka area resapannya akan menjadi minim, akibatnya tanah di rumahmu pun jadi engga subur. Malah, jika ditutup tanahmu ditutup perkerasan semua, bisa-bisa memicu timbulnya genangan air di rumah sendiri.

Tampung Air Hujan

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Tak ada salahnya lho, menampung sedikit air hujan untuk kamu manfaatkan kembali. Bisa untuk mencuci ban mobil, buat menyiram tanaman di keesokan hari, ataupun sekedar untuk membersihkan benda-benda outdoor lainnya. Caranya? Tentu dengan menyediakan sebuah wadah besar yang dibuka saat air hujan sedang turun. Namun, jangan lupa tutup kembali secara rapat jika sedang nggak diperlukan, untuk menghindari jentik nyamuk tumbuh di dalamnya.

Gimana ladies, ternyata nggak susah kan menerapkan konsep ramah lingkungan di halaman rumah sendiri?

Categorised in: , ,

This post was written by Diona Ratrixia