• Home
  • >
  • Buzz
  • >
  • Marathon Selfie di Art Exhibition, Yes or No?

Marathon Selfie di Art Exhibition, Yes or No?

Likes dan comment di Instagram memang bikin happy, tapi tetap ada aturan posting yang cerdas. Marathon selfie di art exhibition menurut kamu gimana?

Belakangan, art exhibition makin sering digelar. Nggak cuma di gallery dan art museum, bahkan karya-karya ini sering juga dipajang di mal. Dan dengan semaraknya media sosial serta pentingnya jumlah dan likes followers, art exhibition sering nggak cuma dijadikan ajang buat refreshing dan cari ide aja, tapi lebih ke spot buat selfie. Menurut kamu gimana? Simak deh opini 4 orang berikut.

Arifaldi Dasril

Arifaldi

PR Director& penggemar karya seni modern

No

“Saya nggak setuju, kalau selfie tanpa tahu aturan. Pengalaman saya, pernah sampai kesulitan membaca deskripsi di samping frame karena ada orang yang OOTD di depan karya seni dari berbagai angle, lama sekali. Pastinya ini mengganggu. Memang, sih posting bisa membantu traffic dan awareness pameran sekaligus edukasi soal karya seni, tapi jangan sampai mengganggu pengunjung lain atau bahkan merusak karya seni. Saran saya, sambil posting, lengkapi di kolom comment tentang deskripsi karya tersebut. Sebutkan nama seniman dan nama pameran lengkap. Jangan lupa tag senimannya. Nggak jarang banyak seniman yang humble dan nggak keberatan folback lho. Asyik, kan?”

Moko Wong

Moko_Wong

Fotografer

No

Buat saya, art exhibition itu lebih kepada buat referensi dalam berkarya, karena sambil mengamati pameran saya bisa belajar soal teknik lighting dan gesture. Nah, makanya saya kurang setuju kalau orang datang ke pameran malah buat marathon selfie. Selain bisa ganggu pengunjung dan suasana pameran, bisa juga bikin sensasi pameran berkurang.”

Lala Bohang

Lala_Bohang

Artist

Yes

“Pameran seni merupakan salah satu metode refreshing sekaligus bisa menawarkan cara pandang berbeda untuk berbagai hal. Anak muda zaman sekarang beruntung karena dikelilingi berbagai sudut pandang baru yang ditawarkan lewat macam-macam pameran seru. Mau buat marathon selfie? Sah-sah aja, kok, karena ini merupakan respon natural dari mewabahnya smartphone dan social media. Selama nggak merusak karya dan patuh aturan yang telah ditetapkan seniman, ruang pamer, dan penyelanggara (biasanya ada karya yang tidak boleh difoto karena usia karya, medium, dan ketentuan cara menikmati karya). Jangan lupa cantumkan judul karya dan nama seniman, karena artinya nggak langsung kamu juga turut mengapresiasi senimannya.”

Ayu Dila Martina

Ayu_Dila_Martina

Artist/ Designer

Yes

“Dengan datang ke art exhibition, artinya kamu bisa belajar banyak dari karya-karya yang dipamerkan, tulisan dan kuratorial, bahkan sampai soal layout pameran, material, dan display. Selfie dengan karya orang lain sih sah-sah aja, tapi jangan sampai merusak karya dan akan lebih baik jika caption karya dibaca dulu dan dicantumkan ketika posting. Jangan ketinggalan judul karya, nama seniman, dan mediumnya. Mau lebih keren lagi content posting kamu? Kasih tambahan informasi. Misalnya jadwal dan lokasi pameran. Jangan lupa cari info sebelumnya soal seniman dan karyanya, jadi bisa sekaligus dijelaskan di postingan kamu.”

Baca Juga Karya Seni Raksasa yang Nggak Muat Disimpan di Galeri Biasa dan 5 Spot Kencan yang Kekinian dan Artsy buat Foto Berdua Pacar

Categorised in: ,

This post was written by Kak Moza