• Home
  • >
  • Buzz
  • >
  • Fakta dan Pantangan Unik Saat Perayaan Imlek

Fakta dan Pantangan Unik Saat Perayaan Imlek

Suasana serba merah, barongsai, dan atmosfer etnik siap meramaikan tiap sudut Jakarta. Source: NBC News

Menjelang tahun baru Imlek, pusat perbelanjaan di Jakarta mulai dipenuhi oleh instalasi lampion, Naga, dan semua yang bernuansa serba merah. Imlek biasa disebut dengan Shincia dengan logat Hokkian atau Chunjie dalam Bahasa Mandarin artinya adalah hari pertama penggantian tahun dari penanggalan Imlek. Hari raya ini dirayakan sejak hari pertama hingga hari ke 15 bulan satu Imlek. Tahun 2018 ini jatuh pada tanggal 16 Februari, yakni Tahun Anjing.

Jakarta seakan telah didandani menjadi sebuah panggung besar dengan banyak pertunjukan seni penuh budaya kental dan sangat pantas untuk dikagumi serta ditunggu-tunggu. Sama halnya dengan perayaan besar lainnya seperti lebaran, natal, dan perayaan lainnya, Imlek disambut begitu meriah. Kemeriahan dalam merayakan Imlek di berbagai belahan negara sangatlah berbeda, simak fakta unik dibalik perayaannya.

  1. Warna

a0d12fbc1351ad9990dab1743ae8b894

Imlek memang sangat identik dengan warna merah. Dari mulai lampion, instalasi kelenteng mini, sampai puisi-puisi manis tertulis diatas kertas merah. Sejak dulu, nenek moyang berpesan agar orang-orang di desa Tiongkok menggantungkan kertas berwarna merah agar melindungi mereka dari serangan Nian (makhluk buas). Merah dianggap sebagai pembawa keberuntungan, kebahagiaan, dan juga sebagai kobaran semangat.

Berbeda dengan di Tiongkok, selain warna merah, warna sakral imlek adalah kuning atau emas. Warna emas khusus dipakai oleh para kaisar saja. Emas atau kuning dipercaya dapat menghasilkan Yin & Yang dan juga merupakan pusat dari segala hal. Bagi kaisar, kuning juga menandakan netralitas dan keberuntungan.

Baca Juga: https://mozaic.mataharimall.com/female/gaya-minimalis-dan-penuh-aksen-hijau-ala-sese-dan-ernanda-putra/

  1. Tidak Boleh Keramas

chinese-new-year-2016

Sebaiknya kamu segera keramas deh jika rambut kamu terasa lepek menjelang Imlek. Karena saat Imlek, selain dilarang untuk membuang barang-barang kamu juga dilarang untuk keramas. Mitosnya, kamu akan kehilangan keberuntungan saat kamu keramas.

  1. Isi Amplop tidak boleh angka 4 dan ganjil

Singapore-Chinatown-Chinese-New-Year-Stall-STB

Angpao adalah salah satu yang paling dinantikan saat Imlek. Sama halnya dengan THR saat lebaran, amplop yang berisi uang ini begitu ditunggu-tunggu. Tetapi, dalam perayaan Imlek, uang yang dimasukkan ke dalam amplop tidak boleh sembarangan. Jumlah dalam angpao tidak boleh berjumlah ganjil ataupun ada unsur angka 4, karena empat berarti kematian. Sedangkan ganjil identic dengan pemakaman.

  1. Menangis

527674811

Menangis adalah kegiatan lain yang dilarang saat Malam Tahun Baru Imlek. Ada juga larangan menghukum anak untuk mencegah agar anak tak menangis.

  1. Bubur

b3b80f2430de4ac4e1a52d208b44be83

Di Indonesia, bubur bukan makanan yang identik dengan perayaan Imlek. Bubur diartikan sebagai simbol kemiskinan. Sedangkan di Tiongkok untuk mengawali dan menutup perayaan tahun baru, orang sana membuat bubur laba (baca: lapa) sebagai persembahan untuk Dewa Dapur.

  1. Membeli Buku dan Sepatu

item_2.thumbnail.carousel-img.740.416

Di Tiongkok toko buku harus ditutup pada saat malam tahun baru. Membeli buku dan sepatu dilarang karena dalam Bahasa Kanton, buku berhomonim kehilangan sedangkan sepatu berhomonim kesulitan.  Tetapi, tak ada larangan untuk membaca buku.
Banyak banget kan mitos unik yang tidak begitu terdengar di Indonesia? Kamu bisa terapkan untuk memeroleh peruntungan tahun ini. Siap merayakan pesta tahun baru Imlek dengan gegap gempita dan meriah? Wah bisa dapat angpao banyak nih!

Baca juga: https://mozaic.mataharimall.com/male/6-aplikasi-yang-bikin-perayaan-imlek-semakin-meriah/

 

Categorised in:

This post was written by Kak Moza